Senin, 22 Oktober 2018 | 03.35 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Pembunuh siswi SMA di Bekasi ditangkap

Pembunuh siswi SMA di Bekasi ditangkap

Reporter : Ardiansyah | Senin, 11 Desember 2017 - 16:59 WIB

IMG-7750

Tersangka berinisial AS (17) warga Bulak Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, pelaku pembunuhan siswi SMA, Mashita Octavian (18) ditangkap Polresta Bekasi, Senin (11/12). KiniNews/Ardiansyah.

Bekasi, kini.co.id – Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, meringkus pelaku pembunuhan siswi SMA, Mashita Octavian (18) yang terjadi di gerbang Perumahan Alinda, Bekasi Utara, Sabtu (9/12).

Tersangka berinisial AS (17) warga Bulak Perwira, Kecamatan Bekasi Utara.

Ia ditangkap tanpa perlawanan saat bersembunyi di salah satu kontrakan di dekat lokasi tempat kejadian perkara (TKP), Senin (11/12) pukul 05.00 WIB.

“Saat kejadian, tersangka dalam kondisi mabuk, ditambah ia sedang mencari pria berinisial R untuk melakukan balas dendam,” kata Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Kombespol Indarto kepada awak media.

Tersangka, kata Indarto, keliling menggunakan sepeda motor untuk mencari R. Namun, pencarian tersangka tidak membuahkan hasil. Lalu, pada sekitar pukul 00.05 WIB, pelaku ke sebuah warnet di daerah TKP.

Selanjutnya, sekitar pukul 01.40 WIB, tersangka meminta diantar pulang oleh saksi atas nama Topik. Ditengah jalan, korban sedang berdiri disamping motornya, disaat bersamaan tersangka meminta agar Topik menghentikan kendaraanya.

“Tersangka langsung menghampiri pelaku, terlibat cekcot tidak sampai satu menit, pelalu langsung membacok leher korban dengan celurit, kemudian membacaok bagian pinggul korban hingga tewas,” jelasnya.

Dalam kejadian ini, petugas sudah memeriksa empat saksi mata dan mengamankan beberapa barang bukti berupa sebilah celurit dari tersangka, sweter milik tersangka bercak darah, jelana jeans tersangka, satu pasang sendal jepit milik korban, satua buah BH milik korban, dan sweter milik korban.

Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 338 KUHPidana dan atau Pasal 351 ayat (3) Ki.U.H.Pidana dan atau Pasal 76 C Junto Pasal 80 ayat (3) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014, tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2012 Tentang Perlindungan anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...
Sulawesi - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:27 WIB

Miris, Anak Korban Gempa Palu Dicabuli, Baru 1 Pelaku Tertangkap

Duka bocah di bawah umur berinisial H semakin mendalam. Setelah menjadi korban gempa Palu, kini bocah 7 tahun itu ...
Sumatera Utara - Selasa, 16 Oktober 2018 - 15:44 WIB

Pedas! Harga Cabai di Medan Hampir Rp50 Ribu per Kilogram

Kaum ibu di Kota Medan kembali meringis seiring harga cabai dan sejumlah bahan pangan merangkak naik.Saat ini, harga cabai merah ...
Sumatera Utara - Sabtu, 13 Oktober 2018 - 16:31 WIB

13 Orang Tewas 10 Hilang Akibat Banjir Bandang Mandailing Natal

9 kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara dilanda banjir dan longsor yang terjadi pada, Jumat (12/10/2018).Sembilan kecamatan ...