Selasa, 16 Juli 2019 | 04.54 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Pembunuh siswi SMA di Bekasi ditangkap

Pembunuh siswi SMA di Bekasi ditangkap

Reporter : Ardiansyah | Senin, 11 Desember 2017 - 16:59 WIB

IMG-7750

Tersangka berinisial AS (17) warga Bulak Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, pelaku pembunuhan siswi SMA, Mashita Octavian (18) ditangkap Polresta Bekasi, Senin (11/12). KiniNews/Ardiansyah.

Bekasi, kini.co.id – Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, meringkus pelaku pembunuhan siswi SMA, Mashita Octavian (18) yang terjadi di gerbang Perumahan Alinda, Bekasi Utara, Sabtu (9/12).

Tersangka berinisial AS (17) warga Bulak Perwira, Kecamatan Bekasi Utara.

Ia ditangkap tanpa perlawanan saat bersembunyi di salah satu kontrakan di dekat lokasi tempat kejadian perkara (TKP), Senin (11/12) pukul 05.00 WIB.

“Saat kejadian, tersangka dalam kondisi mabuk, ditambah ia sedang mencari pria berinisial R untuk melakukan balas dendam,” kata Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Kombespol Indarto kepada awak media.

Tersangka, kata Indarto, keliling menggunakan sepeda motor untuk mencari R. Namun, pencarian tersangka tidak membuahkan hasil. Lalu, pada sekitar pukul 00.05 WIB, pelaku ke sebuah warnet di daerah TKP.

Selanjutnya, sekitar pukul 01.40 WIB, tersangka meminta diantar pulang oleh saksi atas nama Topik. Ditengah jalan, korban sedang berdiri disamping motornya, disaat bersamaan tersangka meminta agar Topik menghentikan kendaraanya.

“Tersangka langsung menghampiri pelaku, terlibat cekcot tidak sampai satu menit, pelalu langsung membacok leher korban dengan celurit, kemudian membacaok bagian pinggul korban hingga tewas,” jelasnya.

Dalam kejadian ini, petugas sudah memeriksa empat saksi mata dan mengamankan beberapa barang bukti berupa sebilah celurit dari tersangka, sweter milik tersangka bercak darah, jelana jeans tersangka, satu pasang sendal jepit milik korban, satua buah BH milik korban, dan sweter milik korban.

Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 338 KUHPidana dan atau Pasal 351 ayat (3) Ki.U.H.Pidana dan atau Pasal 76 C Junto Pasal 80 ayat (3) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014, tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2012 Tentang Perlindungan anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Kepulauan Riau - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:19 WIB

Apes, gara-gara bau tidak enak, tukang cukur dihajar pelanggan

APES, nasib yang menimpa Sadar, seorang tukang cukur rambut di Tiban Indah, Sekupang, Batam. Dia terluka dan bersimbah darah usai ...
Sumatera Utara - Jumat, 25 Januari 2019 - 19:40 WIB

Rumah Quran Nurul Huda Batugingging Salurkan Paket Sembako

Murid-murid Rumah Quran Nurul Huda Desa Batugingging, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang salurkan paket sembako kepada kaum dhuafa. Pemberian paket ...
Sulawesi - Kamis, 24 Januari 2019 - 12:26 WIB

Sebanyak 26 tewas, 24 hilang dan ratusan luka akibat banjir di Sulsel

BANJIR dan longsor di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang terjadi sejak dua hari terakhir menelan korban nyawa dan harta yang tidak ...
Kepulauan Riau - Rabu, 23 Januari 2019 - 18:18 WIB

Kapal tanker tabrak jembatan Barelang

KAPAL tanker Eastern Glory, berbobot 4.500 ton menabrak jembatan Batam-Rempang-Galang (Barelang). Jembatan yang ditabrak, yakni jembatan yang menghubungkan Pulau Tonton ...
Jawa Timur - Selasa, 22 Januari 2019 - 11:43 WIB

Dikabarkan menghilang, Wabup Trenggalek ternyata ke Eropa

SELAMA lebih dari sepekan Wakil Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin disebut menghilang. Sebab tidak ada staf di kantornya yang mengetahui ...
Kepulauan Riau - Minggu, 20 Januari 2019 - 11:43 WIB

Wali kota ex officio BP Batam (2); Antara rangkap jabatan dan pengelolaan profesional

DI BAWAH kepemimpinan Lukita, BP Batam menorehkan beberapa pencapaian dan prestasi. Investasi Penanaman Modal Asing (PMA) selama dua tahun terakhir ...