Wednesday, 18 July 2018 | 12.03 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Pembunuh siswi SMA di Bekasi ditangkap

Pembunuh siswi SMA di Bekasi ditangkap

Reporter : Ardiansyah | Monday, 11 December 2017 - 16:59 WIB

IMG-7750

Tersangka berinisial AS (17) warga Bulak Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, pelaku pembunuhan siswi SMA, Mashita Octavian (18) ditangkap Polresta Bekasi, Senin (11/12). KiniNews/Ardiansyah.

Bekasi, kini.co.id – Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, meringkus pelaku pembunuhan siswi SMA, Mashita Octavian (18) yang terjadi di gerbang Perumahan Alinda, Bekasi Utara, Sabtu (9/12).

Tersangka berinisial AS (17) warga Bulak Perwira, Kecamatan Bekasi Utara.

Ia ditangkap tanpa perlawanan saat bersembunyi di salah satu kontrakan di dekat lokasi tempat kejadian perkara (TKP), Senin (11/12) pukul 05.00 WIB.

“Saat kejadian, tersangka dalam kondisi mabuk, ditambah ia sedang mencari pria berinisial R untuk melakukan balas dendam,” kata Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Kombespol Indarto kepada awak media.

Tersangka, kata Indarto, keliling menggunakan sepeda motor untuk mencari R. Namun, pencarian tersangka tidak membuahkan hasil. Lalu, pada sekitar pukul 00.05 WIB, pelaku ke sebuah warnet di daerah TKP.

Selanjutnya, sekitar pukul 01.40 WIB, tersangka meminta diantar pulang oleh saksi atas nama Topik. Ditengah jalan, korban sedang berdiri disamping motornya, disaat bersamaan tersangka meminta agar Topik menghentikan kendaraanya.

“Tersangka langsung menghampiri pelaku, terlibat cekcot tidak sampai satu menit, pelalu langsung membacok leher korban dengan celurit, kemudian membacaok bagian pinggul korban hingga tewas,” jelasnya.

Dalam kejadian ini, petugas sudah memeriksa empat saksi mata dan mengamankan beberapa barang bukti berupa sebilah celurit dari tersangka, sweter milik tersangka bercak darah, jelana jeans tersangka, satu pasang sendal jepit milik korban, satua buah BH milik korban, dan sweter milik korban.

Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 338 KUHPidana dan atau Pasal 351 ayat (3) Ki.U.H.Pidana dan atau Pasal 76 C Junto Pasal 80 ayat (3) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014, tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2012 Tentang Perlindungan anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jawa Barat - Thursday, 19 April 2018 - 20:56 WIB

Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berjanji akan memperjuangkan status guru honor di Jawa Barat. Sehingga, abdi ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:37 WIB

Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa

Tim verifikasi lapangan pelaksanaan terbaik tingkat nasional lomba lingkungan bersih dan sehat turun langsung ke lapangan ke Labuhanbatu Utara.Tim tersebut ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:11 WIB

Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah

Pemko Medan tandatangani MOU pelaksanaan e-katalog daerah dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Penandatanganan ini dilakukan langsung ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 05:52 WIB

Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah

Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah, memberikan kejutan kepada siswa dan siswi SMP Negeri 3 Kualuh Hulu dengan mendatangi langsung sekolah ...
Sumatera Utara - Tuesday, 12 December 2017 - 10:56 WIB

Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara ((Labura), Dwi Prantara mengatakan Apartur Sipil paratur(ASN) dituntut untuk selalu meningkatkan kedisiplinan saat bekerja.Hal itu ...
DKI Jakarta - Tuesday, 12 December 2017 - 10:38 WIB

Banjir kembali kepung Jakarta, Anies: Saya bertanggungjawab

Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Ibukota pada Senin (11/12) siang kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik seperti kawasan ...
Place your ads here...