Senin, 22 Oktober 2018 | 03.36 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Bantuan untuk UMKM, Kenali Beda KUR dan Ultra Mikro

Bantuan untuk UMKM, Kenali Beda KUR dan Ultra Mikro

Reporter : Nur Fatimah | Senin, 11 Desember 2017 - 15:47 WIB

IMG-7743

Mercy Monika R Sitompul, Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov Sumut, pada Media Gathering OJK KR 5 Sumbagut di Sibolangit, Senin (11/12/2017). (KiniNews/Nur Fatimah)

Sibolangit, kini.co.id – Pemerintah Indonesia terus berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan meningkatkan ekonomi domestik sesuai dengan nawacita ke 5 dan 7.

Salahsatu upaya pemerintah adalah memberdayakan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan yang terbaru adalah pembiayaan Ultra Mikro (UMi).

Saat ini ada 61,809 juta UMKM di Sumut dan 17,668 juta sudah mendapat KUR. Sementara 44,140 juta atau 71,4 persen UMKM di Sumut yang belum mendapatkan KUR (data BPS 2016).

Untuk itu, sebanyak 71,4 persen UMKM yang belum mendapat KUR tersebut merupakan sasaran pembiayaan UMi.

“Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) ini berbeda dengan KUR. UMi ini merupakan dana langsung dari APBN, bukan bank,” ujar Mercy Monika R Sitompul,
Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov Sumut, pada Media Gathering OJK KR 5 Sumbagut di Sibolangit, Senin (11/12/2017).

Monika menyebut ada beberapa perbedaan antara KUR dan UMi yakni bukan melalui bank, tapi LKBB, maksimal pinjaman Rp10 juta, sasaran nasabah adalah yang non collateral dan non bankable, selain itu untuk UMi bunganya disubsidi pemerintah.

Monika juga menjelaskan progres pembiayaan UMi di Sumut. Di awal kemunculannya hingga 4 Oktober 2017, UMi hanya memiliki 7 orang nasabah di Sumut.

“Ini sayang sekali, Rp1,5 miliar anggaran kita hanya pakai Rp52 juta, nasabah hanya 7. Mungkin pada saat itu kurang sosialisasi,” jelas Monika.

Namun situasi itu terbalik pada data per 7 Desember 2017, yakni sudah ada Rp15,91 miliar digelontorkan untuk nasabah UMi di seluruh Sumut.

“Hanya selang 2 bulan, dari Rp52 juta ke Rp15,91 miliar. Itu artinya masyarakat sudah mulai mengenal UMi. Tapi masih jauh dari anggaran yang digelontorkan sebesar Rp1,5 T,” katanya lagi.

Ia juga meminta media untuk ikut mensosialisasikan pembiayaan UMi itu ke tengah masyarakat yang membutuhkan.

Ia juga mengatakan untuk tahun 2018, pemerintah akan menggelontorkan Rp4 triliun anggaran untuk UMi.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...
Sulawesi - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:27 WIB

Miris, Anak Korban Gempa Palu Dicabuli, Baru 1 Pelaku Tertangkap

Duka bocah di bawah umur berinisial H semakin mendalam. Setelah menjadi korban gempa Palu, kini bocah 7 tahun itu ...
Sumatera Utara - Selasa, 16 Oktober 2018 - 15:44 WIB

Pedas! Harga Cabai di Medan Hampir Rp50 Ribu per Kilogram

Kaum ibu di Kota Medan kembali meringis seiring harga cabai dan sejumlah bahan pangan merangkak naik.Saat ini, harga cabai merah ...
Sumatera Utara - Sabtu, 13 Oktober 2018 - 16:31 WIB

13 Orang Tewas 10 Hilang Akibat Banjir Bandang Mandailing Natal

9 kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara dilanda banjir dan longsor yang terjadi pada, Jumat (12/10/2018).Sembilan kecamatan ...