Minggu, 22 April 2018 | 21.15 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Bantuan untuk UMKM, Kenali Beda KUR dan Ultra Mikro

Bantuan untuk UMKM, Kenali Beda KUR dan Ultra Mikro

Reporter : Nur Fatimah | Senin, 11 Desember 2017 - 15:47 WIB

IMG-7743

Mercy Monika R Sitompul, Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov Sumut, pada Media Gathering OJK KR 5 Sumbagut di Sibolangit, Senin (11/12/2017). (KiniNews/Nur Fatimah)

Sibolangit, kini.co.id – Pemerintah Indonesia terus berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan meningkatkan ekonomi domestik sesuai dengan nawacita ke 5 dan 7.

Salahsatu upaya pemerintah adalah memberdayakan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan yang terbaru adalah pembiayaan Ultra Mikro (UMi).

Saat ini ada 61,809 juta UMKM di Sumut dan 17,668 juta sudah mendapat KUR. Sementara 44,140 juta atau 71,4 persen UMKM di Sumut yang belum mendapatkan KUR (data BPS 2016).

Untuk itu, sebanyak 71,4 persen UMKM yang belum mendapat KUR tersebut merupakan sasaran pembiayaan UMi.

“Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) ini berbeda dengan KUR. UMi ini merupakan dana langsung dari APBN, bukan bank,” ujar Mercy Monika R Sitompul,
Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov Sumut, pada Media Gathering OJK KR 5 Sumbagut di Sibolangit, Senin (11/12/2017).

Monika menyebut ada beberapa perbedaan antara KUR dan UMi yakni bukan melalui bank, tapi LKBB, maksimal pinjaman Rp10 juta, sasaran nasabah adalah yang non collateral dan non bankable, selain itu untuk UMi bunganya disubsidi pemerintah.

Monika juga menjelaskan progres pembiayaan UMi di Sumut. Di awal kemunculannya hingga 4 Oktober 2017, UMi hanya memiliki 7 orang nasabah di Sumut.

“Ini sayang sekali, Rp1,5 miliar anggaran kita hanya pakai Rp52 juta, nasabah hanya 7. Mungkin pada saat itu kurang sosialisasi,” jelas Monika.

Namun situasi itu terbalik pada data per 7 Desember 2017, yakni sudah ada Rp15,91 miliar digelontorkan untuk nasabah UMi di seluruh Sumut.

“Hanya selang 2 bulan, dari Rp52 juta ke Rp15,91 miliar. Itu artinya masyarakat sudah mulai mengenal UMi. Tapi masih jauh dari anggaran yang digelontorkan sebesar Rp1,5 T,” katanya lagi.

Ia juga meminta media untuk ikut mensosialisasikan pembiayaan UMi itu ke tengah masyarakat yang membutuhkan.

Ia juga mengatakan untuk tahun 2018, pemerintah akan menggelontorkan Rp4 triliun anggaran untuk UMi.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat
Jawa Barat - Kamis, 19 April 2018 - 20:56 WIB

Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berjanji akan memperjuangkan status guru honor di Jawa Barat. Sehingga, abdi ...
Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa
Sumatera Utara - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:37 WIB

Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa

Tim verifikasi lapangan pelaksanaan terbaik tingkat nasional lomba lingkungan bersih dan sehat turun langsung ke lapangan ke Labuhanbatu Utara.Tim tersebut ...
Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah
Sumatera Utara - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:11 WIB

Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah

Pemko Medan tandatangani MOU pelaksanaan e-katalog daerah dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Penandatanganan ini dilakukan langsung ...
Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah
Sumatera Utara - Selasa, 27 Maret 2018 - 05:52 WIB

Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah

Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah, memberikan kejutan kepada siswa dan siswi SMP Negeri 3 Kualuh Hulu dengan mendatangi langsung sekolah ...
Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  
Sumatera Utara - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:56 WIB

Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara ((Labura), Dwi Prantara mengatakan Apartur Sipil paratur(ASN) dituntut untuk selalu meningkatkan kedisiplinan saat bekerja.Hal itu ...
Banjir kembali kepung Jakarta, Anies:  Saya bertanggungjawab
DKI Jakarta - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:38 WIB

Banjir kembali kepung Jakarta, Anies: Saya bertanggungjawab

Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Ibukota pada Senin (11/12) siang kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik seperti kawasan ...