Senin, 22 Oktober 2018 | 03.53 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Perusahaan ekspor di Sumut diharapkan mampu pelopor

Perusahaan ekspor di Sumut diharapkan mampu pelopor

Reporter : Nur Fatimah | Jumat, 8 Desember 2017 - 23:02 WIB

IMG-7702

Wakil Gubernur Sumut Nurhajizah Marpaung. KiniNews/HA Nasution

Medan, , kini.co.id – Wakil Gubernur Sumatera Utara, Nurhajizah Marpaung mengatakan perusahaan ekspor di
Sumatera Utara diharapkan mampu menunjukan peranannya sebagai agen pelopor dan perubahan dalam upaya peningkatan ekspor yang berdaya saing secara global.

“Saya berharap Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia di Sumut dapat mendorong peningkatan bagi usaha kecil menengah dan ekonomi nasional melalui pelatihan dan promosi yang efektif dan efisien,” ujar Nurhajizah saat menghadiri Out Export 2018, Munas Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) di Gedung Bank Indonesia Jalan Balai Kota, Medan Jumat (8/12).

Hadir dalam kesempatan itu Wakil Ketua DPP GPEI Subandi dan Erwin Taufan, Kepala Grup Advisory dan Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia Harris Meirizal, Konsulat Kehormatan Kerajaan Belanda di Medan Ony Hinrda Kusuma, Anggota DPRD Sumut Ikrimah Hamidi, para pelaku usaha ekspor Indonesia se Indonesia.

Dikatakannya pertumbuhan ekonomi Sumut berdasarkan kenaikan Produk Domestic Regional Bruto (PDRB) pada triwulan III Tahun 2017 meningkat sebesar 5,21% dibandingkan triwulan III tahun 2016.

Pertanian, Kehutanan dan perikanan memberikan peran dominan terhadap kenaikan PDRB dengan kontribusi sebesar 20,67%. Selanjutnya industry pengolahan sebesar 20,45% serta perdagangan besar dan eceran reparasi mobil-sepeda motor sebesar 18,13%.

” Salah satu roda kegiatan ekonomi yang menjalankan pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah adalah kegiatan ekspor. Aktifitas perdagangan ekspor sebagai bagian kegiatan ekonomi bertujuan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di segala bidang,” paparnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumut, nilai ekspor pada bulan November naik dibandingkan bulan yang sama pada 2016 sebesar 1,41% atau dari US$779,43 juta menjadi US$790 juta.

Demikian pula bulan Oktober 2017 dibandingkan bulan oktober 2016 mengalami kenaikan sebesar 4,70%. Kenaikan terbesar pada berbagai produk kimia sebesar US$17,80 juta (25,32%), diikuti golongan sebesar US$10,67 juta (46,88%), Karet dan barang dari karet sebesar US$9,66 (8,21%).

Sementara itu kata Nurhajizah negara tujuan ekspor terbesar adalah Tiongkok, Amerika Serikat dan India.

“Tahun ini selain negara-negara tujuan utama, negara di Asia tenggara seperti Malaysia dan Thailand sangat potensial menjadi pasar potensial untuk produk-produk kerajinan dan industry kreatif lainnya. Semoga melalui acara ini GPEI dapat merumuskan cita-cita selain untuk meningkatkan asosiasi itu sendiri tetapi juga berdampak bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya di Sumut,”ujarnya.

Sasaran utama Pembangunan Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2018 pencapaian target pertumbuhan ekomomi sebesar 6,62% dan penurunan angka pengangguran terbuka menjadi 4,93%.

Sedangkan prioritas pembangunan Sumatera untuk tahun 2018 dilaksanakan melalui beberapa bidang diantaranya pengembangan dunia usaha dengan masih memprioritaskan pada pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK) Sei Mangkei, Pelabuhan Kuala Tanjung, Pembangunan Jalan Tol, pengembangan kawasan Danau Toba, perbaikan iklim investasi dan penciptaan lapangan kerja serta peningkatan ekspor barang dan jasa bernilai tambah tinggi.

“Untuk memenuhi target tersebut diperlukan peran serta dan kerjasama aktif semua pihak baik pemerintah, swasta, dan masyarakat,” tandasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...
Sulawesi - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:27 WIB

Miris, Anak Korban Gempa Palu Dicabuli, Baru 1 Pelaku Tertangkap

Duka bocah di bawah umur berinisial H semakin mendalam. Setelah menjadi korban gempa Palu, kini bocah 7 tahun itu ...
Sumatera Utara - Selasa, 16 Oktober 2018 - 15:44 WIB

Pedas! Harga Cabai di Medan Hampir Rp50 Ribu per Kilogram

Kaum ibu di Kota Medan kembali meringis seiring harga cabai dan sejumlah bahan pangan merangkak naik.Saat ini, harga cabai merah ...
Sumatera Utara - Sabtu, 13 Oktober 2018 - 16:31 WIB

13 Orang Tewas 10 Hilang Akibat Banjir Bandang Mandailing Natal

9 kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara dilanda banjir dan longsor yang terjadi pada, Jumat (12/10/2018).Sembilan kecamatan ...