Selasa, 23 Oktober 2018 | 20.39 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Timur>Banjir Bandang di Pacitan Rusak Rumah Hingga Jembatan, Kerugian Rp600 M

Banjir Bandang di Pacitan Rusak Rumah Hingga Jembatan, Kerugian Rp600 M

Reporter : Fauzan | Jumat, 8 Desember 2017 - 09:19 WIB

IMG-7700

Banjir di Pacitan. (Ist)

Pacitan, kini.co.id – Banjir bandang dan longsor yang terjadi di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur menyisakan kerugian besar seluruh elemen masyarakatnya.

Diperkirakan setidaknya Rp600 miliar kerugian yang diderita akibat bencana alam tersebut. Jumlah tersebut brlum final karena masih dalam proses penghitungan.

Hal itu diungkapkan Bupati Pacitan,
Bupati Indartato, kemarin malam.

Ia mengatakan kerugian sangat besar lantaran banjir bandang dan tanah longsor berdampak meluas di 12 kecamatan yang ada di daerah itu.

Kerusakan parah menimpa infrastruktur seperti bangunan sekolah, jalan, jembatan dan lainnya.

“Infrastruktur seperti 89 SD dan SMP-SMK (rusak berat 68, rusak sedang 21 sekolah), jalan rusak dengan panjang sekitar 19 kilometer di 78 ruas. Selain itu, jembatan yang rusak, termasuk jembatan gantung yang putus atau rusak berat tercatat sebanyak 21 unit/titik, tanggul di 23 titik dengan panjang 462 meter,” jelasnyam

Selain itu, sambungnya, luas areal pertanian yang rusak akibat banjir-longsor pada Senin (27/11) hingga Selasa (28/11) mencapai 1.285 hektare, ternak hilang sapi 117 ekor, kambing 1.583 ekor.

“Sedangkan mobil yang rusak belum kami hitung, namun jumlahnya sangat besar,” katanya.

Sementara, hingga sekarang ini pengungsian masih ada dan tersebar di sejumlah titik kecamatan dengan jumlah pengungsi mencapai 1.000 orang, dari sebelumnya sempat mencapai 16 ribu pengungsi di 12 berbagai posko penampungan sementara.

Sedangkan rumah rusak, data sementara tercatat sebanyak 4.609 rumah. Rinciannya, rusak berat 1.716 unit.

Ia pun bersyukur bantuan dari berbagai pihak datang baik dari segi finansial, bantuan makanan dan sandang, serta pembenahan rumah.

Bantuan datang dari berbagai donatur termasuk Menteri Sosial dan Pemprov Jawa Timur.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:40 WIB

Hal-hal yang Paling Dirindukan Alumni Pesantren Ketika Tak Lagi Mondok

Menjadi santri di pondok pesantren merupakan kebanggaan tersendiri bagi alumni-alumni ponpes yang tersebar di seluruh Sumatera Utara.Bagaimana tidak, meski belajar ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:33 WIB

Dahsyatnya Medsos Pengaruhi Pola Pikir Anak Muda Tentang Politik

Politik kini mendapat tempat sedikit lebih banyak di hati para kawula muda.Yang dulunya samasekali 'emang gua pikirin', kini banyak anak ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 11:57 WIB

Hari Santri, RMI NU Sumut: Segera Sahkan UU Pondok Pesantren

Bangsa Indonesia sedang memperingati Hari Santri Nasional 2018 pada hari ini Senin (22/10/2018).Hari Santri Nasional sendiri, disahkan oleh Presiden RI, ...
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...