Senin, 11 Desember 2017 | 10.41 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>PDIP Pasti Usung Kader Terbaik

PDIP Pasti Usung Kader Terbaik

Reporter : Ardiansyah | Kamis, 7 Desember 2017 - 21:43 WIB

IMG-7697

Ilustrasi bendera PDIP (Ist)

Bekasi, kini.co.id – DPC PDIP Kota Bekasi belum lama ini mengusulkan satu nama untuk dibawa ke DPP PDIP sebagai calon tunggal dalam perhelatan Pilkada Kota Bekasi 2018.

Adalah Mochtar Mohamad, yang merupakan mantan Wali Kota Bekasi periode 2008-2013 dimana pernah tersangkut hukum dan menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Belakangan, publik pun dihebohkan dengan munculnya nama Mochtar yang disulkan oleh DPC PDIP Kota Bekasi. Malahan, Relawan Rakyat Jokowi pun menentang keputusan itu.

Menanggapi ini, Wakil Sekretaris Bapilu DPD PDIP Jawa Barat, Aldi Patria Osca, menyampaikan jika usulan tersebut sudah melalui proses panjang, bukan dengan cuma-cuma.

Aldi menyebut, siapapun yang diusung nanti oleh DPP PDIP adalah keputusan yang tepat. Bahkan mask dalam kader terbaik di intrnal partainya.

“Apapun hasilnya nanti itu keputusan terbaik, dan hasil rekomendasi itu merupakan untuk kader terbaik partai,” kata Aldi, Kamis (7/12).

Maka, salah besar apabila ada segelintir orang yang berkomentar bahwa PDIP Kota Bekasi tidak mempunyai kader.

Karena sebelumnya, ada tiga nama setelah dikerucutkan dalam tahapan Pilkada. Mereka pun orang-orang yang mempunyai pengaruh besar di Kota Bekasi.

Sebut saja, Ketua DPC PDIP Kota Bekasi, Anim Imammudin. Peran Anim di Kota Bekasi, jelas Aldi, sangat berpengaruh. Selain sebagai putra daerah, Anim juga eksis dalam dunia koperasi ang sudah merambah ke sejumah daerah dan wilayah Kota Bekasi.

Berbeda dengan Tumai, jabatanya sebagai Ketua DPRD Kota Bekasi yang masih aktif pun mempunyai peran yang besar. Juga Mochtar Mohamad yang ketokohannya masih melekat di masyarakat Kota Bekasi.

“Maka dari itu, salah besar apabila PDIP Kota Bekasi dikatakan krisis kader untuk memimpin kota ini,” tegas Aldi.

Aldi juga menanggapi beberapa berita atau tanggapan orang terhadap Mochtar yang merupakan bekas narapidana. Namun, menurutnya hal itu bukanlah masalah besar.

“Menurut saya, manusia tidak ada yang sempurna. Dia sudah menyeselesaikan hukuman. Tetapi, kembali lagi, siapa pun yang direkomendasikan oleh DPP PDIP itu adalah kader terbaik yang pasti mampu memimpin Kota Bekasi,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Ivan Iskandar Batubara siap dampingi Tengku Erry di Pilgub Sumut
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 09:10 WIB

Ivan Iskandar Batubara siap dampingi Tengku Erry di Pilgub Sumut

Mengikuti jejak Sandiaga Salahudin Uno yang melepas jabatan Wakil Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) dan berkiprah di politik, hal itu ...
Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 06:48 WIB

Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi

Kasus pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM) di Sumatera Utara masih sangat tinggi dan memprihatinkan. Berdasarkan catatan Komisi Orang Hilang dan ...
Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 00:02 WIB

Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam

Pihak penggagas dan panitia festival durian Sindangwangi 2017 masih belum memberikan jawaban terkait banyaknya keluhan pengunjung yang sudah membeli tiket ...
PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018
Sumatera Utara - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:42 WIB

PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018

Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mencalonkan mantan Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi dalam pemilihan gubernur Sumatera Utara 2018.Dukungan ...
Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:26 WIB

Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan

Banyaknya keluhan masyarakat terkait kekecewaannya saat mengunjungi Festival Durian Sindangwangi 2017 di Pasar Ikan, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten ...
KLHK segel limbah medis di TPS  Cirebon
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 19:27 WIB

KLHK segel limbah medis di TPS Cirebon

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyegel tempat pembuangan sementara (TPS) yang berisikan limbah medis di Cirebon, Jawa Barat. "Saat ini ...