Minggu, 20 Januari 2019 | 17.52 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Kontraktor penyuap Bupati Batubara mulai disidang

Kontraktor penyuap Bupati Batubara mulai disidang

Kamis, 7 Desember 2017 - 14:58 WIB

IMG-7671

Terdakwa kasus suap pekerjaan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Batubara, Maringan Situmorang keluar dari kendaraan tahanan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (3/10). Foto: Okezone

Medan, kini.co.id – Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar, dua kontraktor yang ditangkap KPK karena diduga menyuap Bupati Batu Bara, Sumut, OK Arya Zulkarnaen, menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Medan, Kamis (7/12).

Kedua terdakwa menjalani sidang dakwaan terpisah. Syaiful Azhar lebih dulu mendengarkan dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dia didakwa telah menyuap OK Arya Zulkarnaen sebesar Rp 400 juta. Uang diserahkan melalui Helman Herdady, kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Batu Bara.

“Pemberian uang ini sebagai pemberian imbalan atau fee dikarenakan OK Arya selaku Bupati Batu Bara telah memberikan persetujuan terhadap pengaturan proyek di Dinas PUPR Kabupaten Batu Bara, sehingga terdakwa mendapatkan pekerjaan proyek lanjutan peningkatan jalan Labuhan Ruku menuju Mesjid Lama Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara pada tahun anggaran 2017,” ucap JPU Ikhsan di hadapan majelis hakim yang diketuai Wahyu Prasetyo Wibowo.

Setelah menyampaikan dakwaan terhadap Syaiful, JPU menghadirkan terdakwa Maringan Situmorang.

JPU juga mendakwa Maringan telah melakukan perbuatan berlanjut dalam rentang 2016 hingga 2017. Yakni memberi atau menjanjikan sesuatu yaitu memberikan 1 lembar cek Bank Sumut Nomor CJ 561633 senilai Rp 1,5 miliar, 1 lembar cek Bank Sumut Nomor CJ 560012 senilai Rp 1,5 miliar, kemudian uang Rp 700 juta kepada OK Arya Zulkarnaen.

Cek dan uang diserahkan melalui Sujendi Tarsono alias Ayen. Sujendi merupakan pengusaha yang diduga mengumpulkan uang suap kepada OK Arya.

Maringan memberikan cek dan uang tunai itu dengan maksud agar OK Arya Zulkarnaen melakukan pengaturan agar dia mengerjakan proyek di Dinas PUPR Kabupaten Batu Bara.

Proyek dimaksud yakni pembangunan jembatan Sei Magung, Kecamatan Medang Deras, dan proyek pembangunan jembatan Sentang di perbatasan Kelurahan Labuhan Ruku menuju Desa Sentang.

Kedua terdakwa dinyatakan telah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Setelah mendengarkan dakwaan JPU, Syaiful dan Maringan melalui penasihat hukumnya menyatakan tidak mengajukan eksepsi.

Persidangan kasus ini akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.

JPU Ikhsan yang ditemui seusai persidangan menyatakan, terdakwa lainnya yakni Bupati Batubara OK Zulkarnain, Sujendi dan Kadis PUPR Batubara Helman Herdady kemungkinan disidangkan mulai bulan Januari 2018.

“Untuk tiga terdakwa lainnya bukan tim kami. Tapi kemungkinan bulan depan akan dilimpahkan,” ungkapnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Kepulauan Riau - Minggu, 20 Januari 2019 - 11:43 WIB

Wali kota ex officio BP Batam (2); Antara rangkap jabatan dan pengelolaan profesional

DI BAWAH kepemimpinan Lukita, BP Batam menorehkan beberapa pencapaian dan prestasi. Investasi Penanaman Modal Asing (PMA) selama dua tahun terakhir ...
Kepulauan Riau - Minggu, 20 Januari 2019 - 11:29 WIB

Wali kota ex officio BP Batam (1); Pertarungan nasib investasi

MENTERI Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution bertindak sebagai Ketua Dewan Kawasan Batam Selasa (8/1/2019) pekan lalu melantik Staf Khusus ...
Jawa Barat - Sabtu, 19 Januari 2019 - 12:31 WIB

Tabrakan Beruntun di Tol Purbaleunyi, 12 Kendaraan Rusak

Sebanyak 12 kendaraan terlibat dalam kecelakaan beruntun di jalan tol Purbaleunyi tepatnya di Kilometer (KM) 92, wilayah Sukatani, Purwakarta, Jawa ...
Papua - Sabtu, 19 Januari 2019 - 12:17 WIB

Lagi, Anggota TNI Tertembak Saat Kontak Senjata dengan KKB Papua

Seorang anggota TNI kembali gugur saat kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di kawasan Longsoran Baganbaga, Distrik Yambi, Kabupaten ...
Kepulauan Riau - Kamis, 17 Januari 2019 - 17:12 WIB

Akhirnya pesawat kargo Etiopia diizinkan terbang

PESAWAT kargo Ethiopian yang dipaksa mendarat di Batam akhirnya diizinkan terbang kembali hari ini, Kamis (17/1/2019). Ethiopian Airlines meninggalkan Batam, ...
Sumatera Utara - Kamis, 17 Januari 2019 - 15:07 WIB

BI: Ada 5.480 Lembar Upal Beredar Selama 2018 di Sumut

Selama tahun 2018 ada 5.480 lembar uang palsu (upal) yang beredar di Sumut.Hal itu dikatakan Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan ...