Senin, 22 Oktober 2018 | 04.57 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Nurhajizah minta Pemkab Karo percepat proses penempatan pengungsi Sinabung

Nurhajizah minta Pemkab Karo percepat proses penempatan pengungsi Sinabung

Reporter : Nur Fatimah | Rabu, 6 Desember 2017 - 20:26 WIB

IMG-7649

Wakil Gubernur Sumut Nurhajizah Marpaung (tengah) di dampingi Bupati Karo Terkelin Brahmana (kanan), Wakil Bupati Cory Sebayang (kiri) saat meninjau hunian sementara pengungsi Sinabung di Desa Ndokum Siroga II dan III, Rabu (6/12). KiniNews/HA Nasution.

Kabanjahe , kini.co.id – Wakil Gubernur Sumatera Utara, Nurhajizah Marpaung meminta pemerintah kabupaten (Pemkab) Karo segera melaksanakan proses relokasi pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung ke hunian sementara (Huntara).

Hal itu disampaikan Nurhajizah usai memimpin rapat bersama sekaligus mendesak agar masyarakat sudah menghuni rumah pekan depan.

“Saya kira tidak perlu juga terlalu banyak rapat. Yang penting bagaimana secepatnya masyarakat yang masih di pengungsian itu direlokasi ke hunian sementara,” ujar Wagub saat memimpin pertemuan dengan Pemkab Karo, Rabu (6/12).

Hadir diantaranya Bupati Karo Terkelin Brahmana, Wakil Bupati Cory Sebayang, Kepala Dinas Kehutanan Sumut Harlen Purba, Kepala BPBD Sumut Riadil Akhir Lubis, para SKPD Pemkab Karo serta masyarakat pengungsi.

Dalam pertemuan tersebut Wagub meminta penjelasan dari Pemkab Karo tentang kondisi terkini huntara yang disiapkan untuk menampung pengungsi ke tempat yang lebih baik. Termasuk juga dirinya mempertanyakan kendala apa saja yang dihadapi sehingga penanganannya terkesan lambat.

“Makanya kita lihat langsung. Kelihatannya sudah bisa dihuni. Makanya kita akan dorong bagaimana minggu depan masyarakat sudah bisa masuk ke hunian,” sebut Wagub.

Menurut Nurhajizah, pemerintah dalam hal ini harus melakukan tindakan ‘jemput bola’ agar dapat dicari tahu apa kendala yang dihadapi agar dapat dicari solusi bagaimana menyelesaikan persoalan relokasi tersebut. Apalagi saat ini, untuk bangunan huntara tersbeut, juga sudah tersedia air dan sanitasi.

“Kita sudah bisa masukkan masyarakat. Untuk administrasinya nanti kita minta itu menyusul (sembari berjalan), karena sangat memprihatinkan jika masyarakat terlalu lama di pengungsian itu,” sebut Nurhajizah saat meninjau lokasi huntara di Desa Ndokum Siroga II dan III usai rapat.

Nurhajizah juga menyebut akan mengkomunikasikan kondisi terkini serta rencana relokasi ke huntara kepada pemerintah pusat. Mengingat kesiapan hunian menurutnya sudah bisa dihuni sementara.

Sementara itu Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi Kepala BPBD Karo Martin Sitepu menyebutkan bahwa saat ini pihaknya terus melakukan pendataan sekaligus verifikasi warga sebelum menetapkan lokasi huntara.

Sebagaimana diketahui, hunian tersebut telah dibangun sebanyak 348 rumahnya yang terbagi empat lokasi.

Bupati menargetkan proses pemindahan warga akan dilaksanakan segara, termasuk melengkapi data verifikasi warga sebelum dipindahkan ke huntara.

Sedangkan terkait penempatan di komplek huntara, kepala desa didorong untuk menentukan siapa saja yang akan masuk lebih dulu, dimana ada dua mekanisme yakni sesuai musyawarah warga setempat atau dilakukan pengundian.

“Selain itu ada juga masalah lahar dingin yang mengaliri sekitar 14 desa yang terpengaruh. Termasuk abu vulkanik yang melanda 12 kecamatan di Karo,” sebutnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...
Sulawesi - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:27 WIB

Miris, Anak Korban Gempa Palu Dicabuli, Baru 1 Pelaku Tertangkap

Duka bocah di bawah umur berinisial H semakin mendalam. Setelah menjadi korban gempa Palu, kini bocah 7 tahun itu ...
Sumatera Utara - Selasa, 16 Oktober 2018 - 15:44 WIB

Pedas! Harga Cabai di Medan Hampir Rp50 Ribu per Kilogram

Kaum ibu di Kota Medan kembali meringis seiring harga cabai dan sejumlah bahan pangan merangkak naik.Saat ini, harga cabai merah ...
Sumatera Utara - Sabtu, 13 Oktober 2018 - 16:31 WIB

13 Orang Tewas 10 Hilang Akibat Banjir Bandang Mandailing Natal

9 kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara dilanda banjir dan longsor yang terjadi pada, Jumat (12/10/2018).Sembilan kecamatan ...