Monday, 16 July 2018 | 13.33 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Usulan PDIP Terhadap Mantan Narapidana Korupsi Ditentang Laskar Jokowi

Usulan PDIP Terhadap Mantan Narapidana Korupsi Ditentang Laskar Jokowi

Reporter : Ardiansyah | Wednesday, 6 December 2017 - 19:59 WIB

IMG-7641

Mochtar Mohamad kembali daftar sebagai bakal calon Walikota Bekasi di PDI-P Kota Bekasi, Kamis [1/6]. (kininews/ardiansyah)

Bekasi, kini.co.id – Pengusulan terhadap Mochtar Mohamad sebagai calon tunggal Bakal Calon (Balon) Wali Kota Bekasi oleh PDIP maju pada Pilkada 2018, mendapat pertentangan dari Laskar Rakyat Jokowi (LRJ) Kota Bekasi.

Ketua Laskar Rakyat Jokowi (LRJ) Kota Bekasi, Anton Sutandar, menyayangkan keputusan DPC PDIP Kota Bekasi atas keputusan tersebut.

“Saya rasa ini bukan keputusan yang benar. Masih banyak kader PDIP lain yang belum terstigma mantan narapidana,” kata Anton, Rabu (6/12).

Diketahui, Mochtar Mohamad merupakan mantan Wali Kota Bekasi yang pernah menjadi narapidana korupsi. Ia di vonis 6 tahun penjara oleh Mahkaamah Agung pada tahun 2012 silam.

“Keputusan mengusung Mochtar Mohamad menjadi calon tunggal sangat jelas tidak senafas dengan jalan perubahan Presiden Jokowi dengan ‘Revolusi Mental’ yang menjadi road map pemerintahannya,” tutur dia.

Lanjutnya, seperti diketahui PDIP melalui Ketua Umum Megawati Soekarno Putri selalu menegaskan di setiap pidatonya bahwa kader yang terlibat dengan korupsi akan diberhentikan dengan tidak hormat. Hal tersebut merupakan sebagai Nawacita yang menjadi tujuan bernegara.

“Keputusan PDIP Kota Bekasi tak senafas dengan revolusi mental Jokowi. Ini akan menjadi citra buruk juga untuk PDIP di Pilkada 2018 dengan mengusung mantan narapidana korupsi,” ujarnya.

“Saya mengharap agar DPP PDIP dapat melihat dengan cermat atas apa yang usulkan oleh DPC PDIP Kota Bekasi. Karena, hal tersebut akan dapat menciderai hati dan nurani publik secara luas khususnya warga Kota Bekasi dan pastinya juga akan berdampar buruk kepada citra PDIP,”sambungnya.

Sebagai relawan Jokowi yang selama ini dekat dan bersimpati terhadap partai. maka sangat menyayangkan jika PDIP merekomendasikan mantan Mochtar Mohamad.

“Keputusan itu harus dikaji ulang agar citra PDIP tidak dicederai hanya karena sahwat seseorang ingin maju di Pilkada,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jawa Barat - Thursday, 19 April 2018 - 20:56 WIB

Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berjanji akan memperjuangkan status guru honor di Jawa Barat. Sehingga, abdi ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:37 WIB

Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa

Tim verifikasi lapangan pelaksanaan terbaik tingkat nasional lomba lingkungan bersih dan sehat turun langsung ke lapangan ke Labuhanbatu Utara.Tim tersebut ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:11 WIB

Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah

Pemko Medan tandatangani MOU pelaksanaan e-katalog daerah dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Penandatanganan ini dilakukan langsung ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 05:52 WIB

Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah

Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah, memberikan kejutan kepada siswa dan siswi SMP Negeri 3 Kualuh Hulu dengan mendatangi langsung sekolah ...
Sumatera Utara - Tuesday, 12 December 2017 - 10:56 WIB

Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara ((Labura), Dwi Prantara mengatakan Apartur Sipil paratur(ASN) dituntut untuk selalu meningkatkan kedisiplinan saat bekerja.Hal itu ...
DKI Jakarta - Tuesday, 12 December 2017 - 10:38 WIB

Banjir kembali kepung Jakarta, Anies: Saya bertanggungjawab

Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Ibukota pada Senin (11/12) siang kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik seperti kawasan ...
Place your ads here...