Senin, 11 Desember 2017 | 07.26 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Segini Nilai Investasi di Kota Bekasi Per Enam Bulan

Segini Nilai Investasi di Kota Bekasi Per Enam Bulan

Reporter : Ardiansyah | Rabu, 6 Desember 2017 - 19:35 WIB

IMG-7639

Ilustrasi investasi

Bekasi, kini.co.id – Pemerintah Kota Bekasi memprediksi jika nilai investasi yang tertanam di daerahnya hingga akhir Desember 2017 lebih dari angka Rp8 triliun.

Soalnya, dalam catatan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPST) Kota Bekasi, per enam bulan tahun 2017 ini sudah mencapai Rp7,8 triliun.

Nilai ini terdiri dari pembangunan sejumlah properti, perusahaan barang dan jasa, serta retail dari pihak swasta.

“Sementara angka sampai bulan ini masih kita hitung nilai investasi yang sudah terealisasi,” kata Sekretaris DPMPST Kota Bekasi, Lintong Diatro Putra, Rabu (6/12).

Lintong mengatakan, pemerintah daerah menargetkan nilai investasi yang tertanam selama dua tahun dari 2017 dan 2018 mencapai Rp 10 triliun. Sementara untuk tahun 2016, Kota Bekasi fokus pada pembenahan infrastruktur guna mendorong nilai investasi itu.

“Tahun investasi dimulai dari 2017 sampai 2018. Kami yakin target Rp 10 triliun tercapai,” ujar Lintong.

Menurut dia, pengusaha yang menanamkan modalnya di Kota Bekasi berasal dari industri besar, industri menengah dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Investasi yang masuk tidak hanya dari pengusaha yang berdomisili di Indonesia, namun juga luar negeri.

“Untuk perbandingan investasi yang masuk sekitar 60 persen pengusaha nasional dan 40 persen pengusaha asing,” jelas dia.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menambahkan, pertumbuhan investasi di wilayahnya berkorelasi positif pada pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Bekasi yang saat ini menduduki peringkat kedua tertinggi di Provinsi Jawa Barat.

“Kita meraih terbaik kedua dalam IPM di Jabar di atas angka 79,” kata Rahmat.

Dia menambahkan, penataan infrastruktur seperti pembangunan jalan baru yang dilakukan pada 2016 diyakini bisa mendongkrak investasi di wilayah setempat.

Tak hanya itu, dengan adanya sejumlah pembangunan berskala nasional seperti Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), Light Rail Transit (LRT), Jakarta-Cikampek Elevated, Double-Double Track (DDT) dan sebagainya bisa memberikan dampak positif terhadap nilai investasi.

Karena itu, Rahmat meminta kepada para pengusaha agar tidak perlu mengkhawatirkan soal aksesibilitas, karena di Kota Bekasi sudah hampir seluruhnya tersedia.

“Bukan sarana transportasi, tapi kita harus memberi kepastian jaminan hukum sehingga memberi kenyamanan investor untuk menanamkan modalnya di Kota Bekasi,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 06:48 WIB

Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi

Kasus pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM) di Sumatera Utara masih sangat tinggi dan memprihatinkan. Berdasarkan catatan Komisi Orang Hilang dan ...
Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 00:02 WIB

Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam

Pihak penggagas dan panitia festival durian Sindangwangi 2017 masih belum memberikan jawaban terkait banyaknya keluhan pengunjung yang sudah membeli tiket ...
PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018
Sumatera Utara - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:42 WIB

PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018

Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mencalonkan mantan Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi dalam pemilihan gubernur Sumatera Utara 2018.Dukungan ...
Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:26 WIB

Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan

Banyaknya keluhan masyarakat terkait kekecewaannya saat mengunjungi Festival Durian Sindangwangi 2017 di Pasar Ikan, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten ...
KLHK segel limbah medis di TPS  Cirebon
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 19:27 WIB

KLHK segel limbah medis di TPS Cirebon

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyegel tempat pembuangan sementara (TPS) yang berisikan limbah medis di Cirebon, Jawa Barat. "Saat ini ...
PKS targetkan 51 kursi di DPRD Jabar
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 17:07 WIB

PKS targetkan 51 kursi di DPRD Jabar

Ahmad Heryawan mengatakan target anggota legislatif dari partainya dalam Pemilu 2019 mendatang adalah bisa menguasai 51 kursi di DPRD Jawa ...