Minggu, 20 Januari 2019 | 17.32 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Segini Nilai Investasi di Kota Bekasi Per Enam Bulan

Segini Nilai Investasi di Kota Bekasi Per Enam Bulan

Reporter : Ardiansyah | Rabu, 6 Desember 2017 - 19:35 WIB

IMG-7639

Ilustrasi investasi

Bekasi, kini.co.id – Pemerintah Kota Bekasi memprediksi jika nilai investasi yang tertanam di daerahnya hingga akhir Desember 2017 lebih dari angka Rp8 triliun.

Soalnya, dalam catatan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPST) Kota Bekasi, per enam bulan tahun 2017 ini sudah mencapai Rp7,8 triliun.

Nilai ini terdiri dari pembangunan sejumlah properti, perusahaan barang dan jasa, serta retail dari pihak swasta.

“Sementara angka sampai bulan ini masih kita hitung nilai investasi yang sudah terealisasi,” kata Sekretaris DPMPST Kota Bekasi, Lintong Diatro Putra, Rabu (6/12).

Lintong mengatakan, pemerintah daerah menargetkan nilai investasi yang tertanam selama dua tahun dari 2017 dan 2018 mencapai Rp 10 triliun. Sementara untuk tahun 2016, Kota Bekasi fokus pada pembenahan infrastruktur guna mendorong nilai investasi itu.

“Tahun investasi dimulai dari 2017 sampai 2018. Kami yakin target Rp 10 triliun tercapai,” ujar Lintong.

Menurut dia, pengusaha yang menanamkan modalnya di Kota Bekasi berasal dari industri besar, industri menengah dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Investasi yang masuk tidak hanya dari pengusaha yang berdomisili di Indonesia, namun juga luar negeri.

“Untuk perbandingan investasi yang masuk sekitar 60 persen pengusaha nasional dan 40 persen pengusaha asing,” jelas dia.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menambahkan, pertumbuhan investasi di wilayahnya berkorelasi positif pada pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Bekasi yang saat ini menduduki peringkat kedua tertinggi di Provinsi Jawa Barat.

“Kita meraih terbaik kedua dalam IPM di Jabar di atas angka 79,” kata Rahmat.

Dia menambahkan, penataan infrastruktur seperti pembangunan jalan baru yang dilakukan pada 2016 diyakini bisa mendongkrak investasi di wilayah setempat.

Tak hanya itu, dengan adanya sejumlah pembangunan berskala nasional seperti Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), Light Rail Transit (LRT), Jakarta-Cikampek Elevated, Double-Double Track (DDT) dan sebagainya bisa memberikan dampak positif terhadap nilai investasi.

Karena itu, Rahmat meminta kepada para pengusaha agar tidak perlu mengkhawatirkan soal aksesibilitas, karena di Kota Bekasi sudah hampir seluruhnya tersedia.

“Bukan sarana transportasi, tapi kita harus memberi kepastian jaminan hukum sehingga memberi kenyamanan investor untuk menanamkan modalnya di Kota Bekasi,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Kepulauan Riau - Minggu, 20 Januari 2019 - 11:43 WIB

Wali kota ex officio BP Batam (2); Antara rangkap jabatan dan pengelolaan profesional

DI BAWAH kepemimpinan Lukita, BP Batam menorehkan beberapa pencapaian dan prestasi. Investasi Penanaman Modal Asing (PMA) selama dua tahun terakhir ...
Kepulauan Riau - Minggu, 20 Januari 2019 - 11:29 WIB

Wali kota ex officio BP Batam (1); Pertarungan nasib investasi

MENTERI Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution bertindak sebagai Ketua Dewan Kawasan Batam Selasa (8/1/2019) pekan lalu melantik Staf Khusus ...
Jawa Barat - Sabtu, 19 Januari 2019 - 12:31 WIB

Tabrakan Beruntun di Tol Purbaleunyi, 12 Kendaraan Rusak

Sebanyak 12 kendaraan terlibat dalam kecelakaan beruntun di jalan tol Purbaleunyi tepatnya di Kilometer (KM) 92, wilayah Sukatani, Purwakarta, Jawa ...
Papua - Sabtu, 19 Januari 2019 - 12:17 WIB

Lagi, Anggota TNI Tertembak Saat Kontak Senjata dengan KKB Papua

Seorang anggota TNI kembali gugur saat kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di kawasan Longsoran Baganbaga, Distrik Yambi, Kabupaten ...
Kepulauan Riau - Kamis, 17 Januari 2019 - 17:12 WIB

Akhirnya pesawat kargo Etiopia diizinkan terbang

PESAWAT kargo Ethiopian yang dipaksa mendarat di Batam akhirnya diizinkan terbang kembali hari ini, Kamis (17/1/2019). Ethiopian Airlines meninggalkan Batam, ...
Sumatera Utara - Kamis, 17 Januari 2019 - 15:07 WIB

BI: Ada 5.480 Lembar Upal Beredar Selama 2018 di Sumut

Selama tahun 2018 ada 5.480 lembar uang palsu (upal) yang beredar di Sumut.Hal itu dikatakan Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan ...