Senin, 22 Oktober 2018 | 05.01 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Ini Penyebab Puluhan Ribu Pekerja Belum Dilindungi Asuransi

Ini Penyebab Puluhan Ribu Pekerja Belum Dilindungi Asuransi

Reporter : Ardiansyah | Rabu, 6 Desember 2017 - 19:26 WIB

IMG-7638

Ilustrasi Pekerja

Bekasi, kini.co.id – Pemerintah Kota Bekasi, menemukan sekitar 21.000 pekerja yang belum terlindungi asuransi kecelakaan kerja di wilayahnya.

Melalui Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu (DPMPST) Kota Bekasi, para pengusaha didesak agar mengiksertakan pekerjanya ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Kepala Kantor Cabang Bekasi Kota BPJS Ketenagakerjaan, Mariansah, mengatakan adanya perusahaan yang belum mengikutsertakan karyawannya dalam BPJS Ketenagakerjaan, karena minimnya pengetahuan tentang asuransi tersebut.

Selama ini, kata dia, masyarakat lebih mengenal BPJS Kesehatan, sementara untuk kecelakaan kerja menjadi domain BPJS Ketenagakerjaan.

“Sekarang kita tingkatkan sosialisasi ke masyarakat agar mereka mengetahui adanya BPJS Ketenagakerjaan,” kata dia, Rabu (6/12).

Ia menyampaikan,21.000 karyawan yang belum terlindungi asuransi ketenagakerjaan mayoritas berasal dari perusahaan kecil.

Jumlah itu berasal dari 3.000 perusahaan dengan rasio jumlah karyawan paling banyak tujuh orang.

“Mayoritas perusahaan ini adalah usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang ada di Kota Bekasi,” ujar Mariansah.

Meski demikian, perusahaan wajib mengikutsertakan karyawannya dalam BPJS Ketenagakerjaan.

Karena, hal itu sudah diatur dalam UU Nomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS dan PP Nomor 86 tahun 2013 tentang sanksi Administrasi.

Adapun sanksinya dimulai dari teguran tertulis, denda, pemberhentian layanan publik, salah satunya ijun usaha.

Karena itu, dengan adanya MoU dengan Pemerintah Kota Bekasi, pihaknya bersyukur karena bisa meningkatkan jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kota Bekasi.

Dia mencatat, jumlah karyawan yang telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kota Bekasi sekitar 270.000 orang. Jumlah itu terdiri dari 4.000 perusahaan dari skala menengah hingga besar.

“Ini yang lagi kita usahakan, agar 21.000 karyawan dari 3.000 perusahaan UMKM ini bisa terlindungi BPJS Ketenagakerjaan,” tandsnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...
Sulawesi - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:27 WIB

Miris, Anak Korban Gempa Palu Dicabuli, Baru 1 Pelaku Tertangkap

Duka bocah di bawah umur berinisial H semakin mendalam. Setelah menjadi korban gempa Palu, kini bocah 7 tahun itu ...
Sumatera Utara - Selasa, 16 Oktober 2018 - 15:44 WIB

Pedas! Harga Cabai di Medan Hampir Rp50 Ribu per Kilogram

Kaum ibu di Kota Medan kembali meringis seiring harga cabai dan sejumlah bahan pangan merangkak naik.Saat ini, harga cabai merah ...
Sumatera Utara - Sabtu, 13 Oktober 2018 - 16:31 WIB

13 Orang Tewas 10 Hilang Akibat Banjir Bandang Mandailing Natal

9 kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara dilanda banjir dan longsor yang terjadi pada, Jumat (12/10/2018).Sembilan kecamatan ...