Wednesday, 18 July 2018 | 12.13 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Ini Penyebab Puluhan Ribu Pekerja Belum Dilindungi Asuransi

Ini Penyebab Puluhan Ribu Pekerja Belum Dilindungi Asuransi

Reporter : Ardiansyah | Wednesday, 6 December 2017 - 19:26 WIB

IMG-7638

Ilustrasi Pekerja

Bekasi, kini.co.id – Pemerintah Kota Bekasi, menemukan sekitar 21.000 pekerja yang belum terlindungi asuransi kecelakaan kerja di wilayahnya.

Melalui Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu (DPMPST) Kota Bekasi, para pengusaha didesak agar mengiksertakan pekerjanya ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Kepala Kantor Cabang Bekasi Kota BPJS Ketenagakerjaan, Mariansah, mengatakan adanya perusahaan yang belum mengikutsertakan karyawannya dalam BPJS Ketenagakerjaan, karena minimnya pengetahuan tentang asuransi tersebut.

Selama ini, kata dia, masyarakat lebih mengenal BPJS Kesehatan, sementara untuk kecelakaan kerja menjadi domain BPJS Ketenagakerjaan.

“Sekarang kita tingkatkan sosialisasi ke masyarakat agar mereka mengetahui adanya BPJS Ketenagakerjaan,” kata dia, Rabu (6/12).

Ia menyampaikan,21.000 karyawan yang belum terlindungi asuransi ketenagakerjaan mayoritas berasal dari perusahaan kecil.

Jumlah itu berasal dari 3.000 perusahaan dengan rasio jumlah karyawan paling banyak tujuh orang.

“Mayoritas perusahaan ini adalah usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang ada di Kota Bekasi,” ujar Mariansah.

Meski demikian, perusahaan wajib mengikutsertakan karyawannya dalam BPJS Ketenagakerjaan.

Karena, hal itu sudah diatur dalam UU Nomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS dan PP Nomor 86 tahun 2013 tentang sanksi Administrasi.

Adapun sanksinya dimulai dari teguran tertulis, denda, pemberhentian layanan publik, salah satunya ijun usaha.

Karena itu, dengan adanya MoU dengan Pemerintah Kota Bekasi, pihaknya bersyukur karena bisa meningkatkan jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kota Bekasi.

Dia mencatat, jumlah karyawan yang telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kota Bekasi sekitar 270.000 orang. Jumlah itu terdiri dari 4.000 perusahaan dari skala menengah hingga besar.

“Ini yang lagi kita usahakan, agar 21.000 karyawan dari 3.000 perusahaan UMKM ini bisa terlindungi BPJS Ketenagakerjaan,” tandsnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jawa Barat - Thursday, 19 April 2018 - 20:56 WIB

Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berjanji akan memperjuangkan status guru honor di Jawa Barat. Sehingga, abdi ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:37 WIB

Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa

Tim verifikasi lapangan pelaksanaan terbaik tingkat nasional lomba lingkungan bersih dan sehat turun langsung ke lapangan ke Labuhanbatu Utara.Tim tersebut ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:11 WIB

Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah

Pemko Medan tandatangani MOU pelaksanaan e-katalog daerah dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Penandatanganan ini dilakukan langsung ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 05:52 WIB

Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah

Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah, memberikan kejutan kepada siswa dan siswi SMP Negeri 3 Kualuh Hulu dengan mendatangi langsung sekolah ...
Sumatera Utara - Tuesday, 12 December 2017 - 10:56 WIB

Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara ((Labura), Dwi Prantara mengatakan Apartur Sipil paratur(ASN) dituntut untuk selalu meningkatkan kedisiplinan saat bekerja.Hal itu ...
DKI Jakarta - Tuesday, 12 December 2017 - 10:38 WIB

Banjir kembali kepung Jakarta, Anies: Saya bertanggungjawab

Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Ibukota pada Senin (11/12) siang kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik seperti kawasan ...
Place your ads here...