Sabtu, 19 Januari 2019 | 23.08 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Nah Ketahuan, 21.000 Pekerja di Bekasi Belum Terlindungi Asuransi Ketenagakerjaan

Nah Ketahuan, 21.000 Pekerja di Bekasi Belum Terlindungi Asuransi Ketenagakerjaan

Reporter : Ardiansyah | Rabu, 6 Desember 2017 - 19:02 WIB

IMG-7636

Ilustrasi Pekerja

Bekasi, kini.co.id – Pemerintah Kota Bekasi mendesak kepada seluruh pengusaha di wilayahnya agar mendaftarkan para karyawannya menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Soalnya, Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu (DPMPST) Kota Bekasi, menemukan sekitar 21.000 pekerja di Kota Bekasi belum terlindungi asuransi kecelakaan kerja.

“Akibatnya, mereka tidak memiliki kepastian tentang penanggung jawab bila terjadi kecelakaan kerja. Karenanya kami minta perusahaan mendaftarkan karyawannya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” kata Kepala Bidang Penanaman Modal DPMPST Kota Bekasi, Edison Effendi, Rabu (6/12).

Lantaran itu, tidak menutup kemungkinan mereka harus merogoh uangnya sendiri untuk membiaya pengobatan.

Ia menjelaskan, jika perusahan ingin masukan karyawannya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan
harus melampirkan dokumen perpanjangan izin atau lampiran izin baru. Jika tidak, mereka tidak akan memperoleh izin dan keberadaan perusahaan itu ilegal.

“Mereka (perusahaan) tidak bisa memanipulasi data, kalau berkas itu tidak dilampirkan maka berkas tidak akan diproses,” jelas Edison.

Menurutnya, implementasi aturan ini telah dimulai sejak awal Desember 2017 ini. Hal ini tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kota Bekasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, pada Rabu (6/12).

“Pemerintah ingin karyawan mendapat perlindungan dan jaminan di tempat kerjanya bila terjadi kecelakaan,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jawa Barat - Sabtu, 19 Januari 2019 - 12:31 WIB

Tabrakan Beruntun di Tol Purbaleunyi, 12 Kendaraan Rusak

Sebanyak 12 kendaraan terlibat dalam kecelakaan beruntun di jalan tol Purbaleunyi tepatnya di Kilometer (KM) 92, wilayah Sukatani, Purwakarta, Jawa ...
Papua - Sabtu, 19 Januari 2019 - 12:17 WIB

Lagi, Anggota TNI Tertembak Saat Kontak Senjata dengan KKB Papua

Seorang anggota TNI kembali gugur saat kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di kawasan Longsoran Baganbaga, Distrik Yambi, Kabupaten ...
Kepulauan Riau - Kamis, 17 Januari 2019 - 17:12 WIB

Akhirnya pesawat kargo Etiopia diizinkan terbang

PESAWAT kargo Ethiopian yang dipaksa mendarat di Batam akhirnya diizinkan terbang kembali hari ini, Kamis (17/1/2019). Ethiopian Airlines meninggalkan Batam, ...
Sumatera Utara - Kamis, 17 Januari 2019 - 15:07 WIB

BI: Ada 5.480 Lembar Upal Beredar Selama 2018 di Sumut

Selama tahun 2018 ada 5.480 lembar uang palsu (upal) yang beredar di Sumut.Hal itu dikatakan Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan ...
Kepulauan Riau - Rabu, 16 Januari 2019 - 16:20 WIB

Astaga, Sekda Batam galang dana untuk bantu koruptor

SEKRETARIAT Daerah (Setda) Kota Batam mengeluarkan surat edaran permohonan bantuan terhadap salah seorang mantan Pegawai Negara Sipil (PNS) terpidana korupsi, ...
Kepulauan Riau - Senin, 14 Januari 2019 - 14:17 WIB

TNI AU paksa turun pesawat Ethiopia di Batam

TNI Angkatan Udara memaksa turun pesawat asal Ethiopia. Armada komersial negara di Afrika itu dipaksa mendarat di Batam, Kepri, oleh ...