Selasa, 23 Oktober 2018 | 20.26 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Nah Ketahuan, 21.000 Pekerja di Bekasi Belum Terlindungi Asuransi Ketenagakerjaan

Nah Ketahuan, 21.000 Pekerja di Bekasi Belum Terlindungi Asuransi Ketenagakerjaan

Reporter : Ardiansyah | Rabu, 6 Desember 2017 - 19:02 WIB

IMG-7636

Ilustrasi Pekerja

Bekasi, kini.co.id – Pemerintah Kota Bekasi mendesak kepada seluruh pengusaha di wilayahnya agar mendaftarkan para karyawannya menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Soalnya, Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu (DPMPST) Kota Bekasi, menemukan sekitar 21.000 pekerja di Kota Bekasi belum terlindungi asuransi kecelakaan kerja.

“Akibatnya, mereka tidak memiliki kepastian tentang penanggung jawab bila terjadi kecelakaan kerja. Karenanya kami minta perusahaan mendaftarkan karyawannya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” kata Kepala Bidang Penanaman Modal DPMPST Kota Bekasi, Edison Effendi, Rabu (6/12).

Lantaran itu, tidak menutup kemungkinan mereka harus merogoh uangnya sendiri untuk membiaya pengobatan.

Ia menjelaskan, jika perusahan ingin masukan karyawannya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan
harus melampirkan dokumen perpanjangan izin atau lampiran izin baru. Jika tidak, mereka tidak akan memperoleh izin dan keberadaan perusahaan itu ilegal.

“Mereka (perusahaan) tidak bisa memanipulasi data, kalau berkas itu tidak dilampirkan maka berkas tidak akan diproses,” jelas Edison.

Menurutnya, implementasi aturan ini telah dimulai sejak awal Desember 2017 ini. Hal ini tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kota Bekasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, pada Rabu (6/12).

“Pemerintah ingin karyawan mendapat perlindungan dan jaminan di tempat kerjanya bila terjadi kecelakaan,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:40 WIB

Hal-hal yang Paling Dirindukan Alumni Pesantren Ketika Tak Lagi Mondok

Menjadi santri di pondok pesantren merupakan kebanggaan tersendiri bagi alumni-alumni ponpes yang tersebar di seluruh Sumatera Utara.Bagaimana tidak, meski belajar ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:33 WIB

Dahsyatnya Medsos Pengaruhi Pola Pikir Anak Muda Tentang Politik

Politik kini mendapat tempat sedikit lebih banyak di hati para kawula muda.Yang dulunya samasekali 'emang gua pikirin', kini banyak anak ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 11:57 WIB

Hari Santri, RMI NU Sumut: Segera Sahkan UU Pondok Pesantren

Bangsa Indonesia sedang memperingati Hari Santri Nasional 2018 pada hari ini Senin (22/10/2018).Hari Santri Nasional sendiri, disahkan oleh Presiden RI, ...
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...