Sabtu, 20 Januari 2018 | 08.01 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>Pemprov DKI akan bangun 700 unit rumah DP 0 rupiah di Pondok Kelapa

Pemprov DKI akan bangun 700 unit rumah DP 0 rupiah di Pondok Kelapa

Reporter : Zainal Bakri | Selasa, 5 Desember 2017 - 16:46 WIB

IMG-7619

Ilustrasi rusunami. KiniNews/Rakisa.

Jakarta, kini.co.id – Pemprov DKI Jakarta segera merealisasikan program rumah DP Nol Rupiah pada tahun 2018 yang akan dibangun dengan konsep rumah susun sederhana milik atau rusunami.

Untuk pilot project pertama akan dibangun di Pondok Kelapa, Jakarta Timur sebanyak 700 unit.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI, Agustino Dharmawan, di Jakarta, Selasa (5/12) mengatakan, rumah DP Nol Rupiah itu memang sengaja dibangun dengan konsep rusunami karena kalau untuk pembangunan konsep rumah tapak di wilayah DKI Jakarta lahannya sangat terbatas.

Rencananya, kata Agustino, hunian dengan konsep rusunami tersebut akan dibangun di daerah Pulogadung, Jakarta Timur (Jaktim). Hunian itu, nantinya akan memiliki empat tower.

“Selain itu, untuk pembangunannya, kami akan melibatkan beberapa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Jadi, bukan hanya Pemprov DKI sendiri yang mengerjakannya,” ungkapnya.

Senada Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan menambahkan awal tahun 2018 sudah bisa mulai dengan pilot project pertama di Pondok Kelapa.

Yoory menjelaskan rumah dengan DP 0 rupiah yang akan dibangun PD Pembangunan Sarana Jaya itu mencapai 700 unit dari dua tower.

“(Luasnya) 1,3 hektare. Ada dua tower, kurang lebih 700 unit,” kata dia.

Rumah dengan DP 0 rupiah, kata Yoory, akan dibangun secara vertikal, seperti apartemen. Rumah itu tidak bisa dibangun dengan rumah tapak karena keterbatasan lahan di Ibu Kota.

“Jadi, harus vertical housing. Mudah-mudahan target kami 2018 awal sudah bisa groundbreaking,” ucap Yoory.

Menurut Yoory, rumah dengan DP 0 rupiah di Pondok Kelapa akan dibangun menggunakan anggaran internal PD Pembangunan Sarana Jaya. Namun, dia belum menyebutkan total anggaran yang diperlukan. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:58 WIB

3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Bekasi segera melakukan trauma healing terhadap tiga korban cabul yakni, RK (12), DK (13) ...
Mahasiswa: Menteri Pertanian Tak Berhasil Wujudkan Kedaulatan Pangan
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:52 WIB

Mahasiswa: Menteri Pertanian Tak Berhasil Wujudkan Kedaulatan Pangan

Naiknya harga beras ditengah-tengah masyarakat saat ini cukup menghebohkan masyarakat Indonesia, tidak terkecuali di Kota Bekasi. Hebohnya lagi, Kementerian Pertanian ...
Kerap Nonton Video Porno, Oknum Guru Ini Cabuli 3 Siswanya
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:48 WIB

Kerap Nonton Video Porno, Oknum Guru Ini Cabuli 3 Siswanya

Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Kombespol Indarto, mengungkapkan bahwa alasan oknum guru di Yayasan Teratai Putih Global School, tega ...
Akhir Bandar Narkoba di Kayuringin
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:45 WIB

Akhir Bandar Narkoba di Kayuringin

Kepolisian Sektor Bekasi Timur meringkus bandar narkoba di Jalan Tunggul V, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan. Pelaku atas nama ...
Pembenahan Danau Toba pacu optimis target sejuta wisman ke Sumut tercapai
Sumatera Utara - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:41 WIB

Pembenahan Danau Toba pacu optimis target sejuta wisman ke Sumut tercapai

Target kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumatera Utara sebanyak satu juta orang pada 2019 optimistis tercapai. Optimisme mencuat seiring adanya pembenahan ...
Soal mahar politik, Siswandi-Euis penuhi panggilan Panwaslu
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 15:30 WIB

Soal mahar politik, Siswandi-Euis penuhi panggilan Panwaslu

Brigadir Jenderal (Purn) Siswandi- Euis Fery Fatayaty, pasangan bakal calon yang gagal maju pada Pemilihan Wali Kota Cirebon memenuhi ...