Senin, 22 Oktober 2018 | 04.07 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Banjir Kota Medan telan dua korban nyawa

Banjir Kota Medan telan dua korban nyawa

Reporter : Fauzan | Minggu, 3 Desember 2017 - 16:12 WIB

IMG-7605

Petugas BPBD Kota Medan melakukan evakuasi anak-anak yang rumah orangtuanya terendam banjir, Ahad (3/12). KiniNews/Pusdalops BPBD Kota Medan.

Medan , kini.co.id – Banjir yang melanda pinggiran Sungai Deli, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun, Medan merenggut dua korban nyawa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jumlah korban tewas akibat banjir itu adalah dua orang bocah, yakni Mohammad Noval (5) dan Muhammad Ikhsan (7).

Kedua bocah itu tewas akibat terseret arus akibat banjir besar yang terjadi pada Sabtu (2/12) kemarin.

Manajer Pusdalops BPBD Kota Medan, M Yunus, mengatakan, Noval ditemukan timnya bersama warga di Gang Merdeka, Kelurahan Sei Mati, pada Ahad (3/12) pukul 09.30 Wib.

Bocah itu sempat dilaporkan hilang setelah ditinggal orang tuanya tanpa pengawasan.

“Menurut keterangan warga setempat, pada pukul 07.00 Wib korban diketahui menunggu orangtuanya yang pergi melihat situasi rumah mereka yang kebanjiran,” ujarnya.

Sekembali dari rumah mereka yang masih berada di lingkungan itu, orang tua Noval, pasangan Irwanto dan Khadijah, tidakl menemukan anaknya di tempat dia ditinggalkan.

“Orangtua korban dibantu TRC BPBD Kota Medan bersama warga mencari keberadaan bocah itu. Korban ditemukan di Gang Merdeka, tidak jauh dari lokasinya menunggu. Dia langsung dibawa ke RS Teratai, Kampung Baru, namun nyawanya tidak dapat tertolong. Korban disemayamkan di rumah neneknya di Jalan Seksama, Medan,” jelas Yunus.

Korban tewas di lokasi yang sama ternyata bertambah. Sekitar pukul 12.45 Wib, kembali ditemukan anak laki-laki yang tenggelam. Korban bernama M Ikhsan (7).

Menurut keterangan warga, Ikhsan terlihat bermain air atau mandi bersama beberapa temannya sekitar lokasi rumahnya yang terkena banjir, sekitar pukul 09.00 Wib.

Sekitar pukul 12.00 Wib, orang tuanya, Akhmad Sani dan Erni Batubara, mencari bocah itu. Mereka dibantu warga dan TRC BPBD Kota Medan.

“Korban ditemukan di Gang merdeka atau jalan menurun, lebih kurang 20 meter dari rumahnya. Korban sudah dalam kondisi kaku dan langsung dibawa ke RS Teratai, namun nyawanya juga tidak dapat tertolong,” jelas Yunus.

Kawasan tempat tinggal kedua korban merupakan salah satu lokasi langganan banjir di Kota Medan. Selain di sana, sejumlah kawasan rendah di tepi aliran sungai di Medan dilanda banjir sejak subuh.

Di Kelurahan Sei Mati, air menggenangi rumah warga di Lingkungan II dan IV dengan ketinggian 25 cm hingga 50 cm.

Jumlah keluarga yang terdampak sekitar 717 KK. Sementara di lingkungan II dan IV Kelurahan Aur rumah warga sudah direndam air antara 25 Cm hingga 40 Cm. Jumlah keluarga yang terdampak di Kelurahan ini sekitara 278 KK.

Banjir juga melanda kawasan Jalan Luku Gang Bersama Lingkungan III, Kel. Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor.

Air dari luapan Sungai Babura merendam rumah warga dengan ketinggian 30 Cm hingga 40 Cm. Jumlah keluarga yang terdampak sekitar 145 KK.

Sebagian warga masih bertahan di rumah masing-masing, dan sebagian lainnya mengungsi di Masjid Al Mutaqqin.

Saat ini, hujan masih melanda Kota Medan. Warga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...
Sulawesi - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:27 WIB

Miris, Anak Korban Gempa Palu Dicabuli, Baru 1 Pelaku Tertangkap

Duka bocah di bawah umur berinisial H semakin mendalam. Setelah menjadi korban gempa Palu, kini bocah 7 tahun itu ...
Sumatera Utara - Selasa, 16 Oktober 2018 - 15:44 WIB

Pedas! Harga Cabai di Medan Hampir Rp50 Ribu per Kilogram

Kaum ibu di Kota Medan kembali meringis seiring harga cabai dan sejumlah bahan pangan merangkak naik.Saat ini, harga cabai merah ...
Sumatera Utara - Sabtu, 13 Oktober 2018 - 16:31 WIB

13 Orang Tewas 10 Hilang Akibat Banjir Bandang Mandailing Natal

9 kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara dilanda banjir dan longsor yang terjadi pada, Jumat (12/10/2018).Sembilan kecamatan ...