Senin, 11 Desember 2017 | 10.52 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Dua paslon perseorangan gagal bertarung di Pilkada Majalengka

Dua paslon perseorangan gagal bertarung di Pilkada Majalengka

Minggu, 3 Desember 2017 - 10:29 WIB

IMG-7601

Ketua KPU Majalengka, Supriyatna (kanan) bersama komisioner dalam rapat teknis tahapan Pilkada 2018. KiniNews/Dok.

Majalengka , kini.co.id – Dua bakal calon perseorangan yang akan maju menjadi calon Bupati dan Wakil Bupati Majalengka pada Pilkada 2018, dinyatakan tidak memenuhi syarat oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Majalengka.

Dalam rapat pleno yang digelar KPU Majalengka akhir November 2017, kedua pasangan tersebut tidak memenuhi persyaratan yang harus dilakukan untuk maju melalui jalur perseorangan.

Ketua KPU Majalengka, Supriyatna mengatakan, dua bakal calon (Balon) yang dinyatakan tidak memenuhi syarat, yaitu pasangan Ating Sudirman dan Enther Nizar, serta pasangan Rosyid dan Toton Patoni.

Persyaratan yang diajukan keduanya tidak memenuhi jumlah dukungan yang harus dipenuhi oleh masing-masing calon perseorangan.

“Iya kedua pasangan itu tidak bisa memenuhi dukungan B2KWK ( rekapitulasi berkas dukungan),” kata Supriyatna saat dihubungi, Ahad (3/12).

Supriyatna menjelaskan, untuk bisa maju menjadi calon perseorangan di Kabupaten Majalengka, masing-masing pasangan calon harus memenuhi dukungan berupa KTP hingga 72.470.

Untuk pasangan Ating Sudirman dan Enther Nizar, mengajukan dukungan sebanyak 73.906.
Namun setelah dilakukan verifikasi, hanya berjumlah 62.366. Sehingga kurang 10.104 dukungan.

Dengan demikian, pasangan Enter Nizar, anak dari pengusaha kenamaan di Kota Angin itu gagal bertarung.

Sedangkan untuk pasangan Rosyid dan Toton Patoni, jumlah dukungan B2KWK-nya, hanya berjumlah 55.163 dukunga, jauh dari persyaratan dukungan yang mencapai 72.470 dukungan.

Sementara itu Komisioner KPU Majalengka Divisi Teknis, Cecep Jamaksari menambahkan dengan tidak dipenuhi persyaratan yang sudah ditentukan oleh kedua pasangan calon perseorangan itu maka secara otomatis dinyatakan gugur dari pencalonan.

“Dengan gugurnya dua pasangan itu, berarti Pilkada Majalengka tidak akan diikiuti oleh calon perseorangn yang akan bertarung di Pilkada Majalengka nanti,” ungkapnya.

Selanjutnya kata Cecep, pihaknya tengah mempersiapkan tahapan selanjutnya yakni pendaftaran bakal calon kepala daerah melalui jalur partai politik atau gabungan partai politik yang akan dimulai awal Januari 2018 mendatang.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Ivan Iskandar Batubara siap dampingi Tengku Erry di Pilgub Sumut
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 09:10 WIB

Ivan Iskandar Batubara siap dampingi Tengku Erry di Pilgub Sumut

Mengikuti jejak Sandiaga Salahudin Uno yang melepas jabatan Wakil Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) dan berkiprah di politik, hal itu ...
Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 06:48 WIB

Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi

Kasus pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM) di Sumatera Utara masih sangat tinggi dan memprihatinkan. Berdasarkan catatan Komisi Orang Hilang dan ...
Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 00:02 WIB

Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam

Pihak penggagas dan panitia festival durian Sindangwangi 2017 masih belum memberikan jawaban terkait banyaknya keluhan pengunjung yang sudah membeli tiket ...
PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018
Sumatera Utara - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:42 WIB

PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018

Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mencalonkan mantan Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi dalam pemilihan gubernur Sumatera Utara 2018.Dukungan ...
Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:26 WIB

Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan

Banyaknya keluhan masyarakat terkait kekecewaannya saat mengunjungi Festival Durian Sindangwangi 2017 di Pasar Ikan, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten ...
KLHK segel limbah medis di TPS  Cirebon
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 19:27 WIB

KLHK segel limbah medis di TPS Cirebon

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyegel tempat pembuangan sementara (TPS) yang berisikan limbah medis di Cirebon, Jawa Barat. "Saat ini ...