Minggu, 20 Januari 2019 | 00.24 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Dua paslon perseorangan gagal bertarung di Pilkada Majalengka

Dua paslon perseorangan gagal bertarung di Pilkada Majalengka

Minggu, 3 Desember 2017 - 10:29 WIB

IMG-7601

Ketua KPU Majalengka, Supriyatna (kanan) bersama komisioner dalam rapat teknis tahapan Pilkada 2018. KiniNews/Dok.

Majalengka , kini.co.id – Dua bakal calon perseorangan yang akan maju menjadi calon Bupati dan Wakil Bupati Majalengka pada Pilkada 2018, dinyatakan tidak memenuhi syarat oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Majalengka.

Dalam rapat pleno yang digelar KPU Majalengka akhir November 2017, kedua pasangan tersebut tidak memenuhi persyaratan yang harus dilakukan untuk maju melalui jalur perseorangan.

Ketua KPU Majalengka, Supriyatna mengatakan, dua bakal calon (Balon) yang dinyatakan tidak memenuhi syarat, yaitu pasangan Ating Sudirman dan Enther Nizar, serta pasangan Rosyid dan Toton Patoni.

Persyaratan yang diajukan keduanya tidak memenuhi jumlah dukungan yang harus dipenuhi oleh masing-masing calon perseorangan.

“Iya kedua pasangan itu tidak bisa memenuhi dukungan B2KWK ( rekapitulasi berkas dukungan),” kata Supriyatna saat dihubungi, Ahad (3/12).

Supriyatna menjelaskan, untuk bisa maju menjadi calon perseorangan di Kabupaten Majalengka, masing-masing pasangan calon harus memenuhi dukungan berupa KTP hingga 72.470.

Untuk pasangan Ating Sudirman dan Enther Nizar, mengajukan dukungan sebanyak 73.906.
Namun setelah dilakukan verifikasi, hanya berjumlah 62.366. Sehingga kurang 10.104 dukungan.

Dengan demikian, pasangan Enter Nizar, anak dari pengusaha kenamaan di Kota Angin itu gagal bertarung.

Sedangkan untuk pasangan Rosyid dan Toton Patoni, jumlah dukungan B2KWK-nya, hanya berjumlah 55.163 dukunga, jauh dari persyaratan dukungan yang mencapai 72.470 dukungan.

Sementara itu Komisioner KPU Majalengka Divisi Teknis, Cecep Jamaksari menambahkan dengan tidak dipenuhi persyaratan yang sudah ditentukan oleh kedua pasangan calon perseorangan itu maka secara otomatis dinyatakan gugur dari pencalonan.

“Dengan gugurnya dua pasangan itu, berarti Pilkada Majalengka tidak akan diikiuti oleh calon perseorangn yang akan bertarung di Pilkada Majalengka nanti,” ungkapnya.

Selanjutnya kata Cecep, pihaknya tengah mempersiapkan tahapan selanjutnya yakni pendaftaran bakal calon kepala daerah melalui jalur partai politik atau gabungan partai politik yang akan dimulai awal Januari 2018 mendatang.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jawa Barat - Sabtu, 19 Januari 2019 - 12:31 WIB

Tabrakan Beruntun di Tol Purbaleunyi, 12 Kendaraan Rusak

Sebanyak 12 kendaraan terlibat dalam kecelakaan beruntun di jalan tol Purbaleunyi tepatnya di Kilometer (KM) 92, wilayah Sukatani, Purwakarta, Jawa ...
Papua - Sabtu, 19 Januari 2019 - 12:17 WIB

Lagi, Anggota TNI Tertembak Saat Kontak Senjata dengan KKB Papua

Seorang anggota TNI kembali gugur saat kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di kawasan Longsoran Baganbaga, Distrik Yambi, Kabupaten ...
Kepulauan Riau - Kamis, 17 Januari 2019 - 17:12 WIB

Akhirnya pesawat kargo Etiopia diizinkan terbang

PESAWAT kargo Ethiopian yang dipaksa mendarat di Batam akhirnya diizinkan terbang kembali hari ini, Kamis (17/1/2019). Ethiopian Airlines meninggalkan Batam, ...
Sumatera Utara - Kamis, 17 Januari 2019 - 15:07 WIB

BI: Ada 5.480 Lembar Upal Beredar Selama 2018 di Sumut

Selama tahun 2018 ada 5.480 lembar uang palsu (upal) yang beredar di Sumut.Hal itu dikatakan Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan ...
Kepulauan Riau - Rabu, 16 Januari 2019 - 16:20 WIB

Astaga, Sekda Batam galang dana untuk bantu koruptor

SEKRETARIAT Daerah (Setda) Kota Batam mengeluarkan surat edaran permohonan bantuan terhadap salah seorang mantan Pegawai Negara Sipil (PNS) terpidana korupsi, ...
Kepulauan Riau - Senin, 14 Januari 2019 - 14:17 WIB

TNI AU paksa turun pesawat Ethiopia di Batam

TNI Angkatan Udara memaksa turun pesawat asal Ethiopia. Armada komersial negara di Afrika itu dipaksa mendarat di Batam, Kepri, oleh ...