Selasa, 23 Oktober 2018 | 21.43 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Dua paslon perseorangan gagal bertarung di Pilkada Majalengka

Dua paslon perseorangan gagal bertarung di Pilkada Majalengka

Minggu, 3 Desember 2017 - 10:29 WIB

IMG-7601

Ketua KPU Majalengka, Supriyatna (kanan) bersama komisioner dalam rapat teknis tahapan Pilkada 2018. KiniNews/Dok.

Majalengka , kini.co.id – Dua bakal calon perseorangan yang akan maju menjadi calon Bupati dan Wakil Bupati Majalengka pada Pilkada 2018, dinyatakan tidak memenuhi syarat oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Majalengka.

Dalam rapat pleno yang digelar KPU Majalengka akhir November 2017, kedua pasangan tersebut tidak memenuhi persyaratan yang harus dilakukan untuk maju melalui jalur perseorangan.

Ketua KPU Majalengka, Supriyatna mengatakan, dua bakal calon (Balon) yang dinyatakan tidak memenuhi syarat, yaitu pasangan Ating Sudirman dan Enther Nizar, serta pasangan Rosyid dan Toton Patoni.

Persyaratan yang diajukan keduanya tidak memenuhi jumlah dukungan yang harus dipenuhi oleh masing-masing calon perseorangan.

“Iya kedua pasangan itu tidak bisa memenuhi dukungan B2KWK ( rekapitulasi berkas dukungan),” kata Supriyatna saat dihubungi, Ahad (3/12).

Supriyatna menjelaskan, untuk bisa maju menjadi calon perseorangan di Kabupaten Majalengka, masing-masing pasangan calon harus memenuhi dukungan berupa KTP hingga 72.470.

Untuk pasangan Ating Sudirman dan Enther Nizar, mengajukan dukungan sebanyak 73.906.
Namun setelah dilakukan verifikasi, hanya berjumlah 62.366. Sehingga kurang 10.104 dukungan.

Dengan demikian, pasangan Enter Nizar, anak dari pengusaha kenamaan di Kota Angin itu gagal bertarung.

Sedangkan untuk pasangan Rosyid dan Toton Patoni, jumlah dukungan B2KWK-nya, hanya berjumlah 55.163 dukunga, jauh dari persyaratan dukungan yang mencapai 72.470 dukungan.

Sementara itu Komisioner KPU Majalengka Divisi Teknis, Cecep Jamaksari menambahkan dengan tidak dipenuhi persyaratan yang sudah ditentukan oleh kedua pasangan calon perseorangan itu maka secara otomatis dinyatakan gugur dari pencalonan.

“Dengan gugurnya dua pasangan itu, berarti Pilkada Majalengka tidak akan diikiuti oleh calon perseorangn yang akan bertarung di Pilkada Majalengka nanti,” ungkapnya.

Selanjutnya kata Cecep, pihaknya tengah mempersiapkan tahapan selanjutnya yakni pendaftaran bakal calon kepala daerah melalui jalur partai politik atau gabungan partai politik yang akan dimulai awal Januari 2018 mendatang.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:40 WIB

Hal-hal yang Paling Dirindukan Alumni Pesantren Ketika Tak Lagi Mondok

Menjadi santri di pondok pesantren merupakan kebanggaan tersendiri bagi alumni-alumni ponpes yang tersebar di seluruh Sumatera Utara.Bagaimana tidak, meski belajar ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:33 WIB

Dahsyatnya Medsos Pengaruhi Pola Pikir Anak Muda Tentang Politik

Politik kini mendapat tempat sedikit lebih banyak di hati para kawula muda.Yang dulunya samasekali 'emang gua pikirin', kini banyak anak ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 11:57 WIB

Hari Santri, RMI NU Sumut: Segera Sahkan UU Pondok Pesantren

Bangsa Indonesia sedang memperingati Hari Santri Nasional 2018 pada hari ini Senin (22/10/2018).Hari Santri Nasional sendiri, disahkan oleh Presiden RI, ...
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...