Selasa, 23 Oktober 2018 | 21.09 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Kopi Humbang Hasundutan yang kian mendunia

Kopi Humbang Hasundutan yang kian mendunia

Minggu, 3 Desember 2017 - 09:42 WIB

IMG-7599

Pedagang kopi asal Dolok Sanggul menjajakan kopinya di pasar Humbang Hasundutan. Foto: Rumahkopiranin.

Humbang Hasundutan, kini.co.id – Kopi Arabika asal Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, semakin mendunia seiring dengan rutinnya ekspor kopi ke beberapa negara di mancanegara seperti Amerika, Jerman serta Korea Selatan.

Kepala Dinas Pertanian Humbang Hasundutan, Juntar Marbun mengatakan, dalam dua tahun terakhir ini kopi menjadi komoditas yang sangat menjanjikan bagi petani seiring dengan semakin tingginya permintaan pasar terhadap kopi asal daerah itu.

Tidak tanggung-tanggung, kopi yang dihasilkan petani daerah itu sudah kualitas ekspor sehingga permintaan dari beberapa negara di Amerika dan Eropa serta Asia semakin tinggi.

“Itu informasi yang kami dapat dari beberapa eksportir. Dalam dua tahun terakhir memang prospeknya sangat menjanjikan. Kalau sebelumnya permintaan hanya sebatas dalam negeri saja terutama ke Medan, tapi sekarang sudah mendunia,” katanya di Humbang Hasundutan, Ahad (3/12).

Menurutnya seiring dengan semakin tingginya permintaan, pihaknya juga terus meningkatkan edukasi kepada masyarakat khususnya petani kopi agar terus meningkatkan kualitas produk kopi yang dihasilkan, di antaranya dengan memberikan pelatihan tata cara bertanam kopi yang baik.

“Itu juga kita lakukan agar masyarakat semakin tertarik untuk bertanam kopi, karena memang prospeknya yang cukup menjanjikan dalam upaya peningkatan perekonomian petani,” katanya dilansir Antara.

Sementara Ketua Komunitas Horas Halak Hita (H3) Said Idrus mengatakan kopi merupakan salah satu komoditas unggulan di Sumatera Utara yang mulai diminati banyak orang, penghasil utamanya seperti Kabupaten Dairi, Tapanuli Utara, Simalungun, Karo, dan Humbang Hasundutan.

Kabupaten Humbang Hasundutan memiliki suhu udara berkisar antara 17-29 derajat celcius dan berada di ketinggian 1.000-1.400 mdpl didukung dengan jenis tanah yang sangat cocok untuk perkebunan kopi.

Kabupaten Humbang Hasundutan yang tersebar di Kecamatan Lintongnihuta, Dolok Sanggul, Paranginan, Pollung, dan Onan Ganjang.

Beberapa produk kopi Arabica yang terdapat di Sumatera Utara khas Humbang Hasundutan adalah kopi Lintong, dan Kopi Dolok Sanggul.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:40 WIB

Hal-hal yang Paling Dirindukan Alumni Pesantren Ketika Tak Lagi Mondok

Menjadi santri di pondok pesantren merupakan kebanggaan tersendiri bagi alumni-alumni ponpes yang tersebar di seluruh Sumatera Utara.Bagaimana tidak, meski belajar ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:33 WIB

Dahsyatnya Medsos Pengaruhi Pola Pikir Anak Muda Tentang Politik

Politik kini mendapat tempat sedikit lebih banyak di hati para kawula muda.Yang dulunya samasekali 'emang gua pikirin', kini banyak anak ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 11:57 WIB

Hari Santri, RMI NU Sumut: Segera Sahkan UU Pondok Pesantren

Bangsa Indonesia sedang memperingati Hari Santri Nasional 2018 pada hari ini Senin (22/10/2018).Hari Santri Nasional sendiri, disahkan oleh Presiden RI, ...
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...