Jumat, 19 Oktober 2018 | 12.19 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Puluhan Kelurahan di Tebing Tinggi terendam banjir

Puluhan Kelurahan di Tebing Tinggi terendam banjir

Sabtu, 2 Desember 2017 - 20:56 WIB

IMG-7597

Belasan kendaraan terendam di Medan Deli, Medan, Sumut. Istimewa

Tebing Tinggi, kini.co.id – Sebanyak 21 kelurahan di lima kecamatan di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, terendam banjir sehingga menyebabkan 4.833 kepala keluarga atau 18 ribu jiwa terpaksa harus mengungsi ke daerah yang tidak terdampak banjir.

Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan, mengatakan, banjir terjadi akibat meluapnya Sei-Padang dan Sei-Bahilang yang tak mampu menampung debet air akibat hujan yang terus menerus sejak Jumat (1/12) malam di hulu kedua sungai.

Banjir dengan ketinggian 40 cm sampai 1 meter tersebut juga merendam RS.Swasta Sri Pamela sehingga beberapa pasien opname terpaksa diamankan dengan perahu karet dibawa ke RS.Kumpulan Pane untuk sementara mendapatkan perawatan.

Kondisi itu semakin diperparah lagi karena belum dibukanya beronjong yang ada di Sungai Padang dari pintu air lama yang dibangun Badan Wilayah Sungai Sumut, meskipun DAM pengganti Bajayayu sudah hampir rampung sehingga menghambat jalan air sungai Padang mengalir.

“Pemerintah Kota Tebingtinggi untuk sementara menanggulangi keadaan darurat para pengungsi banjir itu dengan menyiapkan 18 ribu ton beras dan 10 ribu bungkus nasi yang sudah disalurkan kepada para pengungsi,” kata Umar di Tebing Tinggi, Sabtu (2/12) seperti dilansir Antara.

Umar mengungkapkan sempat turun ke lapangan bersama sejumlah pejabat memantau langsung kondisi banjir memerintahkan semua kepala dinas agar tetap berada di Tebingtinggi dan terus memantau kondisi banjir.

Kepada camat dan lurah terutama yang daerahnya terendam banjir agar senantiasa waspada mengawasi warganya, jika memerlukan bantuan segera laporkan dan kerjakan secepat mungkin, demikian juga petugas kesehatan dari Dinkes dan RSUD.Kumpulan Pane.

“Kepada warga juga diimbau agar tetap waspada terutama arus litrik jangan hidupkan lampu rumah yang kosong, awasi anak-anak yang bermain banjir, dan segera lakukan evakuasi para orang tua, jompo dan wanita,” tandasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...
Sulawesi - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:27 WIB

Miris, Anak Korban Gempa Palu Dicabuli, Baru 1 Pelaku Tertangkap

Duka bocah di bawah umur berinisial H semakin mendalam. Setelah menjadi korban gempa Palu, kini bocah 7 tahun itu ...
Sumatera Utara - Selasa, 16 Oktober 2018 - 15:44 WIB

Pedas! Harga Cabai di Medan Hampir Rp50 Ribu per Kilogram

Kaum ibu di Kota Medan kembali meringis seiring harga cabai dan sejumlah bahan pangan merangkak naik.Saat ini, harga cabai merah ...
Sumatera Utara - Sabtu, 13 Oktober 2018 - 16:31 WIB

13 Orang Tewas 10 Hilang Akibat Banjir Bandang Mandailing Natal

9 kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara dilanda banjir dan longsor yang terjadi pada, Jumat (12/10/2018).Sembilan kecamatan ...
Sulawesi - Jumat, 12 Oktober 2018 - 14:16 WIB

Berbahaya, Praktik Pemasangan Behel Tak Profesional Akan Ditertibkan

Memakai kawat gigi atau behel pada awalnya terkait masalah kesehatan gigi. Namun lama-kelamaan tren memakai kawat gigi digandrungi remaja baik ...
Aceh - Jumat, 12 Oktober 2018 - 12:39 WIB

Hujan Sepekan, Puluhan Rumah di Aceh Barat Terendam Banjir

Akibat curah hujan yang tinggi selama sepekan terakhir, puluhan rumah di Desa Cot Amun, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi ...