Sabtu, 19 Januari 2019 | 23.58 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>Polisi kerahkan ribuan personil amankan Maulid Nabi di Monas

Polisi kerahkan ribuan personil amankan Maulid Nabi di Monas

Jumat, 1 Desember 2017 - 14:17 WIB

IMG-7586

Polisi Apel di Monas (KiniNews/Ist)

Jakarta, kini.co.id – Aparat kepolisian daerah (Polda) Metro Jaya dikerahkan dalam pengamanan acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar oleh Majelis Rasulullah di Lapang Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/12).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besae Argo Yuwono menyatakan ada sekitar 1.000 personel Polda yang dikerahkan untuk mengamankan gelaran Maulid Nabi Muhammad SAW di Monas itu.

“Ada 1.000-an orang personel yang dikerahkan untuk mengamankan acara itu, seluruhnya dari Polda Metro,” kata Kombes Argo saat dihubungi di Jakarta, Jumat (1/12).

Ribuan jemaah Majelis Rasullah sudah memadati lapangan Monas sejak sekitar pukul 06.00 WIB untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW 1439 Hijriah.

Dari pantauan, separuh jalan Medan Merdeka Selatan yang berada di depan kantor Balaikota hingga Kedutaan Besar Amerika Serikat digunakan sebagai tempat parkir motor para jemaah.

Sejumlah tokoh hadir dalam acara itu seperti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Majelis Ulama Indoenesia (MUI) Ma’ruf Amin.

Kegiatan itu ini berlangsung setelah dicabutnya larangan kegiatan keagamaan di lapangan Monas oleh Anies Baswedan seperti terjadi pada masa kepemimpinan Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama.

“Saya ingin sampaikan juga terima kasih dan apresiasi majelis-majelis seperti ini turut menjaga kedamaian, ketenangan, kenyamanan di kota Jakarta. Mereka sudah hadir bertahun-tahun dan pengajian-pengajian inilah menjadi salah satu pilar untuk membuat suasana kita menjadi suasana yang teduh,” kata Anies Baswedan seusai acara.

Ia menegaskan bahwa Monas dapat digunakan untuk warga berkumpul dan berdzikir.

“Dulu namanya lapangan Gambir, sekarang disebut lapangan Medan merdeka dan lapangan merdeka inilah dzikir bisa dilakukan. Kami bersyukur bahwa negeri ini adalah negeri Pancasila, sila pertamanya adalah Ketuhanan yang Maha Esa. Atas dasar itulah tempat ini kita berikan kesempatan untuk kegiatan, keagamaan, kebudayaan dan lain-lain,” ungkap Anies dilansir Antara.

Melalui Peraturan Gubernur Nomor 186 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 160 Tahun 2017 Tentang Pengelolaan Kawasan Monumen Nasional, akhirnya ditetapkan kembali bahwa Monas bisa digunakan untuk kegiatan pendidikan, sosial, budaya, dan keagamaan.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jawa Barat - Sabtu, 19 Januari 2019 - 12:31 WIB

Tabrakan Beruntun di Tol Purbaleunyi, 12 Kendaraan Rusak

Sebanyak 12 kendaraan terlibat dalam kecelakaan beruntun di jalan tol Purbaleunyi tepatnya di Kilometer (KM) 92, wilayah Sukatani, Purwakarta, Jawa ...
Papua - Sabtu, 19 Januari 2019 - 12:17 WIB

Lagi, Anggota TNI Tertembak Saat Kontak Senjata dengan KKB Papua

Seorang anggota TNI kembali gugur saat kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di kawasan Longsoran Baganbaga, Distrik Yambi, Kabupaten ...
Kepulauan Riau - Kamis, 17 Januari 2019 - 17:12 WIB

Akhirnya pesawat kargo Etiopia diizinkan terbang

PESAWAT kargo Ethiopian yang dipaksa mendarat di Batam akhirnya diizinkan terbang kembali hari ini, Kamis (17/1/2019). Ethiopian Airlines meninggalkan Batam, ...
Sumatera Utara - Kamis, 17 Januari 2019 - 15:07 WIB

BI: Ada 5.480 Lembar Upal Beredar Selama 2018 di Sumut

Selama tahun 2018 ada 5.480 lembar uang palsu (upal) yang beredar di Sumut.Hal itu dikatakan Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan ...
Kepulauan Riau - Rabu, 16 Januari 2019 - 16:20 WIB

Astaga, Sekda Batam galang dana untuk bantu koruptor

SEKRETARIAT Daerah (Setda) Kota Batam mengeluarkan surat edaran permohonan bantuan terhadap salah seorang mantan Pegawai Negara Sipil (PNS) terpidana korupsi, ...
Kepulauan Riau - Senin, 14 Januari 2019 - 14:17 WIB

TNI AU paksa turun pesawat Ethiopia di Batam

TNI Angkatan Udara memaksa turun pesawat asal Ethiopia. Armada komersial negara di Afrika itu dipaksa mendarat di Batam, Kepri, oleh ...