Selasa, 23 Oktober 2018 | 21.22 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Tawuran Antar Kampung di Bekasi Pecah, 1 Orang Tewas

Tawuran Antar Kampung di Bekasi Pecah, 1 Orang Tewas

Reporter : Ardiansyah | Senin, 27 November 2017 - 20:24 WIB

IMG-7554

Tawuran pelajar di Jakarta (Ist)

Bekasi, kini.co.id – Aksi Tawuran antara Kampung Simbang dan Kampung Lokomotif pecah di halaman parkir Alfamidi, Kampung Kaliabang Tengah RT 009/015, Kelurahan Kaliabang, Kecamatan Bekasi Utara, Senin (27/11) dini hari pukul 01.15 WIB.

Akibatnya, satu orang meregang nyawa ketika tertangkap dan dihabisi menggunakan senjata tajam. Korban adalah Reza Apriansya (15) warga Kampung Lokomotif RT 003/005, Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara.

Kepala Kepolisian Sektor Bekasi Utara, AKP Suyoto, mengatakan jika pihaknya juga mendapatkan beberapa korban yang mengalami luka bacok serius. Semua korban berasal dari Kampung Lokomotif.

“Korban Akbarudin Bin Jahrudin (23) mengalami luka bacok di bagian kepala atas, lengan tangan kanan dan telinga kanan. Hapiz Khotami (16) alami luka di bagian paru belakang nembus paru-paru akibat bacokan. Elvin Hidayat (21) alami luka bacok di bagian bahu sebelah kiri, bahu sebelah kanan, dan pinggang sebelah kiri,” jelas dia.

Salah satu kakak korban, Reni Anggraini (21) kepada polisi mengaku jika adiknya yang menjadi korban pembantaian keluar rumah sekitar jam 01.00 WIB dari rumah. Kepada kakanya, korban meminta ijin keluar rumah tanpa memberikan penjelasan.

Namun kagetnya, setelah pukul 01.30 WIB, Renny malah mendengar kabar kalau adiknya berada di Rumah Sakit Seto meninggal dunia saat dalam perjalanan.

“Korban kehabis darah karena mengalami luka cukup parah, beberapa korban lainnya dilatikan ke RS Ananda dan nyawanya masih bisa diselamatkan,” kata dia.

Ia mengatakan jika Kampung Lokomotif ketika tawuran kalah jumlah dengan Kampung Simbang. Disamping itu, persenjataan warga Kampung Simbang lebih banyak.

“Hingga akhirnya banyak korban bersimbah darah, sampai satu orang meninggal dunia. Saat ini kita masih mendalami kasusnya, juga motif dibalik aksi tawuran maut itu,” tandas dia.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:40 WIB

Hal-hal yang Paling Dirindukan Alumni Pesantren Ketika Tak Lagi Mondok

Menjadi santri di pondok pesantren merupakan kebanggaan tersendiri bagi alumni-alumni ponpes yang tersebar di seluruh Sumatera Utara.Bagaimana tidak, meski belajar ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:33 WIB

Dahsyatnya Medsos Pengaruhi Pola Pikir Anak Muda Tentang Politik

Politik kini mendapat tempat sedikit lebih banyak di hati para kawula muda.Yang dulunya samasekali 'emang gua pikirin', kini banyak anak ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 11:57 WIB

Hari Santri, RMI NU Sumut: Segera Sahkan UU Pondok Pesantren

Bangsa Indonesia sedang memperingati Hari Santri Nasional 2018 pada hari ini Senin (22/10/2018).Hari Santri Nasional sendiri, disahkan oleh Presiden RI, ...
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...