Senin, 11 Desember 2017 | 07.26 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>TAPD DKI diminta coret anggaran kolam Ikan Rp620 juta

TAPD DKI diminta coret anggaran kolam Ikan Rp620 juta

Reporter : Zainal Bakri | Senin, 27 November 2017 - 18:54 WIB

IMG-7550

Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. Foto: Beritajakarta

Jakarta, kini.co.id – Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi dalam rapat Badan Anggaran (Banggar)) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) meminta agar menghapus anggaran pemeliharaan kolam ikan senilai Rp620 juta.

Prasetyo juga meluruskan bahwa dirinya tidak pernah mengusulkan atau memiliki keterlibatan terkait penganggaran pemeliharaan kolam ikan di gedung DPRD itu.

“Saya mengklarifikasi bahwa saya tidak pernah cawe-cawe mengenai anggaran kolam ikan dan saya meminta agar TAPD sekali lagi tolong dicoret itu Rp620 juta,” ujarnya dalam Rapat Badan Anggaran di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (27/11).

Pras sapaan akrab Prasetyo menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memberikan perintah terkait kegiatan pemugaran dan pemeliharaan kolam ikan.

Justru Prasetyo mengakui dirinya sempat menyampaikan mengapa kolam yang berada di halaman depan Gedung DPRD DKI tidak diisi ikan.

“Itu saya yang merawatnya selama tiga tahun ini dan itu sama sekali tidak sepeserpun pakai APBD. Yang kasih makan saya sendiri, merawat sendiri tapi sudah banyak sekali fitnah yang mengarah kepada saya,” tegasnya dilansir Bisnis.

Saiffulah, Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta yang juga hadir dalam rapat banggar menanggapi perintah tersebut dengan langsung membuka laman e-budgeting rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah DKI.

“Ini sistimnya sudah online belum? Langsung saja ke pos anggaran, kalau memang forum ini setuju langsung hapus saja,” ujarnya.

Meski demikian dengan adanya penundaan rapat banggar hari ini, penghapusan anggaran tersebut baru bisa dilanjutkan esok, Selasa (28/11).

Input data anggaran pemeliharaan kolam ikan di Gedung DPRD DKI Jakarta untuk pertama kali dibuat oleh Muhammad Yuliadi yang saat ini menjabat sebagi Sekretaris Dewan.

Menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Tuty Kusumawaty, anggaran terebut pertama kali dicantumkan pada masa penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah pada 7 April 2017.

Kemudian data tersebut diperbaharui pada 28 Mei 2017. “Secara historis kegiatan ini diusulkan sejak kita menyusun RKPD,” katanya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 06:48 WIB

Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi

Kasus pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM) di Sumatera Utara masih sangat tinggi dan memprihatinkan. Berdasarkan catatan Komisi Orang Hilang dan ...
Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 00:02 WIB

Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam

Pihak penggagas dan panitia festival durian Sindangwangi 2017 masih belum memberikan jawaban terkait banyaknya keluhan pengunjung yang sudah membeli tiket ...
PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018
Sumatera Utara - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:42 WIB

PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018

Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mencalonkan mantan Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi dalam pemilihan gubernur Sumatera Utara 2018.Dukungan ...
Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:26 WIB

Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan

Banyaknya keluhan masyarakat terkait kekecewaannya saat mengunjungi Festival Durian Sindangwangi 2017 di Pasar Ikan, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten ...
KLHK segel limbah medis di TPS  Cirebon
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 19:27 WIB

KLHK segel limbah medis di TPS Cirebon

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyegel tempat pembuangan sementara (TPS) yang berisikan limbah medis di Cirebon, Jawa Barat. "Saat ini ...
PKS targetkan 51 kursi di DPRD Jabar
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 17:07 WIB

PKS targetkan 51 kursi di DPRD Jabar

Ahmad Heryawan mengatakan target anggota legislatif dari partainya dalam Pemilu 2019 mendatang adalah bisa menguasai 51 kursi di DPRD Jawa ...