Selasa, 23 Oktober 2018 | 21.48 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Pemko Medan dideadline satu pekan selesaikan pembebasan lahan tol Medan- Binjai

Pemko Medan dideadline satu pekan selesaikan pembebasan lahan tol Medan- Binjai

Reporter : Fauzan | Senin, 27 November 2017 - 10:42 WIB

IMG-7546

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil (kedua kanan) bersama Menteri BUMN Rini Soemarno, Gusbu Tengku Erry Nuradi dan Kajati Sumut dalam rapat soal proyek nasional di Medan, Ahad (26/11). KiniNews/HA Nasution.

Medan, kini.co.id – Tol Medan – Binjai masih menyisakan persoalan pembebasan lahan yang belum dibebaskan, adapun lahan yang belum bebas itu antara lain di Desa Tanjung Mulia (sisa 3 bidang dan direncanakan konsinyasi).

Kemudian Desa Tanjung Mulia Hilir sisa 132 bidang, di mana 81 bidang sedang proses validasi, 11 bidang penyiapan berkas dan 40 bidang masih menolak.

Karena akses tol tersebut termasuk salah proyek strategis nasional, untuk itu Pemko Medan diminta segera menuntaskan persoalan pembebasan lahan tersebut dalam waktu satu pekan.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil meminta Wali Kota Medan Dzulmi Eldin menyelesaikan segera menyelesaikan persoalan lahan ini.

“Wali Kota Medan sudah diminta menemui masyarakat di Tanjung Mulia, Medan yang berada pada seksi satu Tol Medan-Binjai yang masih bermasalah besok (hari ini),” ujar Sofyan Djalil di Medan, Ahad (26/11).

Wali Kota Medan juga diminta membicarakan atau menyampaikan keputusan pemerintah atas lahan masyarakat Tanjung Mulia.

Hasil rapat pemerintah, kata Sofyan, masyarakat akan memperoleh 70 persen dan pemilik sertifikat tanah 30 persen dari ganti rugi yang akan dibayarkan.

Sofyan juga enegaskan pada rapat percepatan pembangunan proyek strategis nasional seperti Jalan Tol Medan Binjai Seksi Satu Tanjung Mulia yang dihadiri berbagai menteri dan Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi disepakati kasus sengketa lahan Tanjung Mulia itu harus segera dituntaskan.

Dengan tuntasnya pembebasan lahan maka proyek pembangunan Jalan Tol Medan-Binjai itu segera selesai 100 persen.

“Setelah bertemu Senin (hari ini) , tanggal 4 Desember 2017 akan ada keputusan hukum dan siapa yang tidak setuju silahkan ke pengadilan. Negara tidak boleh disandera oleh alasan apapun,” tegasnya.

Menteri BUMN, Rini Soemarno mengatakan semua proyek strategis harus diselesaikan tepat waktu karena juga untuk kepentingan rakyat.

Gubernur Sumut HT Erry Nuradi menilai keputusan 70 persen untuk rakyat dan 30 persen bagi pemilik sertifikat sudah tepat.

Sebanyak 378 kepala keluarga yang mengakui pemilik dan ada lima lainnya juga menunjukkan sertifikat mengakibatkan lahan itu belum diganti rugi.

Berdasarkan ketentuan bahwa di atas tanah yang bersengketa, penyelesaiannya dengan cara konsinyasi. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:40 WIB

Hal-hal yang Paling Dirindukan Alumni Pesantren Ketika Tak Lagi Mondok

Menjadi santri di pondok pesantren merupakan kebanggaan tersendiri bagi alumni-alumni ponpes yang tersebar di seluruh Sumatera Utara.Bagaimana tidak, meski belajar ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:33 WIB

Dahsyatnya Medsos Pengaruhi Pola Pikir Anak Muda Tentang Politik

Politik kini mendapat tempat sedikit lebih banyak di hati para kawula muda.Yang dulunya samasekali 'emang gua pikirin', kini banyak anak ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 11:57 WIB

Hari Santri, RMI NU Sumut: Segera Sahkan UU Pondok Pesantren

Bangsa Indonesia sedang memperingati Hari Santri Nasional 2018 pada hari ini Senin (22/10/2018).Hari Santri Nasional sendiri, disahkan oleh Presiden RI, ...
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...