Selasa, 23 Oktober 2018 | 20.53 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Medan Kota terkorup, LBH: Banyak pejabat egois, hanya memikirkan diri sendiri

Medan Kota terkorup, LBH: Banyak pejabat egois, hanya memikirkan diri sendiri

Reporter : Nur Fatimah | Sabtu, 25 November 2017 - 17:01 WIB

IMG-7529

Suasana arus lalu lintas di car free day di Medan. KiniNews/Dok.

Medan, kini.co.id – Berdasarkan hasil survei persepsi publik yang dilakukan Transparency International (TI) menyebutkan bahwa Kota Medan, Sumatera Utara, merupakan kota yang paling korup.

Wakil Direktur Eksekutif Eksternal LBH Medan, Ismail Hasan Koto mengatakan, Medan selama ini dikenal sebagai salah satu kota yang maju. Tetapi sekarang dikenal dengan kota yang paling korup di antara kota-kota lainnya.

Ia mengaku sangat prihatin dengan kondisi tersebut, karena korupsi merupakan tindakan yang tidak terpuji yang dilakukan secara individu maupun kelompok untuk memperkaya diri sendiri dari sumber-sumber pendapatan yang ilegal secara hukum.

“Hasil survei tersebut, masyarakat dapat menilai bahwa Kota Medan memiliki oknum pejabat yang diduga egois dan hanya memikirkan diri sendiri, serta tanpa memperhatikan pembangunan di daerah ini,” ujar Ismail dalam keterangannya di Medan, Sabtu (25/11).

Padahal menurut dia, sudah ada undang-undang (UU) yang mengatur tentang Korupsi, yakni UU Nomor 20 Tahun 2001 perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi dan juga UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Namun dilihat dari hasil survei persepsi publik yang dilakukan Transparenscy Internasional bahwa UU diberlakukan, tidak memberikan efek jera dan juga tidak menjadi contoh bagi para pelaku korupsi,” ujarnya.

Ismail menambahkan, dapat dikatakan bahwa Kota Medan merupakan kota yang darurat dengan korupsi.

Menurut dia, hasil survei tersebut menunjukkan korupsi merupakan kejahatan yang luar biasa (exstra ordinary crime) dan seolah-olah menjadi budaya dalam masyarakat.

Sehubungan dengan itu, diharapkan pemerintah bersama penegak hukum berupaya melakukan tindakan pemberantasan korupsi yang dinilai sudah meluas di lingkungan masyarakat kecil.

Dengan demikian, katanya lagi, Indonesia tidak mengalami kemerosotan di berbagai aspek dan bidang, karena dampak dari adanya korupsi tersebut.

“Upaya yang dapat dilakukan oleh pemerintah dan penegak hukum dalam pemberantasan korupsi, antara lain pencegahan, upaya penindakan, dan edukasi,” tandasnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:40 WIB

Hal-hal yang Paling Dirindukan Alumni Pesantren Ketika Tak Lagi Mondok

Menjadi santri di pondok pesantren merupakan kebanggaan tersendiri bagi alumni-alumni ponpes yang tersebar di seluruh Sumatera Utara.Bagaimana tidak, meski belajar ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:33 WIB

Dahsyatnya Medsos Pengaruhi Pola Pikir Anak Muda Tentang Politik

Politik kini mendapat tempat sedikit lebih banyak di hati para kawula muda.Yang dulunya samasekali 'emang gua pikirin', kini banyak anak ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 11:57 WIB

Hari Santri, RMI NU Sumut: Segera Sahkan UU Pondok Pesantren

Bangsa Indonesia sedang memperingati Hari Santri Nasional 2018 pada hari ini Senin (22/10/2018).Hari Santri Nasional sendiri, disahkan oleh Presiden RI, ...
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...