Selasa, 23 Oktober 2018 | 21.54 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Mahasiswa Minta Pemkab Bekasi Maksimalkan Destinasi Wisata

Mahasiswa Minta Pemkab Bekasi Maksimalkan Destinasi Wisata

Reporter : Ardiansyah | Jumat, 24 November 2017 - 19:56 WIB

IMG-7522

Mahasiswa Minta Pemkab Bekasi Maksimalkan Destinasi Wisata

Bekasi, kini.co.id – Kabupaten Bekasi merupakan wilayah yang sangat penting bagi perekonomian nasional. Daerah yang terdapat kawasan Industri Internasional di dalamnya, dan juga merupakan jalur utama dan akses utama masuk ke wilayah Ibu Kota Negara.

Tidak hanya kawasan industri saja yang terkenal di Kabupaten Bekasi, namun daerah ini juga memiliki banyak destinasi wisata. Diantaranya wisata pantai, wisata alam dan tempat-tempat rekreasi yang menarik untuk dikunjungi

“Kabupaten bekasi adalah salah satu wilayah Kabupaten terluas dan potensial di Indonesia. Sebagai salah satu wilayah penyangga ibukota sudah selayaknya Kabupaten Bekasi bisa disebut sebagai the new megapolitan dengan berbagai macam kawasan industri dan arus urbanisasi penduduk hingga 3 juta penduduk,” kata Rizki Eza mantan Ketua Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Bekasi (FORMASI)

Dirinya mengatakan Kabupaten Bekasi harus mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat, salah satunya yaitu tentang pembangunan pariwisata.

Menurutnya, pariwisata memang hanya pelengkap dalam pembangunan, namun ini bisa berdampak baik untuk perkembangan pembangunan khususnya bagi ekonomi, sosial dan budaya masyarakat Kabupaten Bekasi.

“Saya melihat program untuk meningkatkan pariwisata hanya masih opini tanpa realisasi. Kabupaten Bekasi kalah saing dengan karawang, padahal Kabupaten Bekasi punya Danau, Situ, Mall, Kawasan Industri berskala Internasional dan juga pantai yang indah. Pemeliharaan, strategi pemasaran/iklan dan kelengkapan fasilitas wisata menjadi masalahnya,” ujarnya.

Lebih lanjut Rizki menilai, sebagai generasi muda Kabupaten Bekasi dirinya sangat menyayangkan dengan kekuatan jumlah penduduk 3 Juta dan mempunyai destinasi wisata yang beraneka ragam banyaknya belum bisa dimaksimalkan oleh pemerintah daerah.

“Saya menyayangkan dengan penduduk yang berjumlah 3 juta dan mempunyai pariwisata alam maupun buatan tetapi tidak bisa dimaksimalkan. Seharusnya hal ini bisa menjadi aset Kabupaten Bekasi ke depan dan menjadi tempat rehat dari kesibukan kota dengan jumlah pekerja yang banyak,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:40 WIB

Hal-hal yang Paling Dirindukan Alumni Pesantren Ketika Tak Lagi Mondok

Menjadi santri di pondok pesantren merupakan kebanggaan tersendiri bagi alumni-alumni ponpes yang tersebar di seluruh Sumatera Utara.Bagaimana tidak, meski belajar ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:33 WIB

Dahsyatnya Medsos Pengaruhi Pola Pikir Anak Muda Tentang Politik

Politik kini mendapat tempat sedikit lebih banyak di hati para kawula muda.Yang dulunya samasekali 'emang gua pikirin', kini banyak anak ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 11:57 WIB

Hari Santri, RMI NU Sumut: Segera Sahkan UU Pondok Pesantren

Bangsa Indonesia sedang memperingati Hari Santri Nasional 2018 pada hari ini Senin (22/10/2018).Hari Santri Nasional sendiri, disahkan oleh Presiden RI, ...
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...