Senin, 11 Desember 2017 | 10.52 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Kota Bekasi Tambah 4 RSU Tipe D

Kota Bekasi Tambah 4 RSU Tipe D

Reporter : Ardiansyah | Jumat, 24 November 2017 - 15:13 WIB

IMG-7512

Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bekasi Ilustrasi

Bekasi, kini.co.id – Pemerintah Kota Bekasi menambah 4 rumah sakit umum (RSU) tipe D. Sekarang empat RSU tengah dibangun di empat kecamatan dengan sumber pembiayaan dari APBD 2017 dan APBD 2018. Empat rumah sakit pelat merah itu ditargetkan rampung dan beroperasi mulai akhir tahun depan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Kusnanto Saidi, mengungkapkan, empat rumah sakit umum itu dibangun di Kecamatan Jatisampurna, Kecamatan Bantar Gebang, Kecamatan Pondok Gede, dan Kecamatan Bekasi Utara. Empat rumah sakit yang dibangun merupakan tipe D.

Saat ini, kata dia, pembangunan empat gedung rumah sakit umum itu hampir rampung. Oleh karena itu, pihaknya mulai mengusulkan anggaran untuk pengadaan sarana dan prasarana, seperti alat kesehatan (alkes) dan meubeler.

”Untuk alkes saja satu rumah sakit dibutuhkan anggaran sekitar Rp10 miliar,” ujar Kusnanto, Jumat (24/11/2017).

Selain kebutuhan sarana dan prasarana yang diusulkan dalam APBD 2018, keempat rumah sakit umum itu juga membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang cukup banyak. Sesuai dengan peraturan menteri kesehatan, satu rumah sakit tipe D minimal membutuhkan 100 orang pegawai.

Pegawai yang dibutuhkan itu untuk berbagai profesi, mulai dokter, bidan, perawat, sampai dengan apoteker. Dinas Kesehatan sudah mengajukan kepada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) untuk kebutuhan pegawai tersebut.

Kabid Pelayanan Kesehatan Kota Bekasi, Laela Nauvalya menambahkan, kehadiran rumah sakit umum tipe D ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan secara merata di daerah itu, meskipun sudah ada 39 pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) yang tersebar di seluruh wilayah. “Kehadiaran empat rumah sakit ini untuk meng-cover warga yang berada di wilayah Selatan Bekasi,” katanya.

Menurut dia, kehadiran empat rumah sakit umum tipe D tidak akan menghilangkan pelayanan di puskesmas. Sebab, puskesmas merupakan layanan kesehatan tingkat pertama sebelum dirujuk ke rumah sakit. ”Nanti warga yang sakit tidak perlu jauh-jauh ke RSUD tipe B, kecuali memang sakitnya tidak bisa ditangani di tipe D,” katanya.

Direktur Utama RSUD Kota Bekasi, Pusporini, mengatakan, secara tidak langsung pengoperasian RSUD tipe D bisa mengurangi beban rumah sakit yang dimpinpinnya. Sebab, yang terjadi saat ini warga yang sakit ringan saja memilih berobat ke RSUD yang notabene tipe B. ”Kalau sudah ada rumah sakit tipe D, masyarakat bisa memanfaatkan,” katanya.

Saat ini, kata dia, jumlah pasien RSUD untuk rawat jalan, rawat inap, serta masuk Instalansi Gawat Darurat mencapai 1.000 orang per hari

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Ivan Iskandar Batubara siap dampingi Tengku Erry di Pilgub Sumut
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 09:10 WIB

Ivan Iskandar Batubara siap dampingi Tengku Erry di Pilgub Sumut

Mengikuti jejak Sandiaga Salahudin Uno yang melepas jabatan Wakil Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) dan berkiprah di politik, hal itu ...
Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 06:48 WIB

Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi

Kasus pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM) di Sumatera Utara masih sangat tinggi dan memprihatinkan. Berdasarkan catatan Komisi Orang Hilang dan ...
Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 00:02 WIB

Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam

Pihak penggagas dan panitia festival durian Sindangwangi 2017 masih belum memberikan jawaban terkait banyaknya keluhan pengunjung yang sudah membeli tiket ...
PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018
Sumatera Utara - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:42 WIB

PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018

Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mencalonkan mantan Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi dalam pemilihan gubernur Sumatera Utara 2018.Dukungan ...
Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:26 WIB

Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan

Banyaknya keluhan masyarakat terkait kekecewaannya saat mengunjungi Festival Durian Sindangwangi 2017 di Pasar Ikan, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten ...
KLHK segel limbah medis di TPS  Cirebon
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 19:27 WIB

KLHK segel limbah medis di TPS Cirebon

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyegel tempat pembuangan sementara (TPS) yang berisikan limbah medis di Cirebon, Jawa Barat. "Saat ini ...