Selasa, 23 Oktober 2018 | 20.46 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Polrestabes Medan ungkap bandar narkoba gunakan kerupuk

Polrestabes Medan ungkap bandar narkoba gunakan kerupuk

Reporter : Fauzan | Jumat, 24 November 2017 - 13:55 WIB

IMG-7506

Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Ganda Saragih didampingi Wakasat Narkoba, Kompol Daniel Marunduri memperlihatkan barang bukti sabu yang disita selama penyelidikan, Kamis (23/11). Dalam kasus ini, satu tersangkanya tewas. KiniNews/HA Nasution.

Medan, kini.co.id – Seorang bandar sabu berinisial MA yang menggunakan kerupuk untuk menyelundupkan serbuk kristal itu ke pulau Jawa ditembak mati petugas Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan.

Temuan tersebut terungkap setelah polisi membongkar bungkusan sabu yang dititipkan tersangka pada jasa pelayanan pengiriman barang J&T di kawasan Asia Mega Mas.

“Menurut keterangan isteri tersangka, memang suaminya sudah beberapa kali mengirimkan barang ke Semarang menggunakan kerupuk. Cara ini dilakukan agar tidak diketahui petugas pengiriman barang,” kata Kasat Narkoba Polrestabes Medan, Ajun Komisaris Besar Ganda Saragih, Kamis (23/11).

Ganda mengatakan, terbongkarnya pengiriman sabu dengan menggunakan kerupuk ini berawal dari kecurigaan petugas J&T.

Tiap kali mengirim barang, MA menolak diperiksa.

“Tersangka juga berusaha menyuap petugas jasa pengiriman dengan uang. Namun, petugas pengiriman barang tidak mau, dan menghubungi kami,” kata Ganda.
Dari informasi sementara, sabu-sabu seberat 5,1 Kilogram itu berasal dari Malaysia.

Sabu tersebut terlebih dahulu dikirim ke Aceh, kemudian diambil oleh tersangka MA untuk diedarkan ke pulau Jawa.

“Ada jaringan lain yang masih kami kejar. Kami mohon doa dari semua pihak agar tim bisa menangkap pelaku lainnya dengan barang bukti dalam jumlah besar,” katanya didampingi Wakasat Narkoba, Kompol Daniel Marunduri.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:40 WIB

Hal-hal yang Paling Dirindukan Alumni Pesantren Ketika Tak Lagi Mondok

Menjadi santri di pondok pesantren merupakan kebanggaan tersendiri bagi alumni-alumni ponpes yang tersebar di seluruh Sumatera Utara.Bagaimana tidak, meski belajar ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:33 WIB

Dahsyatnya Medsos Pengaruhi Pola Pikir Anak Muda Tentang Politik

Politik kini mendapat tempat sedikit lebih banyak di hati para kawula muda.Yang dulunya samasekali 'emang gua pikirin', kini banyak anak ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 11:57 WIB

Hari Santri, RMI NU Sumut: Segera Sahkan UU Pondok Pesantren

Bangsa Indonesia sedang memperingati Hari Santri Nasional 2018 pada hari ini Senin (22/10/2018).Hari Santri Nasional sendiri, disahkan oleh Presiden RI, ...
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...