Jumat, 19 Oktober 2018 | 12.23 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Masjid raya Al Mashun sebagai ikon Kota Medan mulai direnovasi

Masjid raya Al Mashun sebagai ikon Kota Medan mulai direnovasi

Reporter : Fauzan | Kamis, 23 November 2017 - 23:15 WIB

IMG-7498

Wali Kota Medan Dzulmi Eldin memantau renovasi Masjid Raya Al Mashun Medan. KiniNews/HA Nasution.

Medan, kini.co.id – Masjid Raya Al Mashun Jalan Sisingamangaraja Kota Medan yang dibangun pada masa pemerintahan Sultan Ma’mun Al Rasyid Perkasa Alam pada 21 Agustus 1906 ini kondisinya sudah mengalami kerusakan itu mulai direnovasi.

Wali Kota Medan, T Dzulmi Eldin menyambangi Masjid Raya Al Mashun Rabu malam (22/11) kemarin. Kedatangan orang nomor satu di Kota Medan itu untuk memantau renovasi yang tengah dilakukan. 

Saat ini masjid bersejarah yang dibangun dengan mengusung arsitektur khas Timur Tengah, India dan Spanyol itu telah mengalami sejumlah kerusakan yang harus diperbaiki.

Seperti bangunan gerbang masuk masjid, ornamen gerbang sisi barat serta mengelupasnya plesteran di beberapa titik gerbang, termasuk keramik di depan pintu gerbang masuk Masjid Raya.

Didampingi Kadis Perumahan, Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang Kota Medan Syampurno Pohan, Wali Kota ingin melihat apakah renovasi yang dilakukan telah berjalan sesuai yang diharapkan.

Dengan demikian, masjid yang pembangunannya dulu menghabiskan dana sebesar 1000 juta Gulden itu tetap terawat dengan baik dan asri. 

Selain renovasi fisik, termasuk pengecetan, karpet masjid yang dirancang arsitek Belanda Van Erp dan dilanjutkan JA Tingdeman ini juga diganti baru dengan ambal hijau dipadu dengan garis untuk shaf dengan motif ornamen yang sangat menarik. Di samping itu ruang masjid ditambah sejumlah mesin pendingin (AC portable).

“Hal ini dilakukan agar jamaah yang salat di Masjid Raya Al Mashun ini merasa lebih nyaman. Dengan demikian salat yang dilaksanakan menjadi lebih khusyuk. Semoga dengan renovasi yang dilakukan ini, semakin banyak jamaah yang ikut memakmurkan masjid ini,” kata Eldin.

Usai melihat bagian dalam (ruangan) masjid, Wali Kota selanjutnya mengelilingi teras Masjid Raya. Dilanjutkan dengan pengecekan halaman masjid serta pemasangan keramik di depan pintu gerbang masuk masuk Masjid Raya Al Mashun. Pemasangan keramik sudah dalam tahap rampung, para pekerja tinggal melakukan finishing saja.

Pemasangan keramik ini selanjutnya diikuti dengan pembangunan jalur pedestrian di depan Masjid Raya.

Direncanakan, sekeliling masjid akan dibangun jalur pedestrian guna memudahkan para pejalan kaki maupun wisatawan untuk menikmati keindahan sekaligus keagungan masjid yang pembangunan keseluruhannya rampung pada 10 September 1909 tersebut.

Terkait jalur pedestrian ini, Wali Kota mengatakan pembangunannya akan diteruskan sehingga terintegrasi dengan bangunan bersejarah lainnya yang ada di seputaran tersebut seperti Taman Sri Deli dan Istana Maimun.

Dengan demikian kata dia, wisatawan yang datang dapat menikmati keindahan bangunan bersejarah itu dengan berjalan kaki.

“Setelah jalur pedestrian ini selesai dibangun, tak satu pun kendaraan bermotor yang boleh parkir di atasnya. Begitu pula pedagang kaki lima. Jalur pedestrian ini murni untuk para pejalan kaki!” tegasnya.

Eldin berpesan kepada para pengurus masjid untuk selalu menjaga dan merawat dari perbaikan yang telah dilakukan, terutama menyangkut masalah kebersihan.

Selain tempat ibadah, Masjid Raya Al Mashun merupakan ikon Kota Medan dan sampai kini ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...
Sulawesi - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:27 WIB

Miris, Anak Korban Gempa Palu Dicabuli, Baru 1 Pelaku Tertangkap

Duka bocah di bawah umur berinisial H semakin mendalam. Setelah menjadi korban gempa Palu, kini bocah 7 tahun itu ...
Sumatera Utara - Selasa, 16 Oktober 2018 - 15:44 WIB

Pedas! Harga Cabai di Medan Hampir Rp50 Ribu per Kilogram

Kaum ibu di Kota Medan kembali meringis seiring harga cabai dan sejumlah bahan pangan merangkak naik.Saat ini, harga cabai merah ...
Sumatera Utara - Sabtu, 13 Oktober 2018 - 16:31 WIB

13 Orang Tewas 10 Hilang Akibat Banjir Bandang Mandailing Natal

9 kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara dilanda banjir dan longsor yang terjadi pada, Jumat (12/10/2018).Sembilan kecamatan ...
Sulawesi - Jumat, 12 Oktober 2018 - 14:16 WIB

Berbahaya, Praktik Pemasangan Behel Tak Profesional Akan Ditertibkan

Memakai kawat gigi atau behel pada awalnya terkait masalah kesehatan gigi. Namun lama-kelamaan tren memakai kawat gigi digandrungi remaja baik ...
Aceh - Jumat, 12 Oktober 2018 - 12:39 WIB

Hujan Sepekan, Puluhan Rumah di Aceh Barat Terendam Banjir

Akibat curah hujan yang tinggi selama sepekan terakhir, puluhan rumah di Desa Cot Amun, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi ...