Senin, 11 Desember 2017 | 07.26 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Masjid raya Al Mashun sebagai ikon Kota Medan mulai direnovasi

Masjid raya Al Mashun sebagai ikon Kota Medan mulai direnovasi

Reporter : Fauzan | Kamis, 23 November 2017 - 23:15 WIB

IMG-7498

Wali Kota Medan Dzulmi Eldin memantau renovasi Masjid Raya Al Mashun Medan. KiniNews/HA Nasution.

Medan, kini.co.id – Masjid Raya Al Mashun Jalan Sisingamangaraja Kota Medan yang dibangun pada masa pemerintahan Sultan Ma’mun Al Rasyid Perkasa Alam pada 21 Agustus 1906 ini kondisinya sudah mengalami kerusakan itu mulai direnovasi.

Wali Kota Medan, T Dzulmi Eldin menyambangi Masjid Raya Al Mashun Rabu malam (22/11) kemarin. Kedatangan orang nomor satu di Kota Medan itu untuk memantau renovasi yang tengah dilakukan. 

Saat ini masjid bersejarah yang dibangun dengan mengusung arsitektur khas Timur Tengah, India dan Spanyol itu telah mengalami sejumlah kerusakan yang harus diperbaiki.

Seperti bangunan gerbang masuk masjid, ornamen gerbang sisi barat serta mengelupasnya plesteran di beberapa titik gerbang, termasuk keramik di depan pintu gerbang masuk Masjid Raya.

Didampingi Kadis Perumahan, Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang Kota Medan Syampurno Pohan, Wali Kota ingin melihat apakah renovasi yang dilakukan telah berjalan sesuai yang diharapkan.

Dengan demikian, masjid yang pembangunannya dulu menghabiskan dana sebesar 1000 juta Gulden itu tetap terawat dengan baik dan asri. 

Selain renovasi fisik, termasuk pengecetan, karpet masjid yang dirancang arsitek Belanda Van Erp dan dilanjutkan JA Tingdeman ini juga diganti baru dengan ambal hijau dipadu dengan garis untuk shaf dengan motif ornamen yang sangat menarik. Di samping itu ruang masjid ditambah sejumlah mesin pendingin (AC portable).

“Hal ini dilakukan agar jamaah yang salat di Masjid Raya Al Mashun ini merasa lebih nyaman. Dengan demikian salat yang dilaksanakan menjadi lebih khusyuk. Semoga dengan renovasi yang dilakukan ini, semakin banyak jamaah yang ikut memakmurkan masjid ini,” kata Eldin.

Usai melihat bagian dalam (ruangan) masjid, Wali Kota selanjutnya mengelilingi teras Masjid Raya. Dilanjutkan dengan pengecekan halaman masjid serta pemasangan keramik di depan pintu gerbang masuk masuk Masjid Raya Al Mashun. Pemasangan keramik sudah dalam tahap rampung, para pekerja tinggal melakukan finishing saja.

Pemasangan keramik ini selanjutnya diikuti dengan pembangunan jalur pedestrian di depan Masjid Raya.

Direncanakan, sekeliling masjid akan dibangun jalur pedestrian guna memudahkan para pejalan kaki maupun wisatawan untuk menikmati keindahan sekaligus keagungan masjid yang pembangunan keseluruhannya rampung pada 10 September 1909 tersebut.

Terkait jalur pedestrian ini, Wali Kota mengatakan pembangunannya akan diteruskan sehingga terintegrasi dengan bangunan bersejarah lainnya yang ada di seputaran tersebut seperti Taman Sri Deli dan Istana Maimun.

Dengan demikian kata dia, wisatawan yang datang dapat menikmati keindahan bangunan bersejarah itu dengan berjalan kaki.

“Setelah jalur pedestrian ini selesai dibangun, tak satu pun kendaraan bermotor yang boleh parkir di atasnya. Begitu pula pedagang kaki lima. Jalur pedestrian ini murni untuk para pejalan kaki!” tegasnya.

Eldin berpesan kepada para pengurus masjid untuk selalu menjaga dan merawat dari perbaikan yang telah dilakukan, terutama menyangkut masalah kebersihan.

Selain tempat ibadah, Masjid Raya Al Mashun merupakan ikon Kota Medan dan sampai kini ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 06:48 WIB

Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi

Kasus pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM) di Sumatera Utara masih sangat tinggi dan memprihatinkan. Berdasarkan catatan Komisi Orang Hilang dan ...
Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 00:02 WIB

Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam

Pihak penggagas dan panitia festival durian Sindangwangi 2017 masih belum memberikan jawaban terkait banyaknya keluhan pengunjung yang sudah membeli tiket ...
PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018
Sumatera Utara - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:42 WIB

PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018

Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mencalonkan mantan Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi dalam pemilihan gubernur Sumatera Utara 2018.Dukungan ...
Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:26 WIB

Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan

Banyaknya keluhan masyarakat terkait kekecewaannya saat mengunjungi Festival Durian Sindangwangi 2017 di Pasar Ikan, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten ...
KLHK segel limbah medis di TPS  Cirebon
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 19:27 WIB

KLHK segel limbah medis di TPS Cirebon

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyegel tempat pembuangan sementara (TPS) yang berisikan limbah medis di Cirebon, Jawa Barat. "Saat ini ...
PKS targetkan 51 kursi di DPRD Jabar
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 17:07 WIB

PKS targetkan 51 kursi di DPRD Jabar

Ahmad Heryawan mengatakan target anggota legislatif dari partainya dalam Pemilu 2019 mendatang adalah bisa menguasai 51 kursi di DPRD Jawa ...