Senin, 11 Desember 2017 | 07.24 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt

PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt

Reporter : Ardiansyah | Rabu, 22 November 2017 - 22:15 WIB

IMG-7483

TPST Bantargebang

Bekasi, kini.co.id – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong percepatan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) milik Pemkot Bekasi. Selain mengurai sampah, proyek ini dapat memenuhi kebutuhan listrik nasional.

Dirjen Pengelolaan Sampah KLHK, Sudirman meninjau lokasi PLTSa di TPS Sumur Batu. Didampingi Walikota Rahmat Effendi berserta jajaran dibawahnya.

Ia mengatakan sampah yang ada dibakar dengan mesin incenerator akan menghasilkan uap, untuk memutarkan turbin jadi listrik. PLTSa menargetkan 2500 Ton pembakaran sampah, untuk menghasilkan listrik 34 Megawatt.

“Kalau tenaga listrik dengan teknologi seperti ini, pertama kalinya,” ujar Surdiman usai tinjauannya di TPA Sumur Batu, Rabu (22/11).

Sudirman mendorong percepatan pemanfataan teknologi seperti PLTSa Kota Bekasi. Lantaran dengan pemanfaatan lahan sempit menghasilkan listrik.

“Sebagai tim pelaksanaan pemanfaat sampah jadi energi listrik, nanti akan saya lemparkan ke tim saya, tetapi tidak kalah penting kalau pak wali juga, membikin report bagus kepada RI 1 sebagai penguasa negara, karena pepres yang tanda tangan presiden,” paparnya.

Menurut Sudirman, teknologi PLTSa di Kota Bekasi sangat bagus. Bila dibandingkan dengan kota dan kabupaten lainya.

“Bekasi bagus. Saya jalan dari Banda Aceh sampai Papua, (melihat) kota-kota itu. Dan saya melihat bagaimana masalah manajemen (penanganan) sampah, Bekasi mulai bangkit,” katanya.

Sementara Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi penerapan teknologi sampah menjadi listrik pertama kali dilakukan. Sejalan dengan usul Dirjen Pengelolaan Sampah, dia hendak mengusulkan ke presiden.

“Ini mau kita lapor presiden, besok presiden ada di sini. Karena ini masalahnya di Perpres, kalau putusan Menteri masih kurang, jadi kita mau terobos ke presiden,” kata Effendi.

Ia menilai PLTSa bisa menjadi solusi dalam pengelolaan sampah. Pasalnya dengan pemanfaatan lahan sempit, tetapi bisa mehasilkan energi listrik.

“Dengan satu mesin ini bisa 100 sampai 500 Ton sampah perharinya, ini bisa menghasilkan 1,3 Megawatt. Kalau PLN enggak mau, kita bisa jual langsung je warga kita dengan murah, cuma masih harus tembus ke presiden,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 06:48 WIB

Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi

Kasus pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM) di Sumatera Utara masih sangat tinggi dan memprihatinkan. Berdasarkan catatan Komisi Orang Hilang dan ...
Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 00:02 WIB

Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam

Pihak penggagas dan panitia festival durian Sindangwangi 2017 masih belum memberikan jawaban terkait banyaknya keluhan pengunjung yang sudah membeli tiket ...
PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018
Sumatera Utara - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:42 WIB

PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018

Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mencalonkan mantan Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi dalam pemilihan gubernur Sumatera Utara 2018.Dukungan ...
Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:26 WIB

Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan

Banyaknya keluhan masyarakat terkait kekecewaannya saat mengunjungi Festival Durian Sindangwangi 2017 di Pasar Ikan, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten ...
KLHK segel limbah medis di TPS  Cirebon
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 19:27 WIB

KLHK segel limbah medis di TPS Cirebon

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyegel tempat pembuangan sementara (TPS) yang berisikan limbah medis di Cirebon, Jawa Barat. "Saat ini ...
PKS targetkan 51 kursi di DPRD Jabar
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 17:07 WIB

PKS targetkan 51 kursi di DPRD Jabar

Ahmad Heryawan mengatakan target anggota legislatif dari partainya dalam Pemilu 2019 mendatang adalah bisa menguasai 51 kursi di DPRD Jawa ...