Selasa, 20 Februari 2018 | 12.36 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt

PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt

Reporter : Ardiansyah | Rabu, 22 November 2017 - 22:15 WIB

IMG-7483

TPST Bantargebang

Bekasi, kini.co.id – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong percepatan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) milik Pemkot Bekasi. Selain mengurai sampah, proyek ini dapat memenuhi kebutuhan listrik nasional.

Dirjen Pengelolaan Sampah KLHK, Sudirman meninjau lokasi PLTSa di TPS Sumur Batu. Didampingi Walikota Rahmat Effendi berserta jajaran dibawahnya.

Ia mengatakan sampah yang ada dibakar dengan mesin incenerator akan menghasilkan uap, untuk memutarkan turbin jadi listrik. PLTSa menargetkan 2500 Ton pembakaran sampah, untuk menghasilkan listrik 34 Megawatt.

“Kalau tenaga listrik dengan teknologi seperti ini, pertama kalinya,” ujar Surdiman usai tinjauannya di TPA Sumur Batu, Rabu (22/11).

Sudirman mendorong percepatan pemanfataan teknologi seperti PLTSa Kota Bekasi. Lantaran dengan pemanfaatan lahan sempit menghasilkan listrik.

“Sebagai tim pelaksanaan pemanfaat sampah jadi energi listrik, nanti akan saya lemparkan ke tim saya, tetapi tidak kalah penting kalau pak wali juga, membikin report bagus kepada RI 1 sebagai penguasa negara, karena pepres yang tanda tangan presiden,” paparnya.

Menurut Sudirman, teknologi PLTSa di Kota Bekasi sangat bagus. Bila dibandingkan dengan kota dan kabupaten lainya.

“Bekasi bagus. Saya jalan dari Banda Aceh sampai Papua, (melihat) kota-kota itu. Dan saya melihat bagaimana masalah manajemen (penanganan) sampah, Bekasi mulai bangkit,” katanya.

Sementara Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi penerapan teknologi sampah menjadi listrik pertama kali dilakukan. Sejalan dengan usul Dirjen Pengelolaan Sampah, dia hendak mengusulkan ke presiden.

“Ini mau kita lapor presiden, besok presiden ada di sini. Karena ini masalahnya di Perpres, kalau putusan Menteri masih kurang, jadi kita mau terobos ke presiden,” kata Effendi.

Ia menilai PLTSa bisa menjadi solusi dalam pengelolaan sampah. Pasalnya dengan pemanfaatan lahan sempit, tetapi bisa mehasilkan energi listrik.

“Dengan satu mesin ini bisa 100 sampai 500 Ton sampah perharinya, ini bisa menghasilkan 1,3 Megawatt. Kalau PLN enggak mau, kita bisa jual langsung je warga kita dengan murah, cuma masih harus tembus ke presiden,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sinabung Meletus Lagi, Warga Tetap Beraktivitas
Sumatera Utara - Selasa, 20 Februari 2018 - 12:27 WIB

Sinabung Meletus Lagi, Warga Tetap Beraktivitas

Warga Tanah Karo, Sumut dikejutkan dengan dentuman keras erupsi Gunung Sinabung, Senin (19/2/2018) kemarin.Bahkan sebuah video anak-anak sekolah yang ketakutan ...
Demiz targetkan raih 61 persen suara di Pilgub
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 21:07 WIB

Demiz targetkan raih 61 persen suara di Pilgub

Deddy Mizwar sesumbar mampu memenangkan Pilgub Jabar 2018. Calon Gubernur Jawa Barat, yang berpasangan dengan Dedi Mulyadi, tersebut menargetkan mampu ...
Wali Kota Medan ajak pelaku usaha berkontribusi dalam pembangunan
Sumatera Utara - Senin, 19 Februari 2018 - 21:00 WIB

Wali Kota Medan ajak pelaku usaha berkontribusi dalam pembangunan

Walikota Medan Dzulmi Eldin mengajak pelaku usaha di Kota Medan agar ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota dengan turut menghias taman ...
Paslon Rindu Bakal Insentif Kampanye di Bekasi
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 18:08 WIB

Paslon Rindu Bakal Insentif Kampanye di Bekasi

Pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul (Rindu) akan mengintensifkan kampanye di kota dan kabupaten ...
Pjs Wali Kota Bekasi Datangi Kantor KPU, Bahas Apa?
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 18:07 WIB

Pjs Wali Kota Bekasi Datangi Kantor KPU, Bahas Apa?

Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Bekasi R. Ruddy Gandakusumah, berkujung ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi di Jalan ...
Reklame di Bekasi Ambruk Saat Hujan Angin
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 18:00 WIB

Reklame di Bekasi Ambruk Saat Hujan Angin

Pengendara motor dan mobil di Jalan Cemerlang, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi nyaris tertimpa reklame ambruk, Senin (19/2/2018). Beruntung ...