Jumat, 19 Oktober 2018 | 11.28 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017

PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017

Reporter : Ardiansyah | Rabu, 22 November 2017 - 22:09 WIB

IMG-7479

TPST Bantargebang

Bekasi, kini.co.id – Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa Sumur Batu di Kecamatan Bantargebang ditergetkan rampung dan mulai dioperasikan pada akhir tahun 2017 ini.

Proyek yang dicanangkan Pemerintah Kota Bekasi sejak tahun 2015 itu belum bisa berjalan karena adanya kendala pembuatan alat pembangkit listrik yang belum selesai dilakukan oleh pihak ketiga yakni PT Nusa Wijaya Abadi (NWA).

Total investasi untuk pengadaan alat tersebut ditaksir mencapai Rp 800 miliar.

“Kita upayakan pengoprasiannya berjalan sesuai target, yaitu diakhir Desember tahun ini. Cuma kita lihat lagi, sebab perakitan alatnya kan agak rumit dan itu memakan cukup banyak waktu,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Jumhana Luthfi, Rabu (22/11/2017)

Jumhana sendiri mengklaim cara-cara dengan memanfaatkan sampah untuk diolah menjadi tenaga listrik dinilai cukup efektif untuk mengurangi tumpukan sampah di TPA Sumur Batu yang saat ini mengalami keterbatasan lahan atau zona untuk pembuangan.

Walikota Bekasi Rahmat Effendi sendiri menyebut PLTSa Sumur Batu bisa membakar 116 ton sampah perjam untuk dioleh menjadi tenaga listrik.

Berbekal teknologi itu maka gunungan sampah di TPA Sumur Batu diyakini dapat mengurangi sebanyak 2 ribu ton lebih sampah setiap harinya dengan daya listrik yang dihasilkan 29,2 megawatt.

Setiap hari sampah yang dihasilkan oleh warga Kota Bekasi dan dibuang ke TPA Sumur Batu mencapai 1.500 hingga 1.700 ton. Area yang disediakan untuk PLTSa Sumur Batu sendiri seluas 6.800 meter persegi.

Selain bisa mengurangi gunungan sampah, bila dikelola dengan baik, termasuk diolah menjadi listrik, maka kedepan penyakit ISPA dan kolera, yang diakibatkan adanya sampah juga bisa berkurang disekitar TPA Sumur Batu

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...
Sulawesi - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:27 WIB

Miris, Anak Korban Gempa Palu Dicabuli, Baru 1 Pelaku Tertangkap

Duka bocah di bawah umur berinisial H semakin mendalam. Setelah menjadi korban gempa Palu, kini bocah 7 tahun itu ...
Sumatera Utara - Selasa, 16 Oktober 2018 - 15:44 WIB

Pedas! Harga Cabai di Medan Hampir Rp50 Ribu per Kilogram

Kaum ibu di Kota Medan kembali meringis seiring harga cabai dan sejumlah bahan pangan merangkak naik.Saat ini, harga cabai merah ...
Sumatera Utara - Sabtu, 13 Oktober 2018 - 16:31 WIB

13 Orang Tewas 10 Hilang Akibat Banjir Bandang Mandailing Natal

9 kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara dilanda banjir dan longsor yang terjadi pada, Jumat (12/10/2018).Sembilan kecamatan ...
Sulawesi - Jumat, 12 Oktober 2018 - 14:16 WIB

Berbahaya, Praktik Pemasangan Behel Tak Profesional Akan Ditertibkan

Memakai kawat gigi atau behel pada awalnya terkait masalah kesehatan gigi. Namun lama-kelamaan tren memakai kawat gigi digandrungi remaja baik ...
Aceh - Jumat, 12 Oktober 2018 - 12:39 WIB

Hujan Sepekan, Puluhan Rumah di Aceh Barat Terendam Banjir

Akibat curah hujan yang tinggi selama sepekan terakhir, puluhan rumah di Desa Cot Amun, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi ...