Senin, 11 Desember 2017 | 07.25 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis

Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis

Reporter : Nur Fatimah | Rabu, 22 November 2017 - 17:11 WIB

IMG-7476

Direktur Pengawasan Lembaga Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 5 Sumatera Mulyanto dalam Peluncuran Media Informasi Rutin IJK Sumut, di Medan, Rabu (22/11/2017). (KiniNews/Nur Fatimah)

Medan, kini.co.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR 5 Sumbagut tetap melakukan pengawasan terhadap investasi yang tidak sesuai aturan dan merugikan orang lain.

Untuk itu OJK selalu mengingatkan masyarakat agar tidak gampang tergiur terhadap iming-iming investasi dengan imbal hasil yang besar.

“Tidak bisa dipungkiri saat ini sangat banyak perusahaan yang menawarkan investasi dengan imbal hasil yang sangat menggiurkan. Sehingga masyarakat dituntut untuk cerdas agar tidak terjebak dan berujung pada korban penipuan,” ucap Direktur Pengawasan Lembaga Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 5 Sumatera Mulyanto dalam Peluncuran Media Informasi Rutin IJK Sumut, di Medan, Rabu (22/11/2017).

Mulyanto mengatakan di daerah, OJK bersama elemen lain tergabung dalam Satgas Waspada Investasi yang terus melakukan pengawasan terhadap hal tersebut.

Jika ditemukan investasi yang merugikan, kata dia, Satgas Waspada Investasi akan melakukan klarifikasi terhadap korban dan kemudian pihak perusahaan investasi.

Dan jika terbukti, maka akan dimungkinkan ada langkah hukum yang diambil.

“Kami juga berharap rekan wartawan meneruskan edukasi literasi, supaya masyarakat cerdas. Investasi itu harus 2 L, Legal dan Logis,” ujarnya.

Legal, artinya memiliki badan hukum dan izin dari OJK. Logis, artinya untung yang ditawarkan masuk akal.

Ia melanjutkan OJK hanya memberikan izin pada jasa keuangan.

“Di luar IJK, OJK bekerjasama dengan Polri, Kominfo, Dinas UKM dan sebagainya untuk mengawal investasi bodong,” ucapnya.

Akhirnya, Mulanto pun mengatakan OJK tak bosan mengingatkan masyarakat untuk terus waspada terhadap investasi yang menawarkan untung besar, tapi jika ditelusuri akan mengarah pada korupsi dan tidak logis.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 06:48 WIB

Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi

Kasus pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM) di Sumatera Utara masih sangat tinggi dan memprihatinkan. Berdasarkan catatan Komisi Orang Hilang dan ...
Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 00:02 WIB

Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam

Pihak penggagas dan panitia festival durian Sindangwangi 2017 masih belum memberikan jawaban terkait banyaknya keluhan pengunjung yang sudah membeli tiket ...
PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018
Sumatera Utara - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:42 WIB

PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018

Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mencalonkan mantan Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi dalam pemilihan gubernur Sumatera Utara 2018.Dukungan ...
Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:26 WIB

Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan

Banyaknya keluhan masyarakat terkait kekecewaannya saat mengunjungi Festival Durian Sindangwangi 2017 di Pasar Ikan, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten ...
KLHK segel limbah medis di TPS  Cirebon
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 19:27 WIB

KLHK segel limbah medis di TPS Cirebon

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyegel tempat pembuangan sementara (TPS) yang berisikan limbah medis di Cirebon, Jawa Barat. "Saat ini ...
PKS targetkan 51 kursi di DPRD Jabar
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 17:07 WIB

PKS targetkan 51 kursi di DPRD Jabar

Ahmad Heryawan mengatakan target anggota legislatif dari partainya dalam Pemilu 2019 mendatang adalah bisa menguasai 51 kursi di DPRD Jawa ...