Senin, 19 Februari 2018 | 21.06 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Timur>Mensos serukan Gersos untuk Indonesia bebas anak jalanan

Mensos serukan Gersos untuk Indonesia bebas anak jalanan

Senin, 20 November 2017 - 18:33 WIB

IMG-7446

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa hadir memperingati Hari Anak Internasional di Alun - Alun Kota Malang, Senin sore (20/11). KiniNews/Istimewa

Malang , kini.co.id РMenteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan anak jalanan masih merupakan masalah kesejahteraan sosial yang serius di Indonesia.

Menurutnya, pekerjaan rumah ini bukan cuma milik Pemerintah Pusat, namun juga daerah dan dunia usaha serta masyarakat pada umumnya.

Maka dari itu untuk menuju Indonesia bebas anak jalanan maka diperlukan gerakan sosial yang melibatkan semua pihak.

“Saya optimistis target Indonesia Bebas Anak Jalanan bisa segera tercapai, jika kita bergotong royong bergerak untuk menyisir dan menyiapkan program perlindungan dan pengasuhan yang baik bagi mereka. Mengingat luasnya sebaran anak jalanan dan kompleksitas penanganannya, maka Kemensos menyerukan Gerakan Sosial Menuju Indonesia Bebas Anak Jalanan,” ungkap Khofifah
saat mencanangkan Gerakan Sosial Menuju Indonesia Bebas Anak Jalanan (MIBAJ) di Alun Alun Kota Malang, Jawa Timur, Senin (20/11).

Acara tersebut dirangkai dalam peringatan Hari Anak Universal yang jatuh tepat pada tanggal 20 nopember 2017.

Hadir dalam acara tersebut ratusan anak jalanan dan panti asuhan serta lebih seribu anak-anak lainnya dari wilayah Malang Raya dan sekitarnya. Mereka dihibur Mensos Khofifah bersama Kak Henny dan Badut Sulap.

Peringatan Hari Anak Universal merupakan pertamakalinya pada bulan Oktober 1953 oleh Lembaga Atau Organisasi Perlindungan Anak Dunia (UNICEF), yang kemudian disusul keputusan Majelis Umum PBB pada tanggal 14 Desember 1954, yang memuat penetapan tanggal 20 November sebagai Hari Anak Sedunia.

Tujuan peringatan ini untuk mempromosikan cita-cita dan tujuan perhargaan dan kesejahteraan anak-anak di dunia.

“Kepada netizen ayo viralkan gerakan sosial menuju Indonesia Bebas Anak Jalanan ni. Jangan sampai generasi muda bangsa hidup di jalanan,” tambah Khofifah.

Khofifah menerangkan, situasi dan kondisi jalanan sangat keras dan membahayakan bagi kehidupan anak-anak. Mulai dari, gangguan kesehatan, putus sekolah, perdagangan anak, kekerasan fisik, kecanduan rokok, alkohol, hingga narkoba, perilaku seks bebas, dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, Khofifah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bahu membahu ikut berpartisipasi menyelesaikan persoalan ini.

Masyarakat dapat melaporkan jika di jalan masih melihat aktivitas anak jalanan ke Telepon Pelayanan Sosial Anak (TEPSA) 1500-771. Sedangkan di daerah bisa berkoordinasi dengan dinas sosial atau lembaga kesrjahteraan sosial anak terdekat.

Melansir data Pusat data dan Informasi Kesejahteraan Kementerian Sosial, hingga bulan Agustus 2017 jumlah anak jalanan tersisa sebanyak 16.290.

Sebelumnya, jumlah anak jalanan di seluruh Indonesia pada tahun 2006 sebanyak 232.894 anak, tahun 2010 sebanyak 159.230 anak, tahun 2011 turun menjadi 67.607 anak, dan pada tahun 2015 menjadi 33.400 anak. Seluruh anak jalanan tersebut tersebar di 21 Provinsi.

Dalam kesempatan tersebut, Kementerian Sosial juga memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah yang dinilai telah melakukan langkah komprehensif dalam perlindungan anak.

Penghargaan antara lain diberikan kepada Pemerintah provinsi DI Yogyakarta, Provinsi Jawa Timur, Pemkab Tulungagung, Pemkot Makassar, dan Pemkab Gowa. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Wali Kota Medan ajak pelaku usaha berkontribusi dalam pembangunan
Sumatera Utara - Senin, 19 Februari 2018 - 21:00 WIB

Wali Kota Medan ajak pelaku usaha berkontribusi dalam pembangunan

Walikota Medan Dzulmi Eldin mengajak pelaku usaha di Kota Medan agar ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota dengan turut menghias taman ...
Paslon Rindu Bakal Insentif Kampanye di Bekasi
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 18:08 WIB

Paslon Rindu Bakal Insentif Kampanye di Bekasi

Pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul (Rindu) akan mengintensifkan kampanye di kota dan kabupaten ...
Pjs Wali Kota Bekasi Datangi Kantor KPU, Bahas Apa?
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 18:07 WIB

Pjs Wali Kota Bekasi Datangi Kantor KPU, Bahas Apa?

Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Bekasi R. Ruddy Gandakusumah, berkujung ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi di Jalan ...
Reklame di Bekasi Ambruk Saat Hujan Angin
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 18:00 WIB

Reklame di Bekasi Ambruk Saat Hujan Angin

Pengendara motor dan mobil di Jalan Cemerlang, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi nyaris tertimpa reklame ambruk, Senin (19/2/2018). Beruntung ...
Kampanye Diminta Kedepankan Visi Misi dan Program
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 17:56 WIB

Kampanye Diminta Kedepankan Visi Misi dan Program

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi telah melaksanakan tahapan deklarasi kampanye damai di lantai satu REVO Town Mall, Jalan Ahmad ...
Wabup Labura apresiasi baksos PK IMM Faperta UMSU di Kuala Beringin
Sumatera Utara - Senin, 19 Februari 2018 - 17:33 WIB

Wabup Labura apresiasi baksos PK IMM Faperta UMSU di Kuala Beringin

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara (Labura), Dwi Prantara, membuka baksos yang digelar pimpin komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMAM) Fakultas Pertanian ...