Selasa, 23 Oktober 2018 | 20.28 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Jusuf Kalla: Keadilan harus di wujudkan dengan kerja keras

Jusuf Kalla: Keadilan harus di wujudkan dengan kerja keras

Reporter : Fauzan | Minggu, 19 November 2017 - 21:33 WIB

IMG-7437

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla menutup Musyawarah Nasional (Munas) Kahmi ke-10 di halaman Istana Maimun Medan, Ahad (19/11). KiniNews/HA Nasution.

Medan, kini.co.id – Wakil Presiden Yusuf Kalla mengatakan bahwa kemajuan bangsa dengan mewujudkan cita-cita yakni menciptakan masyarakat yang adil dan makmur harus diupayakan dengan kerja keras.
Sebab, tidak ada cita-cita yang dapat direalisasikan tanpa usaha yang dilakukan dengan baik.

Demikian hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan pada penutupan Musyawarah Nasional (Munas) ke-10 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHM) di halaman Istana Maimun Medan, Ahad (19/11).

“Tidak terasa KAHMI sudah berusia 50 tahun. KAHMI terdiri dari berbagai unsur, ada birokrat, akademisi, ada pengusaha, ada professional, tentara, polisi dan sebagainya. Pada umumnya semua mengabdi kepada bangsa dan negara,” ujarnya.

Jusuf Kalla menegaskan bahwa tidak ada cita-cita yang sampai dengan sendirinya. Tidak ada cita-cita yang terlaksana sendiri, semuanya dapat dirah dengan usaha yang keras. Makanya slogan HMI “Yakin Usaha Sampai” tentunya harus dibarengi dengan usaha yang keras. 

Lebih lanjut, JK mengatakan, saat ini yang perlu dilakukan adalah bagaimana usaha kita untuk menjadikan keadaan bangsa ini tumbuh dengan seimbang, memiliki keadilan, sebab semua keadilan social itu tidak akan jatuh dari langit, tapi semua harus diusahakan dengan baik.

Gubsu Tengku Erry Nuradi mengatakan, rasa syukur sejak dibukanya Munas Kahmi ke-10 hingga ditutup berlangsung dengan aman dan lancar serta menghasilkan program kerja serta terpilihnya kepengurusan Presedium Majelis Nasional Kahmi 2017-2022 dan Presidium Majelis Nasional Alumni HMI Wati.

“Saya ucapkan selamat kepada 9 presedium yang terpilih, semoga mampu merekatkan keluarga Kahmi dan bisa mengelola potensi HMI secara optimal,” kata Erry.

Presedium Majelis Nasional Kahmi yang baru terpilih 2017-2022, Kamarussamad mengatakan, setelah alumni berkiprah menjadi akademisi, politisi dan birokrat, inilah saatnya alumni mengambil bagian wirausaha.

Pasalnya di bidang inilah nanti diharapkan dapat menjadi satu kekuatan baru bagi alumni HMI di bidang ekonomi.

Adapun 9 Presedium Majelis Nasional Kahmi teprilih 2017-2022 yakni, Siti Zuhro, Harry Azhar Azis, Viva Yoga Mauliadi, Ahmad Reza Patria, Sigit Pamungkas, Kamarussamad, Ahmad Doli Kurnia, Ade Komaruddin, dan Herman Haeron. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:40 WIB

Hal-hal yang Paling Dirindukan Alumni Pesantren Ketika Tak Lagi Mondok

Menjadi santri di pondok pesantren merupakan kebanggaan tersendiri bagi alumni-alumni ponpes yang tersebar di seluruh Sumatera Utara.Bagaimana tidak, meski belajar ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:33 WIB

Dahsyatnya Medsos Pengaruhi Pola Pikir Anak Muda Tentang Politik

Politik kini mendapat tempat sedikit lebih banyak di hati para kawula muda.Yang dulunya samasekali 'emang gua pikirin', kini banyak anak ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 11:57 WIB

Hari Santri, RMI NU Sumut: Segera Sahkan UU Pondok Pesantren

Bangsa Indonesia sedang memperingati Hari Santri Nasional 2018 pada hari ini Senin (22/10/2018).Hari Santri Nasional sendiri, disahkan oleh Presiden RI, ...
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...