Selasa, 23 Oktober 2018 | 21.43 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>Hingga tiga bulan kedepan, Pemprov DKI siaga bencana

Hingga tiga bulan kedepan, Pemprov DKI siaga bencana

Reporter : Zainal Bakri | Sabtu, 18 November 2017 - 19:38 WIB

IMG-7420

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat memimpin apel Operasi Siaga DKI 2017 di Lapang Silang Monas. Instagram/Anies Baswedan.

Jakarta, kini.co.id – Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana di Ibu Kota Jakarta, khususnya bencana banjir pada musim penghujan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar Operasi Siaga Ibukota 2017.

Operasi tersebut rencananya akan digelar hingga tiga bulan ke depan.

“Operasi ini berlangsung 3 bulan, dan setelah 3 bulan kita¬†review¬†seperti apa,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memimpin Apel Operasi Siaga Ibukota 2017 di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Sabtu (18/11).

Anies sengaja langsung memimpin apel tersebut untuk memastikan kesiapsiagaan Pemprov DKI dalam mengantisipasi bencana di ibukota.

Dalam apel itu, Anies juga mengecek langsung sebanyak 49.000 personel dari berbagai elemen di tingkat kota dan provinsi, dari jajaran SKPD Provinsi DKI Jakarta hingga organisasi-organisasi masyarakat, yang akan berperan penuh dalam kesiapsiagaan bencana.

Selain itu, ia juga meninjau kendaraan mobil dan perahu yang digunakan untuk percepatan penyelamatan korban bencana.

Anies menginstruksi kepada berbagai elemen di tingkat kota dan provinsi, dari jajaran SKPD Provinsi DKI Jakarta hingga organisasi-organisasi masyarakat yang terlibat dalam operasi, agar melaksanakan tiga kata yaitu Siap, Tanggap dan Galang.

“Bersiap, artinya seluruh potensi masalah diantisipasi. Kemudian tanggap, artinya setiap ada masalah jangan lepas tangan. Kemudian responsif meskipun bukan tanggung jawabnya, bila ada masalah ambil alih tanggung jawabnya. Kalau galang, galang artinya jangan hanya bekerja sendiri,” tutur Anies.

Menurut Anies, dalam upaya mengatasi permasalahan banjir, diperlukan mitigasi struktural dan nonstruktural yang meliputi regulasi, kesiapan personel, sarana, dan prasarana, yang harus benar-benar siaga penuh kapan dan di manapun dibutuhkan dalam penanggulangan bencana. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:40 WIB

Hal-hal yang Paling Dirindukan Alumni Pesantren Ketika Tak Lagi Mondok

Menjadi santri di pondok pesantren merupakan kebanggaan tersendiri bagi alumni-alumni ponpes yang tersebar di seluruh Sumatera Utara.Bagaimana tidak, meski belajar ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:33 WIB

Dahsyatnya Medsos Pengaruhi Pola Pikir Anak Muda Tentang Politik

Politik kini mendapat tempat sedikit lebih banyak di hati para kawula muda.Yang dulunya samasekali 'emang gua pikirin', kini banyak anak ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 11:57 WIB

Hari Santri, RMI NU Sumut: Segera Sahkan UU Pondok Pesantren

Bangsa Indonesia sedang memperingati Hari Santri Nasional 2018 pada hari ini Senin (22/10/2018).Hari Santri Nasional sendiri, disahkan oleh Presiden RI, ...
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...