Senin, 11 Desember 2017 | 10.34 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>Hingga tiga bulan kedepan, Pemprov DKI siaga bencana

Hingga tiga bulan kedepan, Pemprov DKI siaga bencana

Reporter : Zainal Bakri | Sabtu, 18 November 2017 - 19:38 WIB

IMG-7420

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat memimpin apel Operasi Siaga DKI 2017 di Lapang Silang Monas. Instagram/Anies Baswedan.

Jakarta, kini.co.id – Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana di Ibu Kota Jakarta, khususnya bencana banjir pada musim penghujan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar Operasi Siaga Ibukota 2017.

Operasi tersebut rencananya akan digelar hingga tiga bulan ke depan.

“Operasi ini berlangsung 3 bulan, dan setelah 3 bulan kita¬†review¬†seperti apa,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memimpin Apel Operasi Siaga Ibukota 2017 di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Sabtu (18/11).

Anies sengaja langsung memimpin apel tersebut untuk memastikan kesiapsiagaan Pemprov DKI dalam mengantisipasi bencana di ibukota.

Dalam apel itu, Anies juga mengecek langsung sebanyak 49.000 personel dari berbagai elemen di tingkat kota dan provinsi, dari jajaran SKPD Provinsi DKI Jakarta hingga organisasi-organisasi masyarakat, yang akan berperan penuh dalam kesiapsiagaan bencana.

Selain itu, ia juga meninjau kendaraan mobil dan perahu yang digunakan untuk percepatan penyelamatan korban bencana.

Anies menginstruksi kepada berbagai elemen di tingkat kota dan provinsi, dari jajaran SKPD Provinsi DKI Jakarta hingga organisasi-organisasi masyarakat yang terlibat dalam operasi, agar melaksanakan tiga kata yaitu Siap, Tanggap dan Galang.

“Bersiap, artinya seluruh potensi masalah diantisipasi. Kemudian tanggap, artinya setiap ada masalah jangan lepas tangan. Kemudian responsif meskipun bukan tanggung jawabnya, bila ada masalah ambil alih tanggung jawabnya. Kalau galang, galang artinya jangan hanya bekerja sendiri,” tutur Anies.

Menurut Anies, dalam upaya mengatasi permasalahan banjir, diperlukan mitigasi struktural dan nonstruktural yang meliputi regulasi, kesiapan personel, sarana, dan prasarana, yang harus benar-benar siaga penuh kapan dan di manapun dibutuhkan dalam penanggulangan bencana. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Ivan Iskandar Batubara siap dampingi Tengku Erry di Pilgub Sumut
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 09:10 WIB

Ivan Iskandar Batubara siap dampingi Tengku Erry di Pilgub Sumut

Mengikuti jejak Sandiaga Salahudin Uno yang melepas jabatan Wakil Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) dan berkiprah di politik, hal itu ...
Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 06:48 WIB

Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi

Kasus pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM) di Sumatera Utara masih sangat tinggi dan memprihatinkan. Berdasarkan catatan Komisi Orang Hilang dan ...
Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 00:02 WIB

Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam

Pihak penggagas dan panitia festival durian Sindangwangi 2017 masih belum memberikan jawaban terkait banyaknya keluhan pengunjung yang sudah membeli tiket ...
PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018
Sumatera Utara - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:42 WIB

PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018

Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mencalonkan mantan Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi dalam pemilihan gubernur Sumatera Utara 2018.Dukungan ...
Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:26 WIB

Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan

Banyaknya keluhan masyarakat terkait kekecewaannya saat mengunjungi Festival Durian Sindangwangi 2017 di Pasar Ikan, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten ...
KLHK segel limbah medis di TPS  Cirebon
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 19:27 WIB

KLHK segel limbah medis di TPS Cirebon

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyegel tempat pembuangan sementara (TPS) yang berisikan limbah medis di Cirebon, Jawa Barat. "Saat ini ...