Senin, 11 Desember 2017 | 10.51 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Bahasa Lokal Sebagai Perekat Keberagaman Etnik

Bahasa Lokal Sebagai Perekat Keberagaman Etnik

Reporter : Yudi | Sabtu, 18 November 2017 - 15:03 WIB

IMG-7417

Seminar Nasional "Bahasa Lokal Sebagai Perekat Keberagaman Etnik" di USU. (KiniNews/ Ist)

Medan, kini.co.id – Mendukung upaya pemerintah dalam menggalakan kajian terhadap bahasa-bahasa lokal yang ada di Indonesia, Program Studi (Prodi) Magister Linguistik (PMSL) Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara gelar kegiatan Seminar Nasional Bahasa-Bahasa Lokal dengan tema “Bahasa Lokal Sebagai Perekat Keberagaman Etnik”.

Kegiatan seminar ini membahas kajian mengenai bahasa lokal yang ada di Sumatera Utara serta implementasi nya terhadap pencegahan konflik distorsi bahasa di lingkungan masyarakat dengan keragaman etnik.

Hal ini disampaikan Dr. Eddy Setia, M. Ed., TESP, selaku ketua penyelenggara yang juga merupakan Ketua Prodi Linguistik FIB USU ketika dijumpai Bumantara pada saat kegiatan berlansung, Sabtu, (18/11/2017) di Hotel Grandhika jalan Dr. Mansur, Medan.

“Seminar Nasional Bahasa Lokal ini merupakan yang pertama diselenggarakan di Indonesia dan Sumatera Utara khususnya, dan hal ini diselenggarakan mengingat adanya penggalakan kajian bahasa lokal oleh pemerintah”. Ungkapnya.

Seperti diketahui bahwa Sumatera Utara merupakan Provinsi yang memiliki keragaman etnik yang pada masing-masing etnik memiliki bahasa yang berbeda.

Oleh sebab itu, selain dapat merekatkan keragaman antar etnik khususnya di Sumatera Utara, kajian ini juga dapat mengantisipasi terjadinya konflik antar entik di lingkungan masyarakat terutama dalam hal bahasa.

“Untuk itu, sekarang ini, kita mulai dari segi kajian bahasa lokal sebagai perekat dulu, sehingga kita dapat menghindari kemungkinan konflik distorsi antar masyarakat terkait bahasa- bahasa lokal.” Jelas Eddy.

Eddy mengatakan, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong para peneliti linguistik khususnya mahasiswa linguistik baik tingkat S2 maupun S3 untuk secara lebih mendalam melakukan penelitian serta mengkaji mengenai bahasa-bahasa lokal yang ada di Sumatera Utara.

“Dengan modal pengetahuan dasar penelitian linguistik yang juga menjadi pembahasan dalam seminar ini, maka para peserta tentunya memiliki modal yang kuat untuk meneliti bahasa-bahasa lokal yang ada di Sumatera Utara,” ujarnya.

Sementara itu, Sabriandi Erdian, selaku Ketua Ikatan Mahasiswa Linguistik yang hadir sebagai peserta dalam seminar ini memberikan apresiasi atas diselenggarakanya kegiatan ini.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi pamacu lahirnya penelitian dan kajian-kajian baru mengenai bahasa-bahasa lokal khususnya di Sumatera Utara.

“Untuk saat sekarang ini masih sedikit kita temukan kajian-kajian tentang bahasa lokal khususnya di Sumut, untuk itu kegiatan ini sangat membantu para praktisi maupum akademisi bahasa dalam mendalami keilmuan mengenai bahasa-bahasa lokal. Selain itu dengan seminar ini kita juga dapat menggali potensi-potensi bahasa lokal sebagai kekayaan budaya Sumatera Utara,” jelasnya.

Hadir selaku pembicara utama pada kegiatan seminar ini yaitu, Dr Sudaryanto, selaku Ilmuan Peneroka Hakikat Bahasa dengan pembahasan “Yang Layak dan Perlu Dalam Upaya Pengoptimalan Fungsi Bahasa Lokal yang Melibatkan Ahli Warisnya si Generasi Milenial” serta Dr. Ganjar Harimansyah, M. Hum selaku Kepala Bidang Pelindungan Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dengan pembahasan “Kebijakan Pelindungan dan Kajian Vitalitas Bahasa Daerah”.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Ivan Iskandar Batubara siap dampingi Tengku Erry di Pilgub Sumut
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 09:10 WIB

Ivan Iskandar Batubara siap dampingi Tengku Erry di Pilgub Sumut

Mengikuti jejak Sandiaga Salahudin Uno yang melepas jabatan Wakil Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) dan berkiprah di politik, hal itu ...
Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 06:48 WIB

Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi

Kasus pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM) di Sumatera Utara masih sangat tinggi dan memprihatinkan. Berdasarkan catatan Komisi Orang Hilang dan ...
Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 00:02 WIB

Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam

Pihak penggagas dan panitia festival durian Sindangwangi 2017 masih belum memberikan jawaban terkait banyaknya keluhan pengunjung yang sudah membeli tiket ...
PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018
Sumatera Utara - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:42 WIB

PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018

Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mencalonkan mantan Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi dalam pemilihan gubernur Sumatera Utara 2018.Dukungan ...
Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:26 WIB

Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan

Banyaknya keluhan masyarakat terkait kekecewaannya saat mengunjungi Festival Durian Sindangwangi 2017 di Pasar Ikan, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten ...
KLHK segel limbah medis di TPS  Cirebon
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 19:27 WIB

KLHK segel limbah medis di TPS Cirebon

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyegel tempat pembuangan sementara (TPS) yang berisikan limbah medis di Cirebon, Jawa Barat. "Saat ini ...