Senin, 19 Februari 2018 | 12.54 WIB
KiniNEWS>Regional>Papua>Kapolda Papua ingatkan KKB Segera letakan senjata

Kapolda Papua ingatkan KKB Segera letakan senjata

Jumat, 17 November 2017 - 09:26 WIB

IMG-7392

Kapolda Papua, Inspektur Jendral Boy Rafli Amar. Istimewa

Timika, kini.co.id – Kepala Kepolisian Daerah Papua Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar kembali memperingatkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) agar segera meletakkan senjata dan menyerahkan diri ke kantor kepolisian terdekat, yaitu Polsek Tembagapura, Kabupaten Mimika.

Sekali lagi kami mengingatkan kepada mereka untuk meletakkan senjata dan menyerahkannya ke kantor kepolisian terdekat. Jangan lagi melakukan aksi kekerasan dan patuhi apa yang sudah kami maklumatkan. Kami tidak akan melakukan apa-apa,” katanya di Timika, Jumat (17/11).

Ia menegaskan senjata api yang dimiliki oleh KKB ilegal dan merupakan barang bukti sebuah tindak pidana pembunuhan terhadap aparat negara (anggota Brimob).

Dua senjata api laras panjang jenis Styer Aug yang memiliki amunisi kaliber 5,46 milimeter yang kini dikuasai oleh KKB diketahui dirampas dari dua anggota Detasemen Gegana Brimob, Bripda Riyan Hariansah dan Bripda M Adpriadi, pada 1 Januari 2015.

Saat itu, kedua anggota Brimob tersebut bertugas sebagai anggota Satgas Amole untuk pengamanan PT Freeport di wilayah Tembagapura.

Keduanya bersama seorang satpam PT Freeport Indonesia bernama Suko Miartono diserang dan ditembak mati oleh KKB di sekitar wilayah Kampung Utikini Lama, saat tengah melakukan patroli ke Kampung Banti.

Ia menawarkan kepada KKB agar secara legawa kembali bergabung dalam aktivitas masyarakat secara normal dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, serta terlibat aktif melakukan pembangunan di wilayah Papua.

“Berbagai program pembangunan sedang digalakan oleh pemerintah di Provinsi Papua dan tentunya hal itu untuk kepentingan masyarakat Papua. Mari kita bahu-membahu ikut dalam pembangunan. Jangan lagi membunuh, jangan lagi menyakiti hati masyarakat, jangan melanggar hukum, jadilah masyarakat yang baik dan patuh hukum serta berkebudayaan yang positif,” katanya seperti yang dikutip dari Antara.

KKB sudah lebih dari tiga pekan menguasai dan menduduki perkampungan sekitar Kota Tembagapura. Sejak itu, 1.300 warga sipil dilaporkan terisolasi karena tidak bisa lagi leluasa untuk bepergian ke Tembagapura guna membeli barang kebutuhan pokok mereka.

Kini kondisi mereka makin memburuk lantaran persediaan bahan makanan makin menipis.

Buntut dari keberadaan KKB di kampung-kampung itu, kini pelayanan kesehatan dan pendidikan di Banti-Kimbeli, Opitawak sama sekali tidak berjalan.

Rumah Sakit Waa-Banti milik Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (LPMAK) sudah tutup operasionalnya sejak 27 Oktober 2017. Kondisi serupa terjadi di SD dan SMP Negeri Banti.

Seluruh petugas kesehatan dan guru-guru di wilayah itu telah dievakuasi ke Timika. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Eldin Hadiri Pesta Bona Taon Punguan Raja Panjaitan
Sumatera Utara - Minggu, 18 Februari 2018 - 21:38 WIB

Eldin Hadiri Pesta Bona Taon Punguan Raja Panjaitan

Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin menghadiri Pesta Bona Taon Punguan Raja Panjaitan Dohot Boruna, Minggu ( 28/2) di ...
WaliKota Letakkan Batu Pertama Pembangunan Little India Gate
Sumatera Utara - Minggu, 18 Februari 2018 - 13:51 WIB

WaliKota Letakkan Batu Pertama Pembangunan Little India Gate

WaliKota Medan, Dzulmi Eldin meletakkan batu pertama pembangunan Little India Gate di persimpangan Jalan Zainul Arifin-T Umar Medan, Minggu (18/2). ...
Cukur 2500 Kepala, Tukang Cukur Garut Deklarasi Dukung RINDU
Jawa Barat - Minggu, 18 Februari 2018 - 07:22 WIB

Cukur 2500 Kepala, Tukang Cukur Garut Deklarasi Dukung RINDU

Sebanyak 300 orang tukang cukur yang tergabung dalam Persaudaraan Pangkas Rambut Garut (PPRG) mendeklarasikan dukungannya untuk pasangan calon gubernur dan ...
Ganjar blusukan datangi warga di pasar Bangsri, Jepara
Jawa Tengah - Sabtu, 17 Februari 2018 - 17:40 WIB

Ganjar blusukan datangi warga di pasar Bangsri, Jepara

Calon gubernur Ganjar Pranowo menyapa masyarakat di Jepara, Jawa Tengah. Ganjar mendatangi warga di Pasar Bangsri di hari kedua masa ...
Polisi pastikan isu pembunuhan muadzin oleh orang gila di Majalengka adalah hoax
Jawa Barat - Sabtu, 17 Februari 2018 - 17:32 WIB

Polisi pastikan isu pembunuhan muadzin oleh orang gila di Majalengka adalah hoax

Aparat Kepolisian Resort (Polres) Majalengka, Jawa Barat memastikan jika kabar seorang muadzin di wilayahnya dibunuh oleh orang gila yang viral ...
Drum band SMA Mulankuh siap ikuti kompetisi di Ar Raudiatul Hasanah
Sumatera Utara - Sabtu, 17 Februari 2018 - 16:00 WIB

Drum band SMA Mulankuh siap ikuti kompetisi di Ar Raudiatul Hasanah

Drum band corps Swatami SMA Muhammadiyah 09 Kualuh Hulu berencana mengikuti kejuaraan Marching Band Competition yang di selenggarakan oleh pesantren ...