Senin, 11 Desember 2017 | 10.53 WIB
KiniNEWS>Regional>Banten>Korban pelecehan dan penganiyaan karena diduga berbuat mesum masih trauma

Korban pelecehan dan penganiyaan karena diduga berbuat mesum masih trauma

Reporter : Bayu Putra | Kamis, 16 November 2017 - 15:56 WIB

IMG-7383

Kapolres Tangerang AKBP Sabibul Alif. Istimewa

Banten, kini.co.id – MA (20) yang dituduh berbuat mesum dengan kekasihnya berinisial RN (28), dan ditelanjangi serta dianiaya sejumlah orang di Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, hingga saat ini masih alami trauma.

Hal itu disampaikan Kapolresta Tangerang, Ajun Komisaris Besar Sabilul Alif saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (16/11).

Kapolres mengatakan wanita tersebut masih trauma atas kejadian yang menimpanya, digerebek, ditelanjangi, dianiaya dan diarak oleh massa karena dituduh berbuat mesum.

Sampai saat ini, MA masih mengurung diri dan belum berani bersosialisasi ke tengah masyarakat. “Korban ini masih trauma dan tidak mau ketemu dengan siapapun,” kata Sabilul.

Menurutnya, saat ini pihak kepolisian masih mengamankan MA di sebuah lokasi yang aman. MA juga mendapatkan pendampingan dari psikiater.

“Psikiater akan terus mendampingi korban untuk mengobati masalah trauma itu. Karena kalau sampai tidak mau ketemu orang, itu traumanya sudah berat,” tuturnya.

Dalam kasus ini polisi menetapkan enam orang tersangka yaitu G, N, A, I, S dan T. Karena perbuatan semena-mena terhadap M dan R dengan cara diseret, dianiaya dan ditelanjangi ini diduga diinisiasi oleh Ketua RT lingkungan setempat berinsial T.

Para pelaku terancan dijerat Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dan Pasal 335 KUHP tentang melakukan pemaksaan dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman lima tahun ke atas. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Ivan Iskandar Batubara siap dampingi Tengku Erry di Pilgub Sumut
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 09:10 WIB

Ivan Iskandar Batubara siap dampingi Tengku Erry di Pilgub Sumut

Mengikuti jejak Sandiaga Salahudin Uno yang melepas jabatan Wakil Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) dan berkiprah di politik, hal itu ...
Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 06:48 WIB

Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi

Kasus pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM) di Sumatera Utara masih sangat tinggi dan memprihatinkan. Berdasarkan catatan Komisi Orang Hilang dan ...
Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 00:02 WIB

Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam

Pihak penggagas dan panitia festival durian Sindangwangi 2017 masih belum memberikan jawaban terkait banyaknya keluhan pengunjung yang sudah membeli tiket ...
PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018
Sumatera Utara - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:42 WIB

PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018

Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mencalonkan mantan Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi dalam pemilihan gubernur Sumatera Utara 2018.Dukungan ...
Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:26 WIB

Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan

Banyaknya keluhan masyarakat terkait kekecewaannya saat mengunjungi Festival Durian Sindangwangi 2017 di Pasar Ikan, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten ...
KLHK segel limbah medis di TPS  Cirebon
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 19:27 WIB

KLHK segel limbah medis di TPS Cirebon

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyegel tempat pembuangan sementara (TPS) yang berisikan limbah medis di Cirebon, Jawa Barat. "Saat ini ...