Senin, 19 Februari 2018 | 21.00 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Jasa Marga Berlakukan Contra Flow Tujuh KM Pasca Crane Jatuh

Jasa Marga Berlakukan Contra Flow Tujuh KM Pasca Crane Jatuh

Reporter : Ardiansyah | Kamis, 16 November 2017 - 12:25 WIB

IMG-7350

Tol Jakarta-Cikampek lumpuh

Bekasi, kini.co.id – PT Jasa Marga (Persero) Tbk memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa melawan arus kendaraan (contra flow) di ruas tol Jakarta-Cikampek sepanjang tujuh kilometer, Kamis (16/11). Rekayasa ini dilakukan dari KM 14 sampai KM 21 arah timur atau Cikampek.

Asisten Vice President PT Jasa Marga (Persero), Dwimawan Heru mengatakan, rekayasa ini mulai dilakukan sejak pukul 09.45.

Tujuannya, untuk mengurai kepadatan akibat adanya crane pengangkut Variable Message Sign (VMS) dalam proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated di sana ambruk, sejak Kamis (16/11) dini hari.

“Rekayasa ini dilakukan dengan dibantu pihak kepolisian,” kata Heru pada Kamis (16/11).

Heru mengatakan, rekayasa contra flow merupakan salah satu cara untuk mengurai kepadatan kendaraan.

Rekayasa ini dilakukan dengan cara membuka pembatas jalan atau barrier di ruas tol, sehingga kendaraan yang mengarah ke Cikampek menggunakan lajur empat di arah sebaliknya.

Di tiap sisi kanannya, juga dipasangi kerucut lalu lintas untuk memberi tanda batasan lajur yang boleh digunakan.

Sampai Kamis (16/11) pukul 11.00, Jasa Marga belum bisa memastikan durasi rekayasa lalu lintas ini diberlakukan.

“Dengan adanya contra flow ini, maka kepadatan kendaraan yang mengarah ke timur akan mencair,” ujar Heru.

Selain melakukan contra flow untuk mencairkan kepadatan, saat ini Jasa Marga tengah melakukan pemotongan body crane dan memposisikan crane di kondisi normal dengan menggunakan crane milik proyek Light Rail Transit (LRT) kapasitas 250 ton.

“Sampai saat ini crane masih berada di bahu jalan dan lajur satu arah Cikampek. Kita pindahkan dulu menggunakan crane dari proyek LRT,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Heru menyampaikan peremintaan maafnya atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Jasa Marga, kata dia, akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengatasi dampak kepadatan di lokasi kejadian.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Wali Kota Medan ajak pelaku usaha berkontribusi dalam pembangunan
Sumatera Utara - Senin, 19 Februari 2018 - 21:00 WIB

Wali Kota Medan ajak pelaku usaha berkontribusi dalam pembangunan

Walikota Medan Dzulmi Eldin mengajak pelaku usaha di Kota Medan agar ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota dengan turut menghias taman ...
Paslon Rindu Bakal Insentif Kampanye di Bekasi
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 18:08 WIB

Paslon Rindu Bakal Insentif Kampanye di Bekasi

Pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul (Rindu) akan mengintensifkan kampanye di kota dan kabupaten ...
Pjs Wali Kota Bekasi Datangi Kantor KPU, Bahas Apa?
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 18:07 WIB

Pjs Wali Kota Bekasi Datangi Kantor KPU, Bahas Apa?

Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Bekasi R. Ruddy Gandakusumah, berkujung ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi di Jalan ...
Reklame di Bekasi Ambruk Saat Hujan Angin
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 18:00 WIB

Reklame di Bekasi Ambruk Saat Hujan Angin

Pengendara motor dan mobil di Jalan Cemerlang, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi nyaris tertimpa reklame ambruk, Senin (19/2/2018). Beruntung ...
Kampanye Diminta Kedepankan Visi Misi dan Program
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 17:56 WIB

Kampanye Diminta Kedepankan Visi Misi dan Program

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi telah melaksanakan tahapan deklarasi kampanye damai di lantai satu REVO Town Mall, Jalan Ahmad ...
Wabup Labura apresiasi baksos PK IMM Faperta UMSU di Kuala Beringin
Sumatera Utara - Senin, 19 Februari 2018 - 17:33 WIB

Wabup Labura apresiasi baksos PK IMM Faperta UMSU di Kuala Beringin

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara (Labura), Dwi Prantara, membuka baksos yang digelar pimpin komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMAM) Fakultas Pertanian ...