Minggu, 20 Januari 2019 | 17.55 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>KNPI Akan Fasilitator Korban Penggusuran Audensi dengan Pemkot Bekasi

KNPI Akan Fasilitator Korban Penggusuran Audensi dengan Pemkot Bekasi

Selasa, 14 November 2017 - 22:41 WIB

IMG-7324

DPD KNPI Kota Bekasi mendatangi lokasi korban penggusuran Pekayon

Bekasi, kini.co.id – DPD KNPI Kota Bekasi mendatangi warga korban penggusuran di Kampung Poncol, Pekayon Jaya, Bekasi Selatan, Selasa (14/11).

Selain memberikan bantuan Sembako, kehadiran KNPI, Sekaligus merayakan ulang tahun Ketua KNPI Kota Bekasi, Gilang Esa Mochtar Mohamad.

Ketua KNPI Kota Bekasi, Gilang Esa Mochtar Mohamad mengatakan segera mencari solusi permasalahan serta mendorong Pemerintah Kota Bekasi agar memberikan kompensasi kepada warga yang terkena gusur.

“Saya ingin mensyukuri bertambahnya umur saya ini dengan warga korban penggusuran. Setelah mendengar keluhan warga, saya sebagai Ketua KNPI akan mencoba menjadi fasilitator agar warga dapat beraudiensi dengan Wali Kota Bekasi,” katanya 

Sebagai langkah awal, Kata Gilang, KNPI akan memberikan surat kepada Wali Kota Bekasi agar dapat dicarikan solusi atau titik terang dari permasalahan yang sudah lebih dari satu tahun warga tidak memiliki tempat tinggal yang layak.” Saya harap Pak Wali Kota Bekasi mau duduk bersama dengan warga. Dan mencari solusi bersama,” ujarnya. 

Salah satu Korban penggusuran, Sonang Harahap mengungkapkan sangat antusias dengan kunjungan pengurus KNPI Kota Bekasi ini.” Saya sangat bersyukur ternyata ada kumpulan pemuda yang memperhatikan kondisi kami ini. Karena lebih dari satu tahun kita tidak memiliki tempat tinggal yang layak. Saya harap KNPI dapat berjuang bersama kami,” ujarnya. 

“Selama ini, kita tidur tidak menentu. Sudah ada juga korban jiwa, puluhan sakit dan tiga orang meninggal. Ini seharusnya menjadi keprihatinan sendiri bagi Pemkot Bekasi,” ujarnya. 

Menurutnya, kurang lebih 900 jiwa dari 206 Kepala Keluarga tidak memiliki tempat tinggal karena penggusuran yang dilakukan Pemkot Bekasi.”Sudah jelas, Wali Kota Bekasi sangat melanggar UUD 1945, juga perilaku yang tidak sesuai Pancasila,” tandasnya. 

Senada, Fany Rahayu berharap Wali Kota Bekasi memiliki hati nurani untuk melihat kondisi secara langsung warga korban penggusuran.” Selama menggusur. Wali Kota tidak pernah menengok sekalipun. Sudah banyak anak yang putus sekolah karena penggusuran. Bahkan, para perwakilan partai yang sebelumnya bersuara, malah hilang begitu saja. Ini ada apa?,” tegasnya. 

Dirinya menegaskan bersama ratusan warga korban penggusuran akan terus melawan juga memperjuangkan hak kami sebagai warga negara.” Jelas, Wali Kota Bekasi melanggar HAM, tidak memiliki hati nurani. Binatang saja diberi kandang, masa manusia ditindas seperti ini. Kita bukan teroris dan warga gelap,” jelasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Kepulauan Riau - Minggu, 20 Januari 2019 - 11:43 WIB

Wali kota ex officio BP Batam (2); Antara rangkap jabatan dan pengelolaan profesional

DI BAWAH kepemimpinan Lukita, BP Batam menorehkan beberapa pencapaian dan prestasi. Investasi Penanaman Modal Asing (PMA) selama dua tahun terakhir ...
Kepulauan Riau - Minggu, 20 Januari 2019 - 11:29 WIB

Wali kota ex officio BP Batam (1); Pertarungan nasib investasi

MENTERI Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution bertindak sebagai Ketua Dewan Kawasan Batam Selasa (8/1/2019) pekan lalu melantik Staf Khusus ...
Jawa Barat - Sabtu, 19 Januari 2019 - 12:31 WIB

Tabrakan Beruntun di Tol Purbaleunyi, 12 Kendaraan Rusak

Sebanyak 12 kendaraan terlibat dalam kecelakaan beruntun di jalan tol Purbaleunyi tepatnya di Kilometer (KM) 92, wilayah Sukatani, Purwakarta, Jawa ...
Papua - Sabtu, 19 Januari 2019 - 12:17 WIB

Lagi, Anggota TNI Tertembak Saat Kontak Senjata dengan KKB Papua

Seorang anggota TNI kembali gugur saat kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di kawasan Longsoran Baganbaga, Distrik Yambi, Kabupaten ...
Kepulauan Riau - Kamis, 17 Januari 2019 - 17:12 WIB

Akhirnya pesawat kargo Etiopia diizinkan terbang

PESAWAT kargo Ethiopian yang dipaksa mendarat di Batam akhirnya diizinkan terbang kembali hari ini, Kamis (17/1/2019). Ethiopian Airlines meninggalkan Batam, ...
Sumatera Utara - Kamis, 17 Januari 2019 - 15:07 WIB

BI: Ada 5.480 Lembar Upal Beredar Selama 2018 di Sumut

Selama tahun 2018 ada 5.480 lembar uang palsu (upal) yang beredar di Sumut.Hal itu dikatakan Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan ...