Senin, 22 Oktober 2018 | 03.58 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>KNPI Akan Fasilitator Korban Penggusuran Audensi dengan Pemkot Bekasi

KNPI Akan Fasilitator Korban Penggusuran Audensi dengan Pemkot Bekasi

Selasa, 14 November 2017 - 22:41 WIB

IMG-7324

DPD KNPI Kota Bekasi mendatangi lokasi korban penggusuran Pekayon

Bekasi, kini.co.id – DPD KNPI Kota Bekasi mendatangi warga korban penggusuran di Kampung Poncol, Pekayon Jaya, Bekasi Selatan, Selasa (14/11).

Selain memberikan bantuan Sembako, kehadiran KNPI, Sekaligus merayakan ulang tahun Ketua KNPI Kota Bekasi, Gilang Esa Mochtar Mohamad.

Ketua KNPI Kota Bekasi, Gilang Esa Mochtar Mohamad mengatakan segera mencari solusi permasalahan serta mendorong Pemerintah Kota Bekasi agar memberikan kompensasi kepada warga yang terkena gusur.

“Saya ingin mensyukuri bertambahnya umur saya ini dengan warga korban penggusuran. Setelah mendengar keluhan warga, saya sebagai Ketua KNPI akan mencoba menjadi fasilitator agar warga dapat beraudiensi dengan Wali Kota Bekasi,” katanya 

Sebagai langkah awal, Kata Gilang, KNPI akan memberikan surat kepada Wali Kota Bekasi agar dapat dicarikan solusi atau titik terang dari permasalahan yang sudah lebih dari satu tahun warga tidak memiliki tempat tinggal yang layak.” Saya harap Pak Wali Kota Bekasi mau duduk bersama dengan warga. Dan mencari solusi bersama,” ujarnya. 

Salah satu Korban penggusuran, Sonang Harahap mengungkapkan sangat antusias dengan kunjungan pengurus KNPI Kota Bekasi ini.” Saya sangat bersyukur ternyata ada kumpulan pemuda yang memperhatikan kondisi kami ini. Karena lebih dari satu tahun kita tidak memiliki tempat tinggal yang layak. Saya harap KNPI dapat berjuang bersama kami,” ujarnya. 

“Selama ini, kita tidur tidak menentu. Sudah ada juga korban jiwa, puluhan sakit dan tiga orang meninggal. Ini seharusnya menjadi keprihatinan sendiri bagi Pemkot Bekasi,” ujarnya. 

Menurutnya, kurang lebih 900 jiwa dari 206 Kepala Keluarga tidak memiliki tempat tinggal karena penggusuran yang dilakukan Pemkot Bekasi.”Sudah jelas, Wali Kota Bekasi sangat melanggar UUD 1945, juga perilaku yang tidak sesuai Pancasila,” tandasnya. 

Senada, Fany Rahayu berharap Wali Kota Bekasi memiliki hati nurani untuk melihat kondisi secara langsung warga korban penggusuran.” Selama menggusur. Wali Kota tidak pernah menengok sekalipun. Sudah banyak anak yang putus sekolah karena penggusuran. Bahkan, para perwakilan partai yang sebelumnya bersuara, malah hilang begitu saja. Ini ada apa?,” tegasnya. 

Dirinya menegaskan bersama ratusan warga korban penggusuran akan terus melawan juga memperjuangkan hak kami sebagai warga negara.” Jelas, Wali Kota Bekasi melanggar HAM, tidak memiliki hati nurani. Binatang saja diberi kandang, masa manusia ditindas seperti ini. Kita bukan teroris dan warga gelap,” jelasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...
Sulawesi - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:27 WIB

Miris, Anak Korban Gempa Palu Dicabuli, Baru 1 Pelaku Tertangkap

Duka bocah di bawah umur berinisial H semakin mendalam. Setelah menjadi korban gempa Palu, kini bocah 7 tahun itu ...
Sumatera Utara - Selasa, 16 Oktober 2018 - 15:44 WIB

Pedas! Harga Cabai di Medan Hampir Rp50 Ribu per Kilogram

Kaum ibu di Kota Medan kembali meringis seiring harga cabai dan sejumlah bahan pangan merangkak naik.Saat ini, harga cabai merah ...
Sumatera Utara - Sabtu, 13 Oktober 2018 - 16:31 WIB

13 Orang Tewas 10 Hilang Akibat Banjir Bandang Mandailing Natal

9 kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara dilanda banjir dan longsor yang terjadi pada, Jumat (12/10/2018).Sembilan kecamatan ...