Minggu, 19 November 2017 | 11.46 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Walikota dan Menteri Yasonna Resmikan Pembangunan Kantor Imigrasi dan Lapas Kota Bekasi

Walikota dan Menteri Yasonna Resmikan Pembangunan Kantor Imigrasi dan Lapas Kota Bekasi

Reporter : Ardiansyah | Selasa, 14 November 2017 - 20:08 WIB

IMG-7310

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Yasonna Laoly bersama Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi

Bekasi, kini.co.id – Pembangunan Kantor Imigrasi Kelas II dan Lapas Kota Bekasi dimulai. Hal ini setelah Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Yasonna Laoly bersama Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi meletakkan batu pertama di Kecamatan Bekasi Utara, Selasa (14/11/2017).

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan jika pembangunan tersebut guna memberikan rasa nyaman kepada masyarakat Kota Bekasi. Soalnya, lokasi kantor kedua lembaga tersebut sudah tidak bisa menampung pelayanan tercatat.

Kantor pelayanan imigrasi kelas II yang terletak di area Gelanggang Olahraga (GOR) Kota Bekasi setiap harinya dikunjungi sebanyak 250 sampai 350 jiwa.

Mereka mengantre pembuatan paspor maupun pelayanan mengenai pemberian dokumen perjalanan, baik dalam atau luar negeri, serta penentuan status ke imigrasian bagi orang asing, juga kebenaran bukti status kewarganegaraan.

Selain itu ruang Lembaga Permasyarakatan yang berada di Bulak Kapal, Kecamatan Bekasi Timur yang harusnya menampung para narapidana sebanyak 450-500 orang, kini tercatat hampir kurang lebih 1700 jiwa berada menumpuk di sana.

Karenanya, meski Kantor Imigrasi maupun Kantor Lapas berada di bawah naungan Kementrian Hukum dan HAM, akan tetapi kata Pepen sapaan akrabnya, semua urusan kantor tersebut ialah bagian pelayanan dari Warga Kota Bekasi.

Maka dari Pemerintah Kota Bekasi membuat MoU dengan bagian Imigrasi Kelas IIa Kota Bekasi dan Lapas Kota Bekasi untuk pembangunan gedung baru.

“Semua untuk warga Kota Bekasi terutama bagian pelayanan, agar membuat nyaman para warga agar meminimalisir ada nya pungutan liar dan membuat warga untuk mengurus sendiri dengan nyaman, itu satu bentuk proses perubahan pelayanan yang ada di Kota Bekasi” ujarnya.

Disisi lain, Pepen juga menyampaikan jika Pemerintah Kota Bekasi telah membangun beberapa fasilitas umum untuk masyarakat Kota Bekasi.

Adalah Stadion Patriot Chandrabaga, Rumah Sakit 8 lantai tiga blok, gedung pemerintah daerah dengan 10 lantai, pembangunan Puskesmas, sedang dalam proses Kantor Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota 6 lantai dengan Helipet di atasnya, Markas Komasndo Satpol PP, juga perluasan Kantor Kejaksaan Negeri Kota Bekasi.

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly mengapresiasi atas partisipasi dan gagasan segala pembangunan. Khususnya adalah pembangunan Kantor Imigrasi dan Lapas Kota Bekasi.

“Hal seperti ini harus jadi contoh daerah lain, dan jarak waktu setahun nantinya kita bisa resmikan bersama di kantor yang sudah jadi kedepannyam,” singkat dia.

Dua proyek yang menelan biaya hampir Rp 118 miliar ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi 2017 dan 2018.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi, Dadang Ginanjar merinci, pembangunan Kantor Imigrasi menelan biaya sekitar Rp 33,540 miliar, sedangkan Lapas II A Bekasi sekitar Rp 83,939 miliar.

Kedua pembangunan itu, kata dia, menggunakan pagu anggaran tahun jamak tahun 2017 dan 2018.

“Untuk Kantor Imigrasi estimasi waktu pelaksanaan selama 390 hari, sedangkan Lapas selama 400 hari,” kata Dadang.

Dadang mengatakan, nantinya Kantor Imigrasi akan dibangun hingga enam lantai dengan total luas lantai 3.882 meter per segi.

Sementara Lapas akan dibangun di Jalan Raya Pahlawan, Arenjaya, Bekasi Timur, dengan spesifikasi bangunan seluas 6.953 meter persegi di lahan seluas 20.786 meter persegi.

“Diharapkan keberadaan dua fasilitas ini bisa meningkatkan pelayanan untuk warga Kota Bekasi,” ujar Dadang.

Dijelaskan Dadang, terdapat sembilan massa bangunan yang terdiri atas blok hunian dua lantai seluas 9.250 meter per segi, kantor dan ruang kunjungan dua lantai seluas 1.624 meter per segi.

Dapur satu lantai seluas 240 meter per segi, masjid satu lantai seluas 375 meter per segi, gereja satu lantai seluas 135 meter per segi, poliklinik satu lantai seluas 300 meter per segi, MCK enam unit dalam satu lantai seluas 144 meter per segi, workshop satu lantai seluas 250 meter per segi, dan rumah genset satu lantai seluas 72 meter per segi.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Rukun Jurnalis Bekasi Adakan Diskusi, Ini yang Dibahas
Jawa Barat - Sabtu, 18 November 2017 - 21:32 WIB

Rukun Jurnalis Bekasi Adakan Diskusi, Ini yang Dibahas

Pembangunan Kota Bekasi yang sangat pesat dalam 20 tahun terakhir, khususnya dari sisi pembangunan fisik harus ditunjang dengan pembangunan sumber ...
Edy Rahmayadi diusung Gerindra jadi Cagub di Sumut
- Sabtu, 18 November 2017 - 19:56 WIB

Edy Rahmayadi diusung Gerindra jadi Cagub di Sumut

Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) resmi mengusung Pangkostrad Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi sebagai calon gubernur Sumatera Utara dalam ...
Hingga tiga bulan kedepan, Pemprov DKI siaga bencana
DKI Jakarta - Sabtu, 18 November 2017 - 19:38 WIB

Hingga tiga bulan kedepan, Pemprov DKI siaga bencana

Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana di Ibu Kota Jakarta, khususnya bencana banjir pada musim penghujan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ...
Bahasa Lokal Sebagai Perekat Keberagaman Etnik
Sumatera Utara - Sabtu, 18 November 2017 - 15:03 WIB

Bahasa Lokal Sebagai Perekat Keberagaman Etnik

Mendukung upaya pemerintah dalam menggalakan kajian terhadap bahasa-bahasa lokal yang ada di Indonesia, Program Studi (Prodi) Magister Linguistik (PMSL) Fakultas ...
Tahun Depan, Pembangunan Persulukan Sibio-bio Dilanjutkan
Sumatera Utara - Sabtu, 18 November 2017 - 14:37 WIB

Tahun Depan, Pembangunan Persulukan Sibio-bio Dilanjutkan

Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) H. Kharuddin Syah, SE bersama Camat Aek Natas Drs. Adlin Sinaga, M.Si mengunjungi jamaah persulukan di ...
Ketika Jokowi minta peserta Munas KAHMI beri  applause untuk Anies Baswedan
Sumatera Utara - Sabtu, 18 November 2017 - 11:50 WIB

Ketika Jokowi minta peserta Munas KAHMI beri applause untuk Anies Baswedan

Presiden Jokowi meminta Alumni Himpunan Mahasiswa Islam memberikan applause untuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menghadiri Musyawarah Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa ...