Senin, 22 Oktober 2018 | 04.06 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Keluhan Soal BPJS Tak Pernah Usai, Ini yang Dilakukan Anggota DPRD Medan

Keluhan Soal BPJS Tak Pernah Usai, Ini yang Dilakukan Anggota DPRD Medan

Reporter : Nur Fatimah | Selasa, 14 November 2017 - 09:05 WIB

IMG-7302

Reses III Tahun 2017 Anggota DPRD Medan, Parlaungan Simangunsong. (KiniNews/Ist)

Medan, kini.co.id – Kehadiran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sejatinya membantu masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan dengan harga terjangkau.

Segala biaya perobatan yang ditanggung BPJS didapat dari pembayaran gotong royong iuran peserta.

Namun pada prakteknya di lapangan, keluhan masyarakat terkait BPJS seolah tidak pernah usai, khususnya di Medan.

Terlihat pada setiap kegiatan reses anggota DPRD Medan, masalah BPJS pasti mencuat dari mulut warga.

“Setiap kali mau rawat inap, selalu dibilang ruangan kelas III penuh dan dianjurkan menggunakan kelas II maupun kelas I, tapi dengan tambahan biaya ekstra,” ujar S Tampubolon seorang warga Tangguk Bongkar 5, Kecamatan Medan Denai pada reses III tahun 2017 Anggota DPRD Medan, Parlaungan Simangunsong, belum lama ini.

Sementara R Lubis, warga Trikora mengeluhkan keluarganya yang masih dalam keadaan sakit sudah disuruh keluar dari RS.

“Lima hari keluarga saya opname di rumah sakit, malah disuruh pulang. Padahal keluarga saya masih sakit. Pokoknya kalau udah pasien BPJS yang masuk, buruklah pelayanan rumah sakit,” ungkap Lubis dengan raut kesal.

Persoalan lain, warga mengeluhkan beratnya pembayaran yang menanggung semua anggota keluarganya setiap bulan.

“Di dalam Kartu Keluarga ada 6 orang, semua diharuskan bayar untuk setiap bulan. Bagi kami yang penghasilan pas-pas an, terasa sangat berat,” sebut seorang warga dalam kegiatan reses tersebut.

Terkait itu, Anggota DPRD Medan Parlaungan Simangunsong menilai tidak optimal mempertanggungjawabkan peserta BPJS kesehatan.

“Saya kecewa sekali pada BPJS, karena banyak masyarakat mengeluhkan pelayanan BPJS terutama soal fasilitas rumah sakit dan sejauhana pertanggung jawaban mereka. Apalagi sering pihak rumah sakit kurang melayani peserta BPJS yang berasal dari warga kurang mampu,” ujar politisi Partai Demokrat ini.

Parlaungan mengatakan persoalan BPJS seolah tak pernah usai. Ia mengatakan BPJS hanya ibarat kasir yang mengurusi keuangan peserta, tapi tidak pernah mengevaluasi kinerja rumahsakit yang membuat pasien BPJS kecewa.

Dia menegaskan, permasalahan BPJS akan diagendakan untuk dibahas di paripurna DPRD Medan.

“Masalah BPJS akan saya sampaikan di paripurna nanti,” sebut Calon Ketua Komisi D DPRD Medan ini.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...
Sulawesi - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:27 WIB

Miris, Anak Korban Gempa Palu Dicabuli, Baru 1 Pelaku Tertangkap

Duka bocah di bawah umur berinisial H semakin mendalam. Setelah menjadi korban gempa Palu, kini bocah 7 tahun itu ...
Sumatera Utara - Selasa, 16 Oktober 2018 - 15:44 WIB

Pedas! Harga Cabai di Medan Hampir Rp50 Ribu per Kilogram

Kaum ibu di Kota Medan kembali meringis seiring harga cabai dan sejumlah bahan pangan merangkak naik.Saat ini, harga cabai merah ...
Sumatera Utara - Sabtu, 13 Oktober 2018 - 16:31 WIB

13 Orang Tewas 10 Hilang Akibat Banjir Bandang Mandailing Natal

9 kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara dilanda banjir dan longsor yang terjadi pada, Jumat (12/10/2018).Sembilan kecamatan ...