Jumat, 19 Januari 2018 | 22.17 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Keluhan Soal BPJS Tak Pernah Usai, Ini yang Dilakukan Anggota DPRD Medan

Keluhan Soal BPJS Tak Pernah Usai, Ini yang Dilakukan Anggota DPRD Medan

Reporter : Nur Fatimah | Selasa, 14 November 2017 - 09:05 WIB

IMG-7302

Reses III Tahun 2017 Anggota DPRD Medan, Parlaungan Simangunsong. (KiniNews/Ist)

Medan, kini.co.id – Kehadiran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sejatinya membantu masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan dengan harga terjangkau.

Segala biaya perobatan yang ditanggung BPJS didapat dari pembayaran gotong royong iuran peserta.

Namun pada prakteknya di lapangan, keluhan masyarakat terkait BPJS seolah tidak pernah usai, khususnya di Medan.

Terlihat pada setiap kegiatan reses anggota DPRD Medan, masalah BPJS pasti mencuat dari mulut warga.

“Setiap kali mau rawat inap, selalu dibilang ruangan kelas III penuh dan dianjurkan menggunakan kelas II maupun kelas I, tapi dengan tambahan biaya ekstra,” ujar S Tampubolon seorang warga Tangguk Bongkar 5, Kecamatan Medan Denai pada reses III tahun 2017 Anggota DPRD Medan, Parlaungan Simangunsong, belum lama ini.

Sementara R Lubis, warga Trikora mengeluhkan keluarganya yang masih dalam keadaan sakit sudah disuruh keluar dari RS.

“Lima hari keluarga saya opname di rumah sakit, malah disuruh pulang. Padahal keluarga saya masih sakit. Pokoknya kalau udah pasien BPJS yang masuk, buruklah pelayanan rumah sakit,” ungkap Lubis dengan raut kesal.

Persoalan lain, warga mengeluhkan beratnya pembayaran yang menanggung semua anggota keluarganya setiap bulan.

“Di dalam Kartu Keluarga ada 6 orang, semua diharuskan bayar untuk setiap bulan. Bagi kami yang penghasilan pas-pas an, terasa sangat berat,” sebut seorang warga dalam kegiatan reses tersebut.

Terkait itu, Anggota DPRD Medan Parlaungan Simangunsong menilai tidak optimal mempertanggungjawabkan peserta BPJS kesehatan.

“Saya kecewa sekali pada BPJS, karena banyak masyarakat mengeluhkan pelayanan BPJS terutama soal fasilitas rumah sakit dan sejauhana pertanggung jawaban mereka. Apalagi sering pihak rumah sakit kurang melayani peserta BPJS yang berasal dari warga kurang mampu,” ujar politisi Partai Demokrat ini.

Parlaungan mengatakan persoalan BPJS seolah tak pernah usai. Ia mengatakan BPJS hanya ibarat kasir yang mengurusi keuangan peserta, tapi tidak pernah mengevaluasi kinerja rumahsakit yang membuat pasien BPJS kecewa.

Dia menegaskan, permasalahan BPJS akan diagendakan untuk dibahas di paripurna DPRD Medan.

“Masalah BPJS akan saya sampaikan di paripurna nanti,” sebut Calon Ketua Komisi D DPRD Medan ini.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:58 WIB

3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Bekasi segera melakukan trauma healing terhadap tiga korban cabul yakni, RK (12), DK (13) ...
Mahasiswa: Menteri Pertanian Tak Berhasil Wujudkan Kedaulatan Pangan
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:52 WIB

Mahasiswa: Menteri Pertanian Tak Berhasil Wujudkan Kedaulatan Pangan

Naiknya harga beras ditengah-tengah masyarakat saat ini cukup menghebohkan masyarakat Indonesia, tidak terkecuali di Kota Bekasi. Hebohnya lagi, Kementerian Pertanian ...
Kerap Nonton Video Porno, Oknum Guru Ini Cabuli 3 Siswanya
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:48 WIB

Kerap Nonton Video Porno, Oknum Guru Ini Cabuli 3 Siswanya

Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Kombespol Indarto, mengungkapkan bahwa alasan oknum guru di Yayasan Teratai Putih Global School, tega ...
Akhir Bandar Narkoba di Kayuringin
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:45 WIB

Akhir Bandar Narkoba di Kayuringin

Kepolisian Sektor Bekasi Timur meringkus bandar narkoba di Jalan Tunggul V, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan. Pelaku atas nama ...
Pembenahan Danau Toba pacu optimis target sejuta wisman ke Sumut tercapai
Sumatera Utara - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:41 WIB

Pembenahan Danau Toba pacu optimis target sejuta wisman ke Sumut tercapai

Target kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumatera Utara sebanyak satu juta orang pada 2019 optimistis tercapai. Optimisme mencuat seiring adanya pembenahan ...
Soal mahar politik, Siswandi-Euis penuhi panggilan Panwaslu
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 15:30 WIB

Soal mahar politik, Siswandi-Euis penuhi panggilan Panwaslu

Brigadir Jenderal (Purn) Siswandi- Euis Fery Fatayaty, pasangan bakal calon yang gagal maju pada Pemilihan Wali Kota Cirebon memenuhi ...