Selasa, 23 Oktober 2018 | 03.57 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>115 PNS Pemkab Labura Diambil Sumpah

115 PNS Pemkab Labura Diambil Sumpah

Reporter : Zainal Bakri | Rabu, 8 November 2017 - 14:08 WIB

IMG-7269

Pengambilan sumpah PNS Pemkab Labura. (Foto: Humas)

Labura, kini.co.id – 115 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Utara) diambil sumpah/janji oleh Bupati Kharuddin Syah yang dilaksanakan di gedung serba guna komplek Kantor Bupati Labura, Rabu (8/11/2017).

Usai pengambilan sumpah, Bupati Kharuddin Syah dalam arahannya mengatakan setiap PNS wajib mengucapkan sumpah sesuai dengan ketentuan yang diamanatkan dalam UU Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) pasal 66 ayat 1, Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dan dan pelaksanaannya diatur pada peraturan pemerintah Nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen pegawai negeri sipil.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pengambilan sumpah/janji PNS bukan sekadar acara seremoni belaka, namun setiap PNS yang telah diambil sumpah/janji harus dengan nyata mengaplikasikan seluruh sumpah/janji tersebut.

Setidaknya ada lima (5) point penting yang harus dimanifestasikan dengan makna/janji yang telah diikrarkan yaitu,pertama setia kepada Pancasila, UUD 1945, Negara dan Pemerintah, yang kedua adalah melaksanakan tugas dengan penuh pengabdian.

Ketiga PNS menjunjung tinggi kehormatan negara dan pemerintah serta martabat PNS, perilaku PNS yang berazaskan Profesional, Dedikasi, Loyalitas dan Tidak Tercela (PDLT). Keempat PNS harus bisa memegang rahasia yang menurut sifat atau perintahnya harus dirahasiakan serta yang terakhir yakni PNS harus bekerja jujur, sebab kejujuran hal mutlak yang harus menjadi landasan bagi PNS dalam segala aktivitasnya yang akan memberi manfaat bagi dirinya sendiri dan orang sekitarnya, jelas Bupati.

Kemudian Bupati Kharuddin Syah juga mengharapkan kepada seluruh PNS di Lingkungan Pemkab Labura, khususnya yang baru diambil sumpah/janji PNS wajib memiliki kemampuan berpikir konseptual berdasarkan visi Kabupaten Tanah Bersimpul Kuat Babontuk Elok yaitu Kabupaten yang beriman dan bertaqwa menuju Labuhanbatu utara yang sejahtera.

Pengambilan sumpah/janji tersebut disaksikan oleh saksi I Drs. Abdul Haris Rangkuty, M.Ap, dan saksi II Dra. Susi Asmarani, M.Si serta dihadiri Sekretaris daerah Drs. Ahmad Fuad, M.Si, Staf ahli Bupati bidang ekonomi Pembagunan Sukisman,S.Sos, Asisten Ekonomi Pembangunan Drs. Raja Saljukdin,M.Si, Jajaran OPD Labura dan rohaniawan Islam dan Kristen.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:40 WIB

Hal-hal yang Paling Dirindukan Alumni Pesantren Ketika Tak Lagi Mondok

Menjadi santri di pondok pesantren merupakan kebanggaan tersendiri bagi alumni-alumni ponpes yang tersebar di seluruh Sumatera Utara.Bagaimana tidak, meski belajar ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:33 WIB

Dahsyatnya Medsos Pengaruhi Pola Pikir Anak Muda Tentang Politik

Politik kini mendapat tempat sedikit lebih banyak di hati para kawula muda.Yang dulunya samasekali 'emang gua pikirin', kini banyak anak ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 11:57 WIB

Hari Santri, RMI NU Sumut: Segera Sahkan UU Pondok Pesantren

Bangsa Indonesia sedang memperingati Hari Santri Nasional 2018 pada hari ini Senin (22/10/2018).Hari Santri Nasional sendiri, disahkan oleh Presiden RI, ...
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...