Selasa, 23 Oktober 2018 | 03.43 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>Anies-Sandi Akan Hapus Larangan Pemotor Masuk Jalan Thamrin

Anies-Sandi Akan Hapus Larangan Pemotor Masuk Jalan Thamrin

Reporter : Fauzan | Rabu, 8 November 2017 - 12:13 WIB

IMG-7267

Pejalan kaki berjalan di trotoar kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (18/4). Pemprov DKI Jakarta berencana menghapuskan jalur lambat di kawasan Jalan Sudirman dan Jalan Thamrin, untuk memperluas jalur pejalan kaki (pedestrian) hingga 9,5 meter, menyusul pembangunan stasiun Mass Rapid Transid (MRT) yang akan segera direalisasikan. Foto Antara

Jakarta, kini.co.id – Kebijakan pengguna kendraan roda dua yang sebelumnya tidak diperbolehkan melintasi Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, kali ini mulai dihapuskan oleh pasangan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengembalikan rasa keadilan kepada pengguna sepeda motor sehingga bisa melintasi lagi Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

“Kebijakan ini dalam mengembalikan rasa berkeadilan, tapi tentunya dengan penuh ketertiban dan semua kaidahnya kita pastikan untuk memastikan kelancaran selama Asian Games,” kata Sandiaga kepda wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/11).

Sandiaga menjelaskan perintah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk mengembalikan aksesibilitas kepada warga.

“Nah, ini yang lagi dikaji kita, tidak perlu over spekulasi, kita tunggu desainnya karena sekarang desainnya di bawah koordinasi Bina Marga,” terangnya.

Bina Marga saat ini sedang mencoba menata dan presentasi kepada Anies-Sandiaga mengenai desainnya yang bisa menghadirkan keadilan bagi pengemudi kendaraan roda dua.

“Tapi tentu saja keselamatan perlu dipastikan,” kata Sandi.

“Saya sampaikan data ke Pak Gubernur bahwa berdasarkan pantauan big data analisis big data dampak yang dirasakan akesibiltas di jalan protokol itu khususnya perkantoran dan area komersial itu sangat besar,” tambahnya.

Masih menurut Sandiaga, dari segi kegiatan ekonomi, yang terdampak adalah usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Jadi memang kita harus pantau selama satu bulan ini, memastikan kebijakan itu juga positif untuk Asian Games sesuai dengan deskripsi presiden,” tegasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:40 WIB

Hal-hal yang Paling Dirindukan Alumni Pesantren Ketika Tak Lagi Mondok

Menjadi santri di pondok pesantren merupakan kebanggaan tersendiri bagi alumni-alumni ponpes yang tersebar di seluruh Sumatera Utara.Bagaimana tidak, meski belajar ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:33 WIB

Dahsyatnya Medsos Pengaruhi Pola Pikir Anak Muda Tentang Politik

Politik kini mendapat tempat sedikit lebih banyak di hati para kawula muda.Yang dulunya samasekali 'emang gua pikirin', kini banyak anak ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 11:57 WIB

Hari Santri, RMI NU Sumut: Segera Sahkan UU Pondok Pesantren

Bangsa Indonesia sedang memperingati Hari Santri Nasional 2018 pada hari ini Senin (22/10/2018).Hari Santri Nasional sendiri, disahkan oleh Presiden RI, ...
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...