Rabu, 21 Februari 2018 | 23.53 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Indikasi Penyerangan Jokowi Mantu dan Kedutaan Myanmar, Terduga ISIS Diciduk Densus di Bekasi

Indikasi Penyerangan Jokowi Mantu dan Kedutaan Myanmar, Terduga ISIS Diciduk Densus di Bekasi

Reporter : Ardiansyah | Selasa, 7 November 2017 - 22:48 WIB

IMG-7261

Suasana Kontrakan Terduga ISIS di Bekasi

Bekasi, kini.co.id – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror mengamankan seorang pria di rumah kontrakan di Jalan Yamin, RT 1/6, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin 6 November 2017.  

Pria berinisial RA (25) itu ditangkap atas dugaan melakukan kegiatan atau perkumpulan dengan kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). 

Menurut keterangan warga, RA dibawa oleh tiga petugas Densus sekitar pukul 03.30 WIB. Mereka datang dengan menggunakan satu unit mobil dan berpakaian bebas. 

“Ditengkepnya jam setengah empat, sebelum subuh. Yang bawa tiga orang, tidak tau juga itu siapa yang bawa, mereka hanya permisi ke orang tua saya, untuk mendatangi rumah itu (kontrakan yang dihuni RA),” kata Junaedi, anak pemilik kontrakan, Selasa (7/11).

Saat penangkapan itu, sambung dia, petugas tak terlihat mengamankan barang apapun dari dalam kontrakan RA. 

Hanya saja, kata Junaedi, anak RA yang masih berusia sekitar 2 tahun terlihat menangis dan sempat meraih ayahnya saat hendak dibawa ke dalam mobil.

“Tidak ada barang barang yang di bawa. Cuma, anaknya yang bontot, sempat nanya ke ibunya, Uni-uni, Abi mau kemana. Kok di bawa orang,” ungkap Junaedi. 

Usai itu, lanjutnya, puluhan polisi dan sejumlah anggota Kodim 0507/Bekasi datang kembali ke lokasi bersama para pengurus RT setempat. Petugas kemudian menanyakan seputar RA yang dibawa oleh orang tak dikenal tersebut. 

“Gak ada omongan kasusnya apa, kata anggota, gak ada apa-apa kok, cuma penyelidikan saja,” jelasnya. 

RA diketahui baru saja tinggal selama sepekan di rumah kontrakan tersebut. RA yang mengaku bekerja sebagai pedagang itu, tinggal bersama dengan istri dan dua anaknya. 

“Ngontrak di sini baru seminggu. Orangnya biasa aja, rame juga. Kita malah gak nyangka. Dia bilang kerja jual asinan keliling,” jelasnya. 

Dugaan sementara, RA warga Jalan Kedondong Plumbon RT 003 RW 01 Kelurahan/Desa Plumbon Kecamatan Bekasi Karang Sambung Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah ini, merupakan simpatisan ISIS dan melakukan Komunikasi IT dengan Abu Kahfi tentang rencana amaliah di Kedutaan Myanmar dan Pernikahan anak Jokowi.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Hero Henrianto Bachtiar membenarkan. Menurut dia, Densus 88 melakukan penangkapan terhadap seorang pria di Kecamatan Mustikajaya.

“Iya benar, saya dilapori tadi pagi, bahwa Densus melakukan penangkapan,” singkat Hero.

Sementara itu, pintu kontrakan RA yang berada di nomor 2 dari 4 kontrakan tersebut terus tertutup. Suara candaan anak RA dan istrinya sayup-sayup terdengar hingga keluarga. 

Keluarga RA memilih berdiam diri, meski sejumlah wartawan mencoba untuk mengetuk pintunya. 

“Sejak didatangi polisi, pintunya gak dibuka. Seharian mereka di dalam saja,” ucap tetangga lainnya. 

Kini, Kepolisian dari Polsek Bantargebang dan Polres Metro Bekasi Kota masih tampak berjaga di lokasi usai penangkapan yang dilakukan Densus 88 tersebut. 

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung
Sumatera Utara - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:37 WIB

Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung

Ratusan personil gabungan TNI-Polri melaksanakan gotong royong membersihkan material berupa batu dan kayu yang menutup arus aliran lahar dingin gunung ...
Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:01 WIB

Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat mengingatkan pasangan calon kepala daerah agar tidak berkampanye di pesantren. Larangan itu sesuai ...
Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:11 WIB

Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC

Sedikitnya, ada tiga dari 14 pabrik yang berdiri di sepanjang bantaran Kali Bekasi belum mengantongi Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC).Bahkan, ...
Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 19:50 WIB

Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara

Seorang Satpam sekolah berinisial AS (33) rupanya merangkap kariernya sebagai pengedar sabu. Selain pengedar, AS juga sebagai pemakai yang mana ...
75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:59 WIB

75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menargetkan pada tahun 2018 ini, minimal 75 persen SMP Swasta di dan 100 persen SMP Negeri ...
5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:40 WIB

5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menunda pengadaan komputer untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi 5 SMP Negeri Kota Bekasi.Soalnya, ...