Senin, 11 Desember 2017 | 10.50 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Medan Rp75 M, Pengamat: Apa Manfaat Bagi Warga?

Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Medan Rp75 M, Pengamat: Apa Manfaat Bagi Warga?

Reporter : Nur Fatimah | Selasa, 7 November 2017 - 14:06 WIB

IMG-7251

Ilustrasi

Medan, kini.co.id – Perjalanan dinas DPRD Medan menjadi sorotan. Hal ini karena jumlah anggaran yang sangat fantastis untuk menyokong kegiatan rutin anggota legislatif tersebut.

DPRD Medan menganggarkan Rp75 miliar untuk perjalanan dinas dewan yang diambil dari APBD Kota Medan 2017.

Jumlah anggaran ini bahkan membuat legislator dari luar daerah kaget saat berkunjung ke Gedung DPRD Medan Jalan Kapten Maulana Lubis Medan itu beberapa waktu lalu.

Hal ini juga mengundang kritik dari berbagai pihak terkait manfaat perjalanan dinas itu untuk warga. Terlebih selama ini, anggota dewan yang berangkat tidak menghasilkan inovasi baru dalam kinerjanya.

“Anggaran perjalanan dinas itu perlu dievaluasi. Sebab, dari sisi anggaran ada aturan anggaran berbasis kinerja, harus efesien dan efektif, transparan serta akuntabel.  Artinya, dari anggaran harus dapat diukur manfaatnya (kinerja) bagi masyarakat, efesien dan efektif artinya secara anggaran harus mengedepankan penghematan dan tidak boros,” jelas Pengamat Kebijakan Anggaran Medan, Elfenda Ananda, Selasa (7/11/2017).

Ia memberi contoh selama ini anggota DPRD Medan ketika ingin menanyakan sesuatu ke Depdagri di Jakarta akan berangkat ramai-ramai, bisa dihemat menjadi 5 atau 3 orang saja.

Ia pun menjelaskan, dalam kunjungan kerja atau perjalanan dinas, anggota dewan kebanyakan pasif, tidak bertanya terkait substansi bahkan hanya memperkenalkan diri. Sehingga tidak ada manfaatnya selain hanya jalan-jalan ke luar kota.

Elfenda juga berpendapat bahwa perjalanan dinas yang dianggap tidak penting dan tidak memiliki kontribusi yang signifikan harus dikurangi.

Dari penghematan perjalanan dinas ini, tentu bisa dialokasikan ke dalam bentuk kegiatan yang memang dibutuhkan oleh masyarakat.

“Banyak anggaran yang dihemat dari perjalanan dinas ini dan bisa dialokasikan untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Sebelumnya, Sekretaris DPRD Medan, Abd Azis mengkonfirmasi jumlah anggaran untuk perjalanan dinas lebih kurang Rp75 miliar.

Angka itu telah masuk ke dalam anggaran belanja dan pendapatan daerah (APBD) per tahunnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Ivan Iskandar Batubara siap dampingi Tengku Erry di Pilgub Sumut
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 09:10 WIB

Ivan Iskandar Batubara siap dampingi Tengku Erry di Pilgub Sumut

Mengikuti jejak Sandiaga Salahudin Uno yang melepas jabatan Wakil Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) dan berkiprah di politik, hal itu ...
Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 06:48 WIB

Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi

Kasus pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM) di Sumatera Utara masih sangat tinggi dan memprihatinkan. Berdasarkan catatan Komisi Orang Hilang dan ...
Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 00:02 WIB

Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam

Pihak penggagas dan panitia festival durian Sindangwangi 2017 masih belum memberikan jawaban terkait banyaknya keluhan pengunjung yang sudah membeli tiket ...
PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018
Sumatera Utara - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:42 WIB

PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018

Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mencalonkan mantan Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi dalam pemilihan gubernur Sumatera Utara 2018.Dukungan ...
Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:26 WIB

Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan

Banyaknya keluhan masyarakat terkait kekecewaannya saat mengunjungi Festival Durian Sindangwangi 2017 di Pasar Ikan, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten ...
KLHK segel limbah medis di TPS  Cirebon
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 19:27 WIB

KLHK segel limbah medis di TPS Cirebon

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyegel tempat pembuangan sementara (TPS) yang berisikan limbah medis di Cirebon, Jawa Barat. "Saat ini ...