Kamis, 23 November 2017 | 12.39 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Dua bandit jalanan tewas

Dua bandit jalanan tewas

Senin, 6 November 2017 - 23:22 WIB

IMG-7248

Ilustrasi.

Medan , kini.co.id – Tim gabungan Satreskrim Polrestabes Medan dan Polsek Sunggal, mengamankan dua pelaku bandit jalanan yang tewas ditembak, Ahad (5/11) di kawasan Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

Kedua pelaku bernama Rony Wijaya alias Mabrah (20), warga Jalan Tani Asli, Tanjung Gusta, Kabupaten Deliserdang dan Bayu Pratama (21), warga Desa Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal dievakuasi ke RS Bhayangkara.

Waka Polrestabes Medan Aajun Komisaris Besar Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, kedua tersangka tewas karena mencoba melakukan perlawanan ketika hendak ditangkap.

“Untuk melindungi diri, anggota di lapangan terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur,” pungkasnya ungkap Ajun Komisaris Tatan didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Medan Ajun Komisaris Besar Febriansyah dan Kapolsek Medan Sunggal Komisi Komersil di Wira Prayatna, Senin (6/11).

Sebelumnya, tersangka Mabrah dan Bayu Pratama diburon dalam sejumlah kasus kejahatan. Dari catatan kepolisian, sedikitnya ada 41 Laporan Polisi (LP) yang sudah terangkum sejak tahun 2016-2017. “Pada tahun 2016, pelaku pernah merampok korban wanita yang akhirnya juga meninggal dunia,” terangnya.

Kejahatan kedua tersangka terungkap ketika melakukan kejahatan dengan korban Orni (56) Kepala SDN 060919, warga Jalan Nusa Indah Raya, Helvetia.

Ketika itu, Kamis pekan lalu sekira pukul 13.00 WIB korban dari Jalan Titi Bobrok menumpangi becak bermotor hendak pulang ke rumahnya. Setiba di Jalan Gatot Subroto, persisnya di depan Kompleks Tomang Elok, dari sisi kiri muncul dua pria mengendarai sepeda motor merampas tas sandang korban.

Tarikan yang kuat itu menyebabkan Orni terjungkal dari becak mesin dan jatuh ke badan jalan. Perempuan paruh baya itu sempat terseret beberapa meter. Pelaku langsung tancap gas melaju ke arah Kampung Lalang.

Sejumlah warga dan pengemudi becak mesin langsung membawa korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. Selain kehilangan surat-surat berharga dan uang tunai, Orni mengalami luka serius dan patah tulang di bagian lengan kanan, kiri dan bahu.

Berdasarkan keterangan saksi korban dan warga, identitas keduanya tergambar jelas. “Berdasarkan keterangan saksi-saksi, keberadaan tersangka kita ketahui dan telusuri,” ungkap Kapolsekta Sunggal, Kompol Wira Prayatna.

Setelah bukti-bukti akurat dan cukup, kedua tersangka kemudian disergap Minggu dini hari di salah satu kawasan Sunggal. Namun, upaya petugas mendapatkan perlawanan sehingga dilakukan tindakan dan terukur. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun
Sumatera Utara - Kamis, 23 November 2017 - 09:14 WIB

Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun

Perkembangan bank syariah di Sumatera Utara cukup menggembirakan. Dengan banyaknya sosialisasi yang dilakukan, masyarakat pun mulai menerapkan perekonomian syariah dalam ...
PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:15 WIB

PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong percepatan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) milik Pemkot Bekasi. Selain mengurai sampah, ...
Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:12 WIB

Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi diminta menggaungkan kembali sejarah dan budaya Bekasi ke tengah-tengah masyarakat. Aparatur pemerintah harus lebih peduli dengan keberadaan ...
PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:09 WIB

PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa Sumur Batu di Kecamatan Bantargebang ditergetkan rampung dan mulai dioperasikan pada akhir tahun ...
140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:16 WIB

140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi

Direktur Pengawasan Perbankan OJK KR5 Sumbagut Mulyanto mengatakan, hingga November 2017, ada 140 pengaduan yang diterima pihaknya. "Untuk jenis pengaduan ...
Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:11 WIB

Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR 5 Sumbagut tetap melakukan pengawasan terhadap investasi yang tidak sesuai aturan dan merugikan orang lain.Untuk ...