Rabu, 21 Februari 2018 | 23.54 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Dua bandit jalanan tewas

Dua bandit jalanan tewas

Senin, 6 November 2017 - 23:22 WIB

IMG-7248

Ilustrasi.

Medan , kini.co.id – Tim gabungan Satreskrim Polrestabes Medan dan Polsek Sunggal, mengamankan dua pelaku bandit jalanan yang tewas ditembak, Ahad (5/11) di kawasan Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

Kedua pelaku bernama Rony Wijaya alias Mabrah (20), warga Jalan Tani Asli, Tanjung Gusta, Kabupaten Deliserdang dan Bayu Pratama (21), warga Desa Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal dievakuasi ke RS Bhayangkara.

Waka Polrestabes Medan Aajun Komisaris Besar Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, kedua tersangka tewas karena mencoba melakukan perlawanan ketika hendak ditangkap.

“Untuk melindungi diri, anggota di lapangan terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur,” pungkasnya ungkap Ajun Komisaris Tatan didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Medan Ajun Komisaris Besar Febriansyah dan Kapolsek Medan Sunggal Komisi Komersil di Wira Prayatna, Senin (6/11).

Sebelumnya, tersangka Mabrah dan Bayu Pratama diburon dalam sejumlah kasus kejahatan. Dari catatan kepolisian, sedikitnya ada 41 Laporan Polisi (LP) yang sudah terangkum sejak tahun 2016-2017. “Pada tahun 2016, pelaku pernah merampok korban wanita yang akhirnya juga meninggal dunia,” terangnya.

Kejahatan kedua tersangka terungkap ketika melakukan kejahatan dengan korban Orni (56) Kepala SDN 060919, warga Jalan Nusa Indah Raya, Helvetia.

Ketika itu, Kamis pekan lalu sekira pukul 13.00 WIB korban dari Jalan Titi Bobrok menumpangi becak bermotor hendak pulang ke rumahnya. Setiba di Jalan Gatot Subroto, persisnya di depan Kompleks Tomang Elok, dari sisi kiri muncul dua pria mengendarai sepeda motor merampas tas sandang korban.

Tarikan yang kuat itu menyebabkan Orni terjungkal dari becak mesin dan jatuh ke badan jalan. Perempuan paruh baya itu sempat terseret beberapa meter. Pelaku langsung tancap gas melaju ke arah Kampung Lalang.

Sejumlah warga dan pengemudi becak mesin langsung membawa korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. Selain kehilangan surat-surat berharga dan uang tunai, Orni mengalami luka serius dan patah tulang di bagian lengan kanan, kiri dan bahu.

Berdasarkan keterangan saksi korban dan warga, identitas keduanya tergambar jelas. “Berdasarkan keterangan saksi-saksi, keberadaan tersangka kita ketahui dan telusuri,” ungkap Kapolsekta Sunggal, Kompol Wira Prayatna.

Setelah bukti-bukti akurat dan cukup, kedua tersangka kemudian disergap Minggu dini hari di salah satu kawasan Sunggal. Namun, upaya petugas mendapatkan perlawanan sehingga dilakukan tindakan dan terukur. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung
Sumatera Utara - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:37 WIB

Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung

Ratusan personil gabungan TNI-Polri melaksanakan gotong royong membersihkan material berupa batu dan kayu yang menutup arus aliran lahar dingin gunung ...
Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:01 WIB

Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat mengingatkan pasangan calon kepala daerah agar tidak berkampanye di pesantren. Larangan itu sesuai ...
Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:11 WIB

Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC

Sedikitnya, ada tiga dari 14 pabrik yang berdiri di sepanjang bantaran Kali Bekasi belum mengantongi Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC).Bahkan, ...
Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 19:50 WIB

Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara

Seorang Satpam sekolah berinisial AS (33) rupanya merangkap kariernya sebagai pengedar sabu. Selain pengedar, AS juga sebagai pemakai yang mana ...
75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:59 WIB

75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menargetkan pada tahun 2018 ini, minimal 75 persen SMP Swasta di dan 100 persen SMP Negeri ...
5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:40 WIB

5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menunda pengadaan komputer untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi 5 SMP Negeri Kota Bekasi.Soalnya, ...