Rabu, 21 Februari 2018 | 23.49 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Projo Kota Bekasi Kecewa dengan Walikota

Projo Kota Bekasi Kecewa dengan Walikota

Reporter : Ardiansyah | Sabtu, 4 November 2017 - 22:55 WIB

IMG-7236

DPC Projo Kota Bekasi

Bekasi, kini.co.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pro Jokowi (Projo) Kota Bekasi kecewa dengan sikap Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. Kekecewaan itu menyusul ketika para relawan Jokowi hendak melakukan audensi pada, Kamis (2/11/2017) lusa kemarin.

Ketua DPC Projo Kota Bekasi, Tofik Hidayat, menyebut jika orang nomor satu di Kota Bekasi itu tidak konsisten. Pihaknya merasa disepelekan oleh politisi Partai Golkar itu.

“Kita hanya ingin audensi dengan walikota. Surat sudah dilayangkan sejak Selasa (31/11/2017) belum lama ini, bahkan sudah ada kepastian jika walikota menyanggupi, namun setelah hari H malah tidak ada kepastian,” sesal Tofik, Sabtu (4/11/2017) malam.

Tofik mengatakan, audensi itu sejatinya untuk meminta pelepasan Projo Kota Bekasi yang rencananya akan berangkat ke Solo menghadiri pernikahan putri Presiden RI Joko Widodo, Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution  pada Senin (6/11/2017) sekitar pukul 12:00 WIB.

“Kami menghormati Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi sebagai kepala daerah, jadi rencanya kami meminta dia yang melepas keberangkatan kami nanti,” katanya.

“Kita sudah silaturahmi dengan semua parpol, karena pembentukkan Projo di Kota Bekasi ini baru dan kita ingin memperkenalkan diri kepada walikota,” kata dia.

Ia menilai, jika Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi atau biasa disapa Pepen itu sengaja menghindar. Sebab, saat itu pihaknya tengah menunggu lama.

“Kami sudah sesuaikan dengan jadwal yang dia mau, pukul 07.30 WIB. Namun sampai pukul 13.00 WIB tidak ada kejelasan. Saya juga WA pak wali buat audiensi dan dirinya menyanggupi menerima kami, bahkan di percakapan WA menjawab ‘segera’, saat saya menanyakan kapan bisa terima audiensi Projo Kota Bekasi,” kata Tofik.

“Percakapan terakhir, Pak Wali bilang lagi di Jatiasih. Kalau tau enggak bisa nemuin kita, ngapain kita disuruh nunggu. Saya kan jadinya enggak enak sama anggota dan Ketua Dewan Pertimbangan Projo Kota Bekasi ibu Nyimas Sakuntala Dewi,” sambungnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung
Sumatera Utara - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:37 WIB

Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung

Ratusan personil gabungan TNI-Polri melaksanakan gotong royong membersihkan material berupa batu dan kayu yang menutup arus aliran lahar dingin gunung ...
Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:01 WIB

Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat mengingatkan pasangan calon kepala daerah agar tidak berkampanye di pesantren. Larangan itu sesuai ...
Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:11 WIB

Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC

Sedikitnya, ada tiga dari 14 pabrik yang berdiri di sepanjang bantaran Kali Bekasi belum mengantongi Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC).Bahkan, ...
Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 19:50 WIB

Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara

Seorang Satpam sekolah berinisial AS (33) rupanya merangkap kariernya sebagai pengedar sabu. Selain pengedar, AS juga sebagai pemakai yang mana ...
75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:59 WIB

75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menargetkan pada tahun 2018 ini, minimal 75 persen SMP Swasta di dan 100 persen SMP Negeri ...
5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:40 WIB

5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menunda pengadaan komputer untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi 5 SMP Negeri Kota Bekasi.Soalnya, ...