Selasa, 23 Oktober 2018 | 03.34 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Projo Kota Bekasi Kecewa dengan Walikota

Projo Kota Bekasi Kecewa dengan Walikota

Reporter : Ardiansyah | Sabtu, 4 November 2017 - 22:55 WIB

IMG-7236

DPC Projo Kota Bekasi

Bekasi, kini.co.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pro Jokowi (Projo) Kota Bekasi kecewa dengan sikap Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. Kekecewaan itu menyusul ketika para relawan Jokowi hendak melakukan audensi pada, Kamis (2/11/2017) lusa kemarin.

Ketua DPC Projo Kota Bekasi, Tofik Hidayat, menyebut jika orang nomor satu di Kota Bekasi itu tidak konsisten. Pihaknya merasa disepelekan oleh politisi Partai Golkar itu.

“Kita hanya ingin audensi dengan walikota. Surat sudah dilayangkan sejak Selasa (31/11/2017) belum lama ini, bahkan sudah ada kepastian jika walikota menyanggupi, namun setelah hari H malah tidak ada kepastian,” sesal Tofik, Sabtu (4/11/2017) malam.

Tofik mengatakan, audensi itu sejatinya untuk meminta pelepasan Projo Kota Bekasi yang rencananya akan berangkat ke Solo menghadiri pernikahan putri Presiden RI Joko Widodo, Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution  pada Senin (6/11/2017) sekitar pukul 12:00 WIB.

“Kami menghormati Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi sebagai kepala daerah, jadi rencanya kami meminta dia yang melepas keberangkatan kami nanti,” katanya.

“Kita sudah silaturahmi dengan semua parpol, karena pembentukkan Projo di Kota Bekasi ini baru dan kita ingin memperkenalkan diri kepada walikota,” kata dia.

Ia menilai, jika Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi atau biasa disapa Pepen itu sengaja menghindar. Sebab, saat itu pihaknya tengah menunggu lama.

“Kami sudah sesuaikan dengan jadwal yang dia mau, pukul 07.30 WIB. Namun sampai pukul 13.00 WIB tidak ada kejelasan. Saya juga WA pak wali buat audiensi dan dirinya menyanggupi menerima kami, bahkan di percakapan WA menjawab ‘segera’, saat saya menanyakan kapan bisa terima audiensi Projo Kota Bekasi,” kata Tofik.

“Percakapan terakhir, Pak Wali bilang lagi di Jatiasih. Kalau tau enggak bisa nemuin kita, ngapain kita disuruh nunggu. Saya kan jadinya enggak enak sama anggota dan Ketua Dewan Pertimbangan Projo Kota Bekasi ibu Nyimas Sakuntala Dewi,” sambungnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:40 WIB

Hal-hal yang Paling Dirindukan Alumni Pesantren Ketika Tak Lagi Mondok

Menjadi santri di pondok pesantren merupakan kebanggaan tersendiri bagi alumni-alumni ponpes yang tersebar di seluruh Sumatera Utara.Bagaimana tidak, meski belajar ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:33 WIB

Dahsyatnya Medsos Pengaruhi Pola Pikir Anak Muda Tentang Politik

Politik kini mendapat tempat sedikit lebih banyak di hati para kawula muda.Yang dulunya samasekali 'emang gua pikirin', kini banyak anak ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 11:57 WIB

Hari Santri, RMI NU Sumut: Segera Sahkan UU Pondok Pesantren

Bangsa Indonesia sedang memperingati Hari Santri Nasional 2018 pada hari ini Senin (22/10/2018).Hari Santri Nasional sendiri, disahkan oleh Presiden RI, ...
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...