Rabu, 21 Februari 2018 | 23.57 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>1,8 Juta Jaringan Listrik Tersambung di Bekasi

1,8 Juta Jaringan Listrik Tersambung di Bekasi

Reporter : Ardiansyah | Sabtu, 4 November 2017 - 20:22 WIB

IMG-7229

Ilustrasi penambahan daya PLN Bekasi

Bekasi, kini.co.id – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Bekasi mencatat saat ini sekitar 1.849.915 sambungan listrik sudah terpasang di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi.

Dengan demikian, mereka berani mengklaim eletrifikasi sambungan listrik sepanjang 2017 sudah 100 persen.

Manajer PLN Area Bekasi, Reny Wahyu Setiawan menyampaikan, penghitungan ratio elektrifikasi dilakukan berdasarkan permintaan pelanggan.

Namun, sambungan yang ada untuk menyuplai kebutuhan pelanggan PLN yang ada di wilayah area Bekasi sudah bisa menutupi kebutuhan.

“Elektrifikasi sudah 100 persen, pada Desember mendatang prediksinya sudah melampaui target,” ungkap Reny, Sabtu (4/11/2017).

Reny menjelaskan, pada 2017 target elektrifikasi sambungan listrik di wilayah Kabupaten Bekasi adalah sebanyak 1.021.887.

Jumlah ini tersebar di 26 Kecamatan, 207 desa dan 14 kelurahan yang ada. Namun hingga September 2017, sebanyak 1.043.532 rumah tangga telah teraliri listrik.

Sedangkan, untuk wilayah Kota Bekasi, dari total sasaran target sebanyak 827.918 rumah tangga di 56 kelurahan dan 12 kecamatan, sebanyak 841.636 rumah tangga telah teraliri listrik hingga September 2017.

“Rata-rata kebutuhan listrik maksimal untuk kelas rumah tangga di wilayahnya mencapai 1.300 volt amphere (VA),” kata dia.

Menurut Reny, tingkat pertumbuhan dan pembangunan di Kota dan Kabupaten Bekasi memungkinkan untuk tercapainya elektrifikasi 100 persen di area tersebut. Sehingga, permintaan sambungan listrik cenderung tinggi.

Saat ini, ada sekitar 351 penyulang (tiang tegangan menengah berkapasitas 20 kilo volt amphere (kva) berdiri di Bekasi.

Adapun, panjang jaringan yang terpasang sudah sekitar 5.400 kilometer sirkuit (kms) dan sebanyak 5.500 unit gardu siap mendistribusikan listrik ke rumah-rumah.

“Demografi wilayah Bekasi yang cenderung dasar pun mempengaruhi hasil akhir elektrifikasi,” jelas Reny.

Humas PLN Area Bekasi, Harwito menambahkan, pencapaian target ratio elektrifikasi jaringan listrik pada 2017 juga dipengaruhi oleh sejumlah promosi pemasangan listrik yang ditawarkan.

Hal ini amat membantu mendongkrak angka jumlah jaringan listrik yang terpasang.

Misalnya, kata dia, dalam program khusus satu hari sambungan listrik pihaknya mendapat sekitar 6.000 jaringan listrik tersambung.

Mayoritas ada di wilayah Cikarang dan Lemah Abang, Kabupaten Bekasi. Sedangkan pada Hari Listrik Nasional (HLN) sekitar 7.200 pelanggan baru didapat dalam satu hari kerja.

“Termasuk di rumah subsidi pemerintah pusat di Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi pun ada sekitar 8.400 sambungan,” jelas Harwito.

Tidak hanya itu, kata Harwito, sambungan listrik cadangan pun telah siap dipasang ke 8 pelanggan di tambak udang yang baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo.

Pihaknya mengklaim masih memiliki cadangan daya sekitar 400 mega watt yang setara dengan kebutuhan pasokan listrik untuk 400 wilayah kecamatan.

“Cadangan listrik sudah siap dialiri, tinggal tunggu instruksi dari pihak ketiga, Bank Mandiri,” imbuh dia.

Ia juga mengatakan, seorang warga Teluk Jambe, sempat mengadu pada Presiden Joko Widodo lantaran permukimannya belum juga dialiri listrik. Ia bernama Remiyati.

“Untuk warga yang mengeluh pada Presiden itu tidak termasuk area Bekasi, sebab Teluk Jambe masuk area Karawang,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung
Sumatera Utara - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:37 WIB

Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung

Ratusan personil gabungan TNI-Polri melaksanakan gotong royong membersihkan material berupa batu dan kayu yang menutup arus aliran lahar dingin gunung ...
Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:01 WIB

Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat mengingatkan pasangan calon kepala daerah agar tidak berkampanye di pesantren. Larangan itu sesuai ...
Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:11 WIB

Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC

Sedikitnya, ada tiga dari 14 pabrik yang berdiri di sepanjang bantaran Kali Bekasi belum mengantongi Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC).Bahkan, ...
Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 19:50 WIB

Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara

Seorang Satpam sekolah berinisial AS (33) rupanya merangkap kariernya sebagai pengedar sabu. Selain pengedar, AS juga sebagai pemakai yang mana ...
75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:59 WIB

75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menargetkan pada tahun 2018 ini, minimal 75 persen SMP Swasta di dan 100 persen SMP Negeri ...
5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:40 WIB

5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menunda pengadaan komputer untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi 5 SMP Negeri Kota Bekasi.Soalnya, ...