Saturday, 21 July 2018 | 16.51 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>Penyebab parapet MRT jatuh karena kelalaian

Penyebab parapet MRT jatuh karena kelalaian

Reporter : Zainal Bakri | Saturday, 4 November 2017 - 13:23 WIB

IMG-7221

Parapet proyek Mass Rapid Transit (MRT) di Jalan Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (3/11) malam, sekitar pukul 21.00 WIB yang mengakibatkan satu pengendara sepeda motor mengalami luka-luka.KiniNews/Istimewa.

Jakarta, kini.co.id – Penyebab jatuhnya pagar pembatas pelindung atau parapet proyek Mass Rapid Transit (MRT) di Jalan Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (3/11) malam, sekitar pukul 21.00 WIB yang mengakibatkan satu pengendara sepeda motor mengalami luka-luka, akibat kelalaian.

Dari hasil investigasi sementara telah dilakukan PT MRTJ, pada Jumat (3/11) malam dan Sabtu (4/11) pagi, diduga terjadi karena ada kelalaian pekerja di lapangan.

Direktur Kontruksi MRT, Silvia Halim menyatakan jatuhnya parapet tidak meluncur begitu saja. Pembatas itu terjatuh secara perlahan akibat tertahan crane parapet.

Saat pemasangan Overhead Catenary System (OCS) parapet dengan beban 3 ton menggunakan crane berkapasitas 10 ton.

“Setelah investigasi tadi malam dan tadi pagi, memang ada pekerjaan lifting itu sendiri tidak sesuai dengan metode kerja yang sudah kami sepakati aman dan benar,” ujarnya saat meninjau lokasi kejadian, Sabtu (4/11).

Silvia menyampaikan, selain itu ada juga masalah koordinasi. Sehingga waktu jalan raya di bawah pengerjaan konstruksi belum benar-benar clear atau tertutup, pekerjaan lifting sudah dimulai.

“Jadi ada dua kelengahan sekaligus akibatnya ada pengendara motor yang terkena parapet yang jatuh ini,” terang Silvia.

Terkait prosedur pekerjaan pemasangan beton pembatas, ia menerangkan, biasanya sebelum pekerjaan pemasangan parapet arus lalu lintas di jalan dihentikan dulu. Setelah lifting dilakukan, lalu beton pembatas atau parapet terpasang dan dinyatakan aman, lalu jalan dibuka kembali.

“Itu yang cara benarnya, seharusnya, namun yang terjadi tadi malam, itu dia belum selesai stop traffic tapi sudah mulai duluan. Jadi komunikasi tim di bawah dan tim di atas itu kurang, ada misscom, akibatnya itu belum selesai tutup jalan, dia sudah mulai duluan, eh lepas, ada motor lewat,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, pengendara motor yang bernama Syamsudin mengalami luka ringan dan segera dibawa ke Rumah Sakit Pertamina oleh pihak kontraktor.

Setelah menjalani perawatan dan dilakukan rontgen, Jumat (3/11) sekitar pukul 23.00 WIB, korban pulang dan akan menjalani rawat jalan.

Sementara itu untuk penanganan korban dan kerugian materiil korban menjadi tanggung jawab MRT Jakarta.

Ia menyampaikan, untuk perwakilan manajemen MRT Jakarta dan kontraktor sudah ke RS Pertamina untuk memastikan korban mendapatkan perawatan yang memadai. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jawa Barat - Thursday, 19 April 2018 - 20:56 WIB

Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berjanji akan memperjuangkan status guru honor di Jawa Barat. Sehingga, abdi ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:37 WIB

Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa

Tim verifikasi lapangan pelaksanaan terbaik tingkat nasional lomba lingkungan bersih dan sehat turun langsung ke lapangan ke Labuhanbatu Utara.Tim tersebut ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:11 WIB

Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah

Pemko Medan tandatangani MOU pelaksanaan e-katalog daerah dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Penandatanganan ini dilakukan langsung ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 05:52 WIB

Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah

Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah, memberikan kejutan kepada siswa dan siswi SMP Negeri 3 Kualuh Hulu dengan mendatangi langsung sekolah ...
Sumatera Utara - Tuesday, 12 December 2017 - 10:56 WIB

Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara ((Labura), Dwi Prantara mengatakan Apartur Sipil paratur(ASN) dituntut untuk selalu meningkatkan kedisiplinan saat bekerja.Hal itu ...
DKI Jakarta - Tuesday, 12 December 2017 - 10:38 WIB

Banjir kembali kepung Jakarta, Anies: Saya bertanggungjawab

Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Ibukota pada Senin (11/12) siang kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik seperti kawasan ...
Place your ads here...