Rabu, 21 Februari 2018 | 23.52 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Jual memory card berisi film ‘bokep’, pemuda di Medan diciduk Polisi

Jual memory card berisi film ‘bokep’, pemuda di Medan diciduk Polisi

Reporter : Fauzan | Sabtu, 4 November 2017 - 03:55 WIB

IMG-7216

Ilustrasi

Medan, kini.co.id – Jajaran Unit Ekonomi Sat Reskrim Polrestabes Medan menciduk seorang pemuda berinisial IR (21) karena menjual kartu memori (memory card) berisi film biru alias film porno.

Pelaku dibekuk saat bertransaksi dengan petugas yang menyamar sebagai pembeli di Jalan Sutrisno Medan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Ajun Komisaris Besar Febriansyah melalui Wakasat Reskrim Kompol Ronni Bonic, mengatakan terungkapnya modus baru peredaran film porno tersebut berkat informasi dari masyarakat bahwa ada seseorang yang memperdagangkannya lewat akun media sosial (medsos) facebook dengan akun Andrea Nasution & Shreq Biqa Tista.

“Polrestabes Medan langsung menindaklanjuti kasus itu, dengan menghubungi pemilik akun facebook tersebut,” ujar Komisaris Ronni, Jumat (3/11).

Ia menjelaskan, kartu memory berisi video porno itu dijual dengan harga bervariasi, yakni ukuran 4 giga sebesar Rp90 ribu, ukuran 8 giga sebesar Rp130 ribu, ukuran 16 giga sebesar Rp170 ribu dan ukuran 32 giga sebesar Rp240 ribu.

Usai menghubungi pemilik akun tersebut, menurut dia, polisi lalu menyepakati transaksi pembelian kartu memori berisi ‘bokep’ itu.

“Petugas kepolisian menyamar sebagai pembeli lalu bertransaksi dengan tersangka,” ucapnya.

Roni menambahkan, tak lama setelah menunjukkan memory berikut film porno, petugas lalu menciduk tersangka dan memboyongnya ke Polrestabes Medan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dari pemeriksaan sementara, tersangka sudah beraksi selama dua bulan dan telah memperjualbelikan film porno sebanyak 10 kali.

Tersangka mendapatkan video porno dengan cara mendownload melalui situs web dengan menggunakan handphone merk Vivo miliknya dan fasilitas internet berupa wifi.id.

“Kemudian video – video porno tersebut disimpan dan disalin kedalam kartu memori handphone yang selanjutnya dijual kepada masyarakat atau konsumen,” tegasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung
Sumatera Utara - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:37 WIB

Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung

Ratusan personil gabungan TNI-Polri melaksanakan gotong royong membersihkan material berupa batu dan kayu yang menutup arus aliran lahar dingin gunung ...
Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:01 WIB

Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat mengingatkan pasangan calon kepala daerah agar tidak berkampanye di pesantren. Larangan itu sesuai ...
Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:11 WIB

Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC

Sedikitnya, ada tiga dari 14 pabrik yang berdiri di sepanjang bantaran Kali Bekasi belum mengantongi Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC).Bahkan, ...
Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 19:50 WIB

Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara

Seorang Satpam sekolah berinisial AS (33) rupanya merangkap kariernya sebagai pengedar sabu. Selain pengedar, AS juga sebagai pemakai yang mana ...
75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:59 WIB

75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menargetkan pada tahun 2018 ini, minimal 75 persen SMP Swasta di dan 100 persen SMP Negeri ...
5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:40 WIB

5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menunda pengadaan komputer untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi 5 SMP Negeri Kota Bekasi.Soalnya, ...