Selasa, 23 Oktober 2018 | 03.19 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Jual memory card berisi film ‘bokep’, pemuda di Medan diciduk Polisi

Jual memory card berisi film ‘bokep’, pemuda di Medan diciduk Polisi

Reporter : Fauzan | Sabtu, 4 November 2017 - 03:55 WIB

IMG-7216

Ilustrasi

Medan, kini.co.id – Jajaran Unit Ekonomi Sat Reskrim Polrestabes Medan menciduk seorang pemuda berinisial IR (21) karena menjual kartu memori (memory card) berisi film biru alias film porno.

Pelaku dibekuk saat bertransaksi dengan petugas yang menyamar sebagai pembeli di Jalan Sutrisno Medan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Ajun Komisaris Besar Febriansyah melalui Wakasat Reskrim Kompol Ronni Bonic, mengatakan terungkapnya modus baru peredaran film porno tersebut berkat informasi dari masyarakat bahwa ada seseorang yang memperdagangkannya lewat akun media sosial (medsos) facebook dengan akun Andrea Nasution & Shreq Biqa Tista.

“Polrestabes Medan langsung menindaklanjuti kasus itu, dengan menghubungi pemilik akun facebook tersebut,” ujar Komisaris Ronni, Jumat (3/11).

Ia menjelaskan, kartu memory berisi video porno itu dijual dengan harga bervariasi, yakni ukuran 4 giga sebesar Rp90 ribu, ukuran 8 giga sebesar Rp130 ribu, ukuran 16 giga sebesar Rp170 ribu dan ukuran 32 giga sebesar Rp240 ribu.

Usai menghubungi pemilik akun tersebut, menurut dia, polisi lalu menyepakati transaksi pembelian kartu memori berisi ‘bokep’ itu.

“Petugas kepolisian menyamar sebagai pembeli lalu bertransaksi dengan tersangka,” ucapnya.

Roni menambahkan, tak lama setelah menunjukkan memory berikut film porno, petugas lalu menciduk tersangka dan memboyongnya ke Polrestabes Medan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dari pemeriksaan sementara, tersangka sudah beraksi selama dua bulan dan telah memperjualbelikan film porno sebanyak 10 kali.

Tersangka mendapatkan video porno dengan cara mendownload melalui situs web dengan menggunakan handphone merk Vivo miliknya dan fasilitas internet berupa wifi.id.

“Kemudian video – video porno tersebut disimpan dan disalin kedalam kartu memori handphone yang selanjutnya dijual kepada masyarakat atau konsumen,” tegasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:40 WIB

Hal-hal yang Paling Dirindukan Alumni Pesantren Ketika Tak Lagi Mondok

Menjadi santri di pondok pesantren merupakan kebanggaan tersendiri bagi alumni-alumni ponpes yang tersebar di seluruh Sumatera Utara.Bagaimana tidak, meski belajar ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:33 WIB

Dahsyatnya Medsos Pengaruhi Pola Pikir Anak Muda Tentang Politik

Politik kini mendapat tempat sedikit lebih banyak di hati para kawula muda.Yang dulunya samasekali 'emang gua pikirin', kini banyak anak ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 11:57 WIB

Hari Santri, RMI NU Sumut: Segera Sahkan UU Pondok Pesantren

Bangsa Indonesia sedang memperingati Hari Santri Nasional 2018 pada hari ini Senin (22/10/2018).Hari Santri Nasional sendiri, disahkan oleh Presiden RI, ...
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...