Kamis, 23 November 2017 | 12.39 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Jual memory card berisi film ‘bokep’, pemuda di Medan diciduk Polisi

Jual memory card berisi film ‘bokep’, pemuda di Medan diciduk Polisi

Reporter : Fauzan | Sabtu, 4 November 2017 - 03:55 WIB

IMG-7216

Ilustrasi

Medan, kini.co.id – Jajaran Unit Ekonomi Sat Reskrim Polrestabes Medan menciduk seorang pemuda berinisial IR (21) karena menjual kartu memori (memory card) berisi film biru alias film porno.

Pelaku dibekuk saat bertransaksi dengan petugas yang menyamar sebagai pembeli di Jalan Sutrisno Medan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Ajun Komisaris Besar Febriansyah melalui Wakasat Reskrim Kompol Ronni Bonic, mengatakan terungkapnya modus baru peredaran film porno tersebut berkat informasi dari masyarakat bahwa ada seseorang yang memperdagangkannya lewat akun media sosial (medsos) facebook dengan akun Andrea Nasution & Shreq Biqa Tista.

“Polrestabes Medan langsung menindaklanjuti kasus itu, dengan menghubungi pemilik akun facebook tersebut,” ujar Komisaris Ronni, Jumat (3/11).

Ia menjelaskan, kartu memory berisi video porno itu dijual dengan harga bervariasi, yakni ukuran 4 giga sebesar Rp90 ribu, ukuran 8 giga sebesar Rp130 ribu, ukuran 16 giga sebesar Rp170 ribu dan ukuran 32 giga sebesar Rp240 ribu.

Usai menghubungi pemilik akun tersebut, menurut dia, polisi lalu menyepakati transaksi pembelian kartu memori berisi ‘bokep’ itu.

“Petugas kepolisian menyamar sebagai pembeli lalu bertransaksi dengan tersangka,” ucapnya.

Roni menambahkan, tak lama setelah menunjukkan memory berikut film porno, petugas lalu menciduk tersangka dan memboyongnya ke Polrestabes Medan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dari pemeriksaan sementara, tersangka sudah beraksi selama dua bulan dan telah memperjualbelikan film porno sebanyak 10 kali.

Tersangka mendapatkan video porno dengan cara mendownload melalui situs web dengan menggunakan handphone merk Vivo miliknya dan fasilitas internet berupa wifi.id.

“Kemudian video – video porno tersebut disimpan dan disalin kedalam kartu memori handphone yang selanjutnya dijual kepada masyarakat atau konsumen,” tegasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun
Sumatera Utara - Kamis, 23 November 2017 - 09:14 WIB

Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun

Perkembangan bank syariah di Sumatera Utara cukup menggembirakan. Dengan banyaknya sosialisasi yang dilakukan, masyarakat pun mulai menerapkan perekonomian syariah dalam ...
PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:15 WIB

PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong percepatan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) milik Pemkot Bekasi. Selain mengurai sampah, ...
Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:12 WIB

Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi diminta menggaungkan kembali sejarah dan budaya Bekasi ke tengah-tengah masyarakat. Aparatur pemerintah harus lebih peduli dengan keberadaan ...
PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:09 WIB

PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa Sumur Batu di Kecamatan Bantargebang ditergetkan rampung dan mulai dioperasikan pada akhir tahun ...
140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:16 WIB

140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi

Direktur Pengawasan Perbankan OJK KR5 Sumbagut Mulyanto mengatakan, hingga November 2017, ada 140 pengaduan yang diterima pihaknya. "Untuk jenis pengaduan ...
Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:11 WIB

Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR 5 Sumbagut tetap melakukan pengawasan terhadap investasi yang tidak sesuai aturan dan merugikan orang lain.Untuk ...