Kamis, 22 Februari 2018 | 00.09 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Jokowi Resmikan Tol Becakayu Besok

Jokowi Resmikan Tol Becakayu Besok

Reporter : Ardiansyah | Kamis, 2 November 2017 - 23:09 WIB

IMG-7211

Tol Becakayu Ilustrasi foto

Bekasi, kini.co.id – Presiden Joko Widodo bakal meresmikan dua ruas Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) pada Jumat (3/11) pagi.

Dua ruas yang diresmikan itu adalah 1B yang menghubungkan Cipinang Melayu-Pangkalan Jati dan 1C Pangkalan Jati-Jaka Sampurna dengan total panjang 8,4 kilometer.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Herry Trisaputra Zuna mengatakan, peresmian itu akan dilakukan di Gerbang Tol Jakasampurna, Kampung Dua, Kecamatan Bekasi Barat.

“Rencananya hari Jumat (3/11/2017) akan diresmikan oleh Bapak Presiden Joko Widodo,” kata Herry saat dihubungi, Kamis (2/11/2017).

Herry mengatakan, sejauh ini pihaknya telah menguji kelayakan konstruksi dengan pelaksana proyek, PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM) dan Komisi Keamanan Jembatan (KKJ) Kementerian PU-Pera sejak Oktober lalu.

Hasil konstruksi itu, kata dia, dua seksi 1B dan 1C telah layak dioperasikan.

“Waktu sebulan sudah cukup bagi kami untuk melakukan uji kelayakan konstruksi,” ujarnya.

Menurutnya, uji konstruksi yang dilakukan meliputi ketahanan ruas tol. Meski awalnya ruas tol ini diprioritaskan untuk kendaraan pribadi atau golongan I, namun bukan berarti tidak bisa dilalui kendaraan berat dari golongan II hingga V.

“Ruas tol ini bisa dilalui oleh kendaraan di semua golongan,” jelasnya.

Selain mengecek konstruksi tol, pihaknya juga memeriksa segala rambu petunjuk arah dan lampu penerangan jalan.

Dia menyatakan, rambu dan lampu penerangan jalan telah dipasang untuk memberi kenyamanan para pengendara.

Bahkan pelaksana proyek telah membangun gerbang di pintu masuk tol yang masing-masing berjumlah tiga gardu transaksi elektronik.

Nantinya pengoperasian tol ini menggunakan sistem terbuka. Dikatakan terbuka, karena pengendara diwajibkan membayar transaksi di gerbang masuk tol, setelah itu menikmati perjalanannya.

Sedangkan sistem tertutup, pengendara melaju di ruas tol itu dulu sehingga pembayaran dilakukan di pintu keluar.

“Sistem pembayarannya non tunai karena transaksi di sejumlah tol sekarang sudah elektronik,” ujar dia.

Meski demikian, Herry belum bisa memutuskan tarif kendaraan di ruas tol itu. Sampai saat ini pihaknya masih menunggu Surat Keputusan (SK) Menteri PU-Pera soal besaran tarif.

Namun selama sepekan pasca persemian itu, para pengendara mobil tidak dikenakan biaya.

“Untuk sementara gratis dulu sampai SK diterbitkan, yah sambil sosialisasi dan melengkapi bila ada yang kurang saat pelaksanaan,” tuturnya.

Ruas tol Becakayu memiliki panjang 23,8 kilometer yang membentang dari Jakarta Timur sampai Kota bekasi.

Untuk seksi 1A Casablanca-Cipinang Melayu, ditargetkan akan rampung pada Maret 2018. Sedangkan untuk pembangunan seksi 2 dari Jatisampurna sampai Bekasi Timur sejauh 9,2 kilometer baru akan dimulai pada 2018 mendatang.

Kepala Divisi III PT Waskita Karya, Dono Parwoto menambahkan, ruas tol Becakayu sudah lolos uji konstruksi, meski beberapa tiang pancang itu sudah berdiri sejak 21 tahun silam.

Salah satu uji konstruksi itu seperti mengangkat truk mixer beton setinggi 30 sentimeter, lalu dilepas ke permukaan jalan di ruas tol.

“Saat truk dilepaskan, tingkat lendutan masih berada di nilai yang diizinkan, sehingga layak digunakan. Padahal beban truk itu melebihi 5 ton,” kata Dono.

Menurut Dono, konstruksi tiang pancang yang sudah dibangun sejak puluhan tahun itu tetap kuat karena ada perkuatan material yang dilakukan pekerja.

Bahkan sebelum dilakukan perkuatan itu, pihaknya melakukan evaluasi secara detail terhadap konstruksi tiang pancang.

“Evaluasi sangat dibutuhkan untuk mengetahui sejauhmana kekuatan konstruksi,” jelas Dono.

Dono menjelaskan, ada beberapa tahapan uji konstruksi yang dilakukan oleh KKDM, KKJ dan BPJT.

Dia mencontogkan, seperti kerataan kontur jalan, rambu, lampu penerangan jalan, kemiringan talang air dan sebagainya.

“Setelah dicek secara keseluruhan, semua komponen sudah lolos dan tinggal dioperasikan,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung
Sumatera Utara - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:37 WIB

Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung

Ratusan personil gabungan TNI-Polri melaksanakan gotong royong membersihkan material berupa batu dan kayu yang menutup arus aliran lahar dingin gunung ...
Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:01 WIB

Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat mengingatkan pasangan calon kepala daerah agar tidak berkampanye di pesantren. Larangan itu sesuai ...
Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:11 WIB

Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC

Sedikitnya, ada tiga dari 14 pabrik yang berdiri di sepanjang bantaran Kali Bekasi belum mengantongi Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC).Bahkan, ...
Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 19:50 WIB

Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara

Seorang Satpam sekolah berinisial AS (33) rupanya merangkap kariernya sebagai pengedar sabu. Selain pengedar, AS juga sebagai pemakai yang mana ...
75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:59 WIB

75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menargetkan pada tahun 2018 ini, minimal 75 persen SMP Swasta di dan 100 persen SMP Negeri ...
5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:40 WIB

5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menunda pengadaan komputer untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi 5 SMP Negeri Kota Bekasi.Soalnya, ...