Kamis, 23 November 2017 | 12.35 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Jokowi Resmikan Tol Becakayu Besok

Jokowi Resmikan Tol Becakayu Besok

Reporter : Ardiansyah | Kamis, 2 November 2017 - 23:09 WIB

IMG-7211

Tol Becakayu Ilustrasi foto

Bekasi, kini.co.id – Presiden Joko Widodo bakal meresmikan dua ruas Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) pada Jumat (3/11) pagi.

Dua ruas yang diresmikan itu adalah 1B yang menghubungkan Cipinang Melayu-Pangkalan Jati dan 1C Pangkalan Jati-Jaka Sampurna dengan total panjang 8,4 kilometer.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Herry Trisaputra Zuna mengatakan, peresmian itu akan dilakukan di Gerbang Tol Jakasampurna, Kampung Dua, Kecamatan Bekasi Barat.

“Rencananya hari Jumat (3/11/2017) akan diresmikan oleh Bapak Presiden Joko Widodo,” kata Herry saat dihubungi, Kamis (2/11/2017).

Herry mengatakan, sejauh ini pihaknya telah menguji kelayakan konstruksi dengan pelaksana proyek, PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM) dan Komisi Keamanan Jembatan (KKJ) Kementerian PU-Pera sejak Oktober lalu.

Hasil konstruksi itu, kata dia, dua seksi 1B dan 1C telah layak dioperasikan.

“Waktu sebulan sudah cukup bagi kami untuk melakukan uji kelayakan konstruksi,” ujarnya.

Menurutnya, uji konstruksi yang dilakukan meliputi ketahanan ruas tol. Meski awalnya ruas tol ini diprioritaskan untuk kendaraan pribadi atau golongan I, namun bukan berarti tidak bisa dilalui kendaraan berat dari golongan II hingga V.

“Ruas tol ini bisa dilalui oleh kendaraan di semua golongan,” jelasnya.

Selain mengecek konstruksi tol, pihaknya juga memeriksa segala rambu petunjuk arah dan lampu penerangan jalan.

Dia menyatakan, rambu dan lampu penerangan jalan telah dipasang untuk memberi kenyamanan para pengendara.

Bahkan pelaksana proyek telah membangun gerbang di pintu masuk tol yang masing-masing berjumlah tiga gardu transaksi elektronik.

Nantinya pengoperasian tol ini menggunakan sistem terbuka. Dikatakan terbuka, karena pengendara diwajibkan membayar transaksi di gerbang masuk tol, setelah itu menikmati perjalanannya.

Sedangkan sistem tertutup, pengendara melaju di ruas tol itu dulu sehingga pembayaran dilakukan di pintu keluar.

“Sistem pembayarannya non tunai karena transaksi di sejumlah tol sekarang sudah elektronik,” ujar dia.

Meski demikian, Herry belum bisa memutuskan tarif kendaraan di ruas tol itu. Sampai saat ini pihaknya masih menunggu Surat Keputusan (SK) Menteri PU-Pera soal besaran tarif.

Namun selama sepekan pasca persemian itu, para pengendara mobil tidak dikenakan biaya.

“Untuk sementara gratis dulu sampai SK diterbitkan, yah sambil sosialisasi dan melengkapi bila ada yang kurang saat pelaksanaan,” tuturnya.

Ruas tol Becakayu memiliki panjang 23,8 kilometer yang membentang dari Jakarta Timur sampai Kota bekasi.

Untuk seksi 1A Casablanca-Cipinang Melayu, ditargetkan akan rampung pada Maret 2018. Sedangkan untuk pembangunan seksi 2 dari Jatisampurna sampai Bekasi Timur sejauh 9,2 kilometer baru akan dimulai pada 2018 mendatang.

Kepala Divisi III PT Waskita Karya, Dono Parwoto menambahkan, ruas tol Becakayu sudah lolos uji konstruksi, meski beberapa tiang pancang itu sudah berdiri sejak 21 tahun silam.

Salah satu uji konstruksi itu seperti mengangkat truk mixer beton setinggi 30 sentimeter, lalu dilepas ke permukaan jalan di ruas tol.

“Saat truk dilepaskan, tingkat lendutan masih berada di nilai yang diizinkan, sehingga layak digunakan. Padahal beban truk itu melebihi 5 ton,” kata Dono.

Menurut Dono, konstruksi tiang pancang yang sudah dibangun sejak puluhan tahun itu tetap kuat karena ada perkuatan material yang dilakukan pekerja.

Bahkan sebelum dilakukan perkuatan itu, pihaknya melakukan evaluasi secara detail terhadap konstruksi tiang pancang.

“Evaluasi sangat dibutuhkan untuk mengetahui sejauhmana kekuatan konstruksi,” jelas Dono.

Dono menjelaskan, ada beberapa tahapan uji konstruksi yang dilakukan oleh KKDM, KKJ dan BPJT.

Dia mencontogkan, seperti kerataan kontur jalan, rambu, lampu penerangan jalan, kemiringan talang air dan sebagainya.

“Setelah dicek secara keseluruhan, semua komponen sudah lolos dan tinggal dioperasikan,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun
Sumatera Utara - Kamis, 23 November 2017 - 09:14 WIB

Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun

Perkembangan bank syariah di Sumatera Utara cukup menggembirakan. Dengan banyaknya sosialisasi yang dilakukan, masyarakat pun mulai menerapkan perekonomian syariah dalam ...
PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:15 WIB

PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong percepatan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) milik Pemkot Bekasi. Selain mengurai sampah, ...
Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:12 WIB

Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi diminta menggaungkan kembali sejarah dan budaya Bekasi ke tengah-tengah masyarakat. Aparatur pemerintah harus lebih peduli dengan keberadaan ...
PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:09 WIB

PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa Sumur Batu di Kecamatan Bantargebang ditergetkan rampung dan mulai dioperasikan pada akhir tahun ...
140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:16 WIB

140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi

Direktur Pengawasan Perbankan OJK KR5 Sumbagut Mulyanto mengatakan, hingga November 2017, ada 140 pengaduan yang diterima pihaknya. "Untuk jenis pengaduan ...
Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:11 WIB

Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR 5 Sumbagut tetap melakukan pengawasan terhadap investasi yang tidak sesuai aturan dan merugikan orang lain.Untuk ...