Thursday, 19 July 2018 | 05.26 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Ratusan Warga Geruduk Apartemen Grand Kamala Lagoon

Ratusan Warga Geruduk Apartemen Grand Kamala Lagoon

Reporter : Ardiansyah | Thursday, 2 November 2017 - 22:20 WIB

IMG-7209

Ratusan warga dari Pekayon menggeruduk apartemen Grand Kamala Lagoon, Kamis (2/11).

Bekasi, kini.co.id – Ratusan warga menggeruduk Apartemen Grand Kamala Lagoon, di Jalan KH Noer Ali, Kelurahan Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan, Kamis (2/11).

Mereka meminta agar proyek pembangunan Apartemen Grand Kamala Lagoon, yang dikelola oleh PT. PP Properti dihentikan lantaran wilayah mereka menjadi terdampak banjir.

Aksi mereka berlangsung di gerbang Apartemen Grand Kamala Logoon. Namun upaya mereka menerobos lokasi proyek diadang oleh petugas kepolisian dan satpol pp.

Suryani (46) warga RW 03, Kelurahan Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan, mengatakan kalau wilayahnya terganggu oleh proses pembangunan yang dikonsep menjadi proyek super blok (mixed use development) di lahan seluas 35 hektar.

Soalnya, proyek yang disebut-sebut sebagai kawasan terbesar di Kota Bekasi membuat permukiman mereka menjadi banjir sejak pelaksanaan pembangunan apartemen itu dilakukan.

Terlebih lagi, saat ini cuaca sudah memasuki musim penghujan. Karena itu, bila pembangunan terus berlanjut, dikahatirkan banjir menjadi ancaman besar diwilayahnya akibat dampak kehadiran apartemen.

“Kami dapat apa dari Lagoon, cuma berisik, banjir, dan debu doang. Sumur juga pada kering,” keluh Suryani bersama puluhan pendemo lainnya.

Di informasikan, proses pembangunan Apartemen Grand Kamala Lagoon, yang dikelola oleh PT. PP Properti saat ini dan dibangun sejak tahun 2013, diketahui resmi didirikan oleh Menteri BUMN, Dahlan Iskan pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Di dalam proyek itu, anak perusahaan dari PT. Pembangunan Perumahan (PP) Tbk tersebut berinvestasi hingga Rp11 triliun. Adapun, di lingkungan kawasan bakal terdapat sentral bisnis berupa mal, gedung perkantoran, hotel, rumah sakit, sekolah internasional, ruko, dan apartemen. Targetnya, rampung pada 2035 mendatang.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jawa Barat - Thursday, 19 April 2018 - 20:56 WIB

Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berjanji akan memperjuangkan status guru honor di Jawa Barat. Sehingga, abdi ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:37 WIB

Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa

Tim verifikasi lapangan pelaksanaan terbaik tingkat nasional lomba lingkungan bersih dan sehat turun langsung ke lapangan ke Labuhanbatu Utara.Tim tersebut ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:11 WIB

Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah

Pemko Medan tandatangani MOU pelaksanaan e-katalog daerah dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Penandatanganan ini dilakukan langsung ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 05:52 WIB

Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah

Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah, memberikan kejutan kepada siswa dan siswi SMP Negeri 3 Kualuh Hulu dengan mendatangi langsung sekolah ...
Sumatera Utara - Tuesday, 12 December 2017 - 10:56 WIB

Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara ((Labura), Dwi Prantara mengatakan Apartur Sipil paratur(ASN) dituntut untuk selalu meningkatkan kedisiplinan saat bekerja.Hal itu ...
DKI Jakarta - Tuesday, 12 December 2017 - 10:38 WIB

Banjir kembali kepung Jakarta, Anies: Saya bertanggungjawab

Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Ibukota pada Senin (11/12) siang kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik seperti kawasan ...
Place your ads here...