Monday, 16 July 2018 | 13.55 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>Program Anies-Sandi dianggarkan Rp7,9 triliun

Program Anies-Sandi dianggarkan Rp7,9 triliun

Reporter : Zainal Bakri | Thursday, 2 November 2017 - 21:09 WIB

IMG-7208

Anies-Sandi dalam rapat perdana bersama para pimpinan atau Kepala SKPD di DKI Jakarta. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Sekretaris Daerah DKI, Saefullah, menyatakan total APBD DKI Jakarta 2018 di dalam rancangan KUA-PPAS sebesar Rp74,06 triliun, Pemprov DKI mengajukan penambahan menjadi Rp76,708 trilliun untuk memenuhi visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2017 – 2022.

“Jadi untuk mengakomodir visi dan misi Gubernur sesuai dengan rencana perubahan kita sebesar Rp7,9 triliun,” ujarnya saat pemaparan dengan Badan Anggaran di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Kamis (2/11).

Anggaran Belanja Daerah pada KUA-PPAS 2018 direncanakan senilai Rp66,05 triliun, namun guna memenuhi visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur jumlahnya mengalami kenaikan sebesar Rp2,4 triliun.

“Diantaranya Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Rumah DP Nol Rupiah, Program OK-OCE, Kartu Jakarta Sehat (KJS) Plus, dan lain lain,” ujarnya.

Hasil sinkronisasi visi, misi dan janji Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut meliputi program OK OCE dengan anggaran sebesar Rp92 miliar, DP Nol Rupiah sebesar Rp800 miliar, penataan kampong senilai Rp10 miliar, KJS Plus sebesar Rp100 milliar, KJP Plus Rp4 triliun, program pengadaan stadion, bioskop dan budaya senilai Rp4 miliar, Transportasi Rp769 miliar, serta Pasar dan Pangan Rp879 miliar.

Kemudian program urusan sampah senilai Rp5 miliar, program terkait isu perempuan senilai Rp680 miliar, tata kelola air senilai Rp196 miliar, isu difabel senilai Rp13 miliar, Jakarta Smart City senilai Rp49 miliar, Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) senilai Rp28 miliar, manajemen resiko Rp4 miliar serta janji dana operasional untuk Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) senilai Rp217 miliar.

Saefullah menambahkan persetujuan KUA-PPAS 2018 tersebut harus sudah selesai paling lambat satu bulan sebelum tahun anggaran dimulai atau sekitar akhir November 2017.

Terkait besarnya jumlah revisi, anggota Banggar DPRD DKI Bestari Barus mempertanyakan mekanisme pengubahan angka yang seharusnya sudah dikunci melalui sistem.

“RKPD [Rencana Kerja Pemerintah Daerah] itu sudah di lock apa kemudian dibuka, gimana caranya? Biasanya kita duduk bareng. Tapi ini terjadi di ujung [revisi]. Seperti apa mekanisme yang ditempuh?” katanya dilansir bisnis.

Bestari juga mengharapkan kejelasan atas kenaikan rancangan di KUA-PPAS 2018 hingga Rp76 triliun padahal pertumbuhan ekonommi DKI tahun ini pada kuartal II hanya sebesar 5,9%.

“Emang ada orang mau nyumbang Rp5 triliun? Kok bisa? Sedangkan ini tempat hiburan ditutup semua,” tandasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jawa Barat - Thursday, 19 April 2018 - 20:56 WIB

Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berjanji akan memperjuangkan status guru honor di Jawa Barat. Sehingga, abdi ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:37 WIB

Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa

Tim verifikasi lapangan pelaksanaan terbaik tingkat nasional lomba lingkungan bersih dan sehat turun langsung ke lapangan ke Labuhanbatu Utara.Tim tersebut ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:11 WIB

Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah

Pemko Medan tandatangani MOU pelaksanaan e-katalog daerah dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Penandatanganan ini dilakukan langsung ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 05:52 WIB

Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah

Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah, memberikan kejutan kepada siswa dan siswi SMP Negeri 3 Kualuh Hulu dengan mendatangi langsung sekolah ...
Sumatera Utara - Tuesday, 12 December 2017 - 10:56 WIB

Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara ((Labura), Dwi Prantara mengatakan Apartur Sipil paratur(ASN) dituntut untuk selalu meningkatkan kedisiplinan saat bekerja.Hal itu ...
DKI Jakarta - Tuesday, 12 December 2017 - 10:38 WIB

Banjir kembali kepung Jakarta, Anies: Saya bertanggungjawab

Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Ibukota pada Senin (11/12) siang kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik seperti kawasan ...
Place your ads here...